Rabu, 12 Agustus 2015

Inhuman Depravity - Nocturnal Carnage By The Unholy Desecrator CD 2015



























Inhuman Depravity - Nocturnal Carnage By The Unholy Desecrator
Coyote Records CD 2015
https://www.facebook.com/Inhumandepravity
https://www.youtube.com/channel/UC14yMKXRUzwI35eeTAXjvkQ

01 Exhuming the Creator for Own Expediency 04:01    
02 Dismembered and Buried Instincts 03:15    
03 Condemned to Monotheistics 03:35    
04 Rise of Vengeance by Bloody Torment 03:36    
05 Apocalyptic Mass Murder Oath 03:38    
06 Bloodthirst of Sinners 03:08    
07 Carnivorous Offering 03:04    
08 Slain Dissection Abuse 03:41    
09 Salvation Through Bloodvomit 03:44


Yunus Efe - Vocals
Murat Sabuncu - Guitars
Kaan Yildar - Bass
Eren Gursoy - Drums


Istanbul, Turkey kembali Melepaskan 1 Amunisi BDM gila-nya lagi setelah nama Decaying Purity, Gempuran extra cepat perpaduan Kompleks antara Severe Torture, Morbid Angel serta Cannibal Corpse !, kalau elo udah familiar dengan Konsep band sebelumnya yang kalian kenal, Decaying Purity, Mungkin Inhuman Depravity siap menjadi Rival baru karena memang memiliki Kemiripan Typical aja, apalagi Inhuman Depravity digawangi oleh Vokalis Yunus Efe yang tak lain juga Vocalis di Decaying Purity, a band that shows first and foremost it's necessity to make very technical death metal with Brutal vocals and nonstop double bass pounding. Well, ada baiknya check tensi tekanan darah dulu sebelum menikmati sajian memekakkan perdana mereka, karena kesalahan yang diakibatkan oleh Rilisan ini bukan menjadi tanggung jawab penulis hahaha ... it's just pure atonal bombast with no creative spark or ingenuity to back it up! seperti orang yang sedang kesetanan plus penuh dengan Enerji, 9 track yang dimuntah selama total durasi 31:45 adalah memang bener-bener siap Menghancurkan apa saja Yeah, Brutaly Domination !!! sebagai Obsesi Baru untuk 4 member-nya, Inhuman Depravity memang Berkeinginan Meluapkan enerji maksimal untuk memainkan Musik sebrutal brutal-nya disini. dengan Skill bermain yang memang udah teruji dibeberapa Band sebelumnya, ga heran juga Musikal Inhuman Depravity memang udah ga diragukan lagi. seperti juga Decaying Purity, band ini kerap memakai Titel Track yang tergolong Panjang sehingga jadilah kesan tersendiri-nya memang, " Nocturnal Carnage By The Unholy Desecrator " adalah rangkuman Kejam, sadis, Gelap serta Ateis telah memberi Soul kuat bagi Band untuk tampil asli gila-gilaan. And people think Disgorge is a terrible band, just listen to this self-indulgent tripe! The only redeeming factor of the drumming is perhaps the drum tone, but the bass drum is far too clicky and lacks any appreciable thump factor, not to mention the hi-hat being hit so hard it just sounds like a whirl of whooshes rather than a clear time-keeping device. Sejak track " Exhuming the Creator for Own Expediency ", siksaan Hebat menjadi Sajian yang bener-bener Barbar ! and this has that incredible brutality that never gets tedious. Bagaimana Drummer Eren Gursoy menguras segenap Power-nya tetap terjaga pada Ketukan Mega Fast Beat, sama seperti kegilaannya di band Engulfed, just blast beat after blast beat ! sementara Gitaris Murat Sabuncu tetap mengimbangi kecepatan Eren dengan Lick yang tepat setiap presisi-nya, sehingga sangat Kompak terjalin kerjasama-nya. Vocalis Yunus Efe dengan Guttural Whirlwind yang nyaris tanpa pattern lirik yang jelas seperti hanya meniupkan Riuh-nya bak Angin Tornado Menerjang hebat ! lalu Klop banget memang Esensi " Brutalisme " yang mereka ciptakan adalah Konspirasi mematikan ! and shows itself off a little bit with the speed of a machine gun !!! 9 Track siap menghancurkan lebur berkeping keping dengan sajian Superfast superblast ini memang memerlukan Suasana tersendiri agar dapat menikmati secara seksama. Hadir dengan Sound yang Menusuk dengan Produksi maksimal siap menjadi suguhan terbaik diawal karir perdana band. So buat kalian yang masih begitu Respektif dengan Konsep buas ala Severe Torture, Decaying Purity dengan Nuansa Cepat in the Vein Morbid Angel. this album more compelling to many Death Metal fans around with a taste for sickness. Definitely You a must-buy!

ENGLISH VERSION (Google Translate)

Istanbul, Turkey back Removing 1 Ammunition BDM his mad again after the name Decaying Purity, extra fast incursions complex blend between Severe Torture, Morbid Angel and Cannibal Corpse!, If elo already familiar with the concept of a band before that you know, Decaying Purity, Maybe Inhuman Depravity is ready to become Rival new because it has similarities Typical wrote, especially Inhuman Depravity fronted by vocalist Yunus Efe that nobody else is also vocalist in Decaying Purity, a band that shows first and foremost it's a necessity to the make very technical death metal with brutal vocals and nonstop double pounding bass. Well, it's good to check the tension of the blood pressure before enjoying a dish shattering their prime, because the error caused by this release is not the responsibility of the author hahaha ... it's just pure atonal bombast with no creative spark or ingenuity to back it up! like someone who is crazy plus full Energy, 9 tracks Vomited during the total duration of 31:45 is indeed was really ready Destroy anything Yeah, Brutaly Domination !!! as a new obsession for four of its members, Inhuman Depravity does Desiring excite maximum energy to play his music so brutal brutal here. with Skill play that is already proven in several bands before, ga surprised Musical Inhuman Depravity is already ga doubt. as well Decaying Purity, the band often wore Title Track Length thus be classified as its own impression is, "Nocturnal Carnage By The Unholy Desecrator" is a summary of cruel, sadistic, and Atheist Dark Soul has given strong for the band to appear genuine insane madness. And people think Disgorge is a terrible band, just listen to this self-indulgent tripe! The only redeeming factor of the drumming is perhaps the drum tone, but the bass drum is far too clicky and lacks any appreciable thump factor, not to mention the hi-hat being hit so hard it just sounds like a whirl of whooshes rather than a clear time-keeping device. Since the track "exhuming the Creator for Own expediency", torture Terrific into dish that was really the Barbarian! and this has that incredible brutality that never gets tedious. How Drummer Eren Gursoy deplete its entire Power is maintained at Mega Fast Rap Beat, the same as in the band madness engulfed, just blast after blast beat beat! while guitarist Murat Eren Sabuncu still keeping pace with any precision the exact Lick it, making it very compact intertwined his cooperation. Yunus Efe vocalist with Guttural Whirlwind lyrics are almost no clear pattern as its just blew Boisterous Tornado winds Crashing tub was great! Fit and really did Essence "brutality" they created was a deadly conspiracy! and shows itself off a little bit with the speed of a machine gun !!! 9 Track ready to shatter into pieces melting pieces with Superfast superblast dish is indeed require a separate atmosphere to enjoy thoroughly. Sound that comes with a Stab at maximum production is ready to treat the beginning of the career best prime band. So for you who are still so respective to the concept of predatory style Severe Torture, Fast Decaying Purity by Nuance in the vein of Morbid Angel. this album more compelling to many Death Metal fans around with a taste for sickness. You Definitely a must-buy!






TEASER TRACK VIDEO (By LIC MEDIA)

Add to Cart More Info

Minggu, 02 Agustus 2015

Viscral - Egocentric Underneath of Horror CD 2015



























Viscral - Egocentric Underneath of Horror
Rottrevore Records CD 2015

01 Egocentric Underneath of Horror 03:24    
02 Worldviews Mechanical 03:25    
03 From Their Carcass Arise 03:12    
04 Suffer Resurrection 03:13    
05 Enigma of Obsessed Hatred 04:19    
06 External Proletar 02:54    
07 Desolate of Survival Replace 03:29    
08 Pareidolia Haze of Illusory 03:53    
09 Nefarious Slavery 03:44

Eggi Pradia Wiguna - Vocals
Adrel Jatnika - Guitars
Liga Radensha - Guitars
Dwiky Dzarendrastyo - Bass
Yogi Praja Bimantara - Drums

Menandai Kembali Produktif-nya salah satu Death Metal Label Berpengaruh dengan reputasi terbaik-nya, Rottrevore Records yang pasca Kepergian Almarhum Rio, Label paling potensial disegani oleh Metalhead Tanah Air dan Internasional harus Berhenti Seketika dari Produktifitas-nya. meski beberapa tahun lalu sempat mengabarkan akan kembali aktif, namun sayang beberapa Tahun itu juga masih belum terbukti Nyata bagi para Metalhead yang setia menanti eksisnya Rottrevore Records. kini dengan Manajemen plus orang-orang baru sebagai pengelola label, Frontman Ferly dari Jasad kembali menghandle aktifitas baru-nya disini, Sekedar Info aja, Jika nama Rottrevore Sendiri memang masih menjadi Milik Seorang Ferly pada awal 2000 an, sejak Ferly Memulai nama ini sebagai Fanzine yang kemudian Almarhum Rio tertarik membuat Konspirasi baru dalam sebuah Merger Obsesi lebih tampil Profesional sebagai Magazine serta Label sampai yang kita kenal sekarang, sayang Magazine-nya udah tidak aktif kembali. dan ditahun 2015 ini, " Egocentric Underneath of Horror " nya Viscral menjadi Letupan Segar pertamanya. Brutal Death Metal asli Bekasi yang mengusung Warna Kental US Brutal Death Metal Style in The vein Suffocation era " Effigy Of The Forgotten ", Death Metal fundamentally Album flawed and a masterpiece as a Lifetime result. dengan sound yang lebih Horrific siap memecahkan paradigma Death Metal Tanah Air semakin Menyala lagi. Sejak Merilis " Promo 2012 ", Viscral sudah Menjadi Incaran banyak label hingga akhirnya Mereka menerima Pinangan Rottrevore Records yang bagi mereka mampu Mewujudkan Karir musik lebih baik untuk Viscral. serta tentunya, Rottrevore Records selalu tidak maen-maen dengan Rilisannya, sehingga Best Quality Package masih menjadi Syarat Mutlak yang dipertahankan sebagai Komitmen awal label. Materi " Egocentric Underneath of Horror " meledakkan kembali bersama persepsi positif diawal kebangkitan label, sebuah Momen yang tepat disamping Segi Musikal Viscral sendiri siap menjadi Highlight baru ditengah begitu dominasi-nya Blastbeat Style. Still containing an absolutely beautifully written slam Breakdown Brutal Death Metal Sophomoric. Some of the double bass drumming is mind-blowing to listen to, and the sweep picked riff near the beginning is something of a technical wonder to listen to given the speed and precision of it.

Karena udah menjadi Jargon sejak dari awal, Komposisi ciamik Track " Egocentric Underneath of Horror " memang sudah diperhitungkan sangat matang untuk dapat menempati Urutan pertama sebagai Opening Dasyatnya full album karir serius Viscral. Gempuran Opening-nya mampu seketika menjadi Hipnotis yang mematikan bagi Penikmat Death Metal, Dengan Sound yang kental US BDM in The Vein Suffocation, apalagi buat kalian yang belum bisa melupakan Fenomenal-nya era " Effigy Of The Forgotten " cukup menjadi gambaran real yang bisa gw tuliskan disini tanpa bermaksud untuk men-Judge, Gw hanya memberi Pandangan secara Gw aja, karena saat ini Ungkapan seperti ini bagi " Mereka " telah dianggap menjadi hal yang " Out Of Date ", meskipun sampai kapanpun, yang namanya menggambarkan itu adalah sesuatu yang Konkrit, " Menggambarkan " bukan berarti seperti " Menyamakan ", kalimat ini harus bisa lebih dapat dicerna dengan Komunikasi Verbal, karena pada dasarnya Komunikasi verbal menempati porsi yang besar. Karena kenyataannya, ide-ide, pemikiran atau keputusan, lebih mudah disampaikan secara verbal ketimbang non verbal. Kembali ke Track " Egocentric Underneath of Horror ", aransemen BDM yang Intens serta Rapi sudah menyulut Adrenalin kita semakin panas, Riffing on this one seek complexity for the sake of being complex, yet escapes from simple or simplistic routes by playing with feel feature some of the most intricate ! Karakteristik Musikal bener-bener menjadi Pengobat kerinduan akan Typical BDM yang masih old school dipenuhi dengan teknik-teknik menarik hampir disetiap Progres dan Lick-nya, seperti penyusunan Komposisi Riffing yang terus sejalan dengan perpindahan Ritme Drumming-nya. Deep Growling Vocalis Eggi Pradia Wiguna pun semakin melekatkan persepsi Karakter Pattern lama seorang Frank Mullen. still understandable, especially when Eggi moves to sporadic throatier gutturals at different times. Untuk Sound Drum-nya meski masih Ringan terdengar yang mengingatkan sekali dengan sound-nya Reincarnation Era " Void ", namun penekanan Intensitas Twin Pedal-nya masih mampu menunjukkan level " Heavy " rate-nya. Alhasil sekali memang kita terasa digiring kembali pada era Kejayaan BDM 90-an sekali. Invasi track selanjutnya " Worldviews Mechanical " semakin terus menambah level adiksi brutalisme. Keep immensely adds to the power of the tempo change. sama halnya demikian dengan " From Their Carcass Arise ", tetap memberi terapi kejut dengan Intense blastbeat yang kerap dihias dengan skema Slam Breakdown menghipnotis sejenak untuk menggerakkan anggota badan tetap terjaga. memorable Opening Track-nya " Suffer Resurrection " tanpa henti menciptakan Presisi tempo yang rapat serta berat. sementara Dark Harmony Riffing jahat menjadi Aroma Berbisa pada Overtune teknik riffing-nya. Kemudian sedikit mengendurkan Otot kaku sehabis dihajar pukulan cepat, pada part awal " Enigma of Obsessed Hatred " cukup lumayan memberi kesempatan bernafas lega hingga kemenit 30. showmanship that has since crept its way into the style and though quite fast and technical, actually keep some sort of a beat. Sweep Picking Riffing ala Dying Fetus style mungkin lumayan terasakan pada part pembuka " External Proletar ", memberikan warna yang semakin menantang, rasanya bagi mereka tidak harus terjerat dalam 1 konsep saja, sehingga memang apa yang ditawarkan Viscral hampir disetiap komposisi-nya adalah Skill bermain dinamis yang tidak selalu mengandalkan Power saja. dan seperti-nya sejak track ini kemudian selanjutkan, persepsi awal kita seperti pelan pelan tergeser dengan warna DF sekali rasanya meski tidak menghilangkan sama sekali beberapa konsep track sebelumnya. showboating would throw off the solid thudding quality of the arrangement, something which was heavily present and hurt an otherwise decent Material Keeping the Quality. di 2 track terakhir, " Pareidolia Haze of Illusory " dan " Nefarious Slavery ", Viscral masih menyimpan banyak Surprize dengan bertumpu tetap pada Konsepsional Utama musikal tentunya. Sehingga pada ending Album ini, Kesan puas pada penyuguhan menyeluruh menjadi Titik Klimaks yang makin terasa sempurna. skilled at giving their songs the hooks and flow to ensure memorable compositions !

Meski tidak memainkan sesuatu yang Orisinil, Kreatifitas nyata yang tergarap secara Maksimal rasanya sudah cukup menjadi Argumentasi Istimewa bagi para Penikmatnya. Dihadirkan dengan Karakter serta Sound yang mencongkel Biji Peler sekali, Garapan Sound Dadi Beer tetap memberikan sentuhan " Tajam " untuk menghancurkan paradigma sound yang masih terlalu mendominasi saat ini. pengemasan produksi yang Profesional tentu ga bakal bikin elo mikir panjang untuk mendapatkan rilisan keren yang menjadi Kebangkitan kembali salah satu Mega Roster BDM berbahaya tanah air. Apalagi Artwork Karya Andhika Minda Mampu memberikan Kesan yang lebih menarik lagi untuk kengerian " Egocentric Underneath of Horror ".  A great release here as you will not be disappointed in any way by it's intensity. There is just no letting up. It's a pury orgy of riffs, vocals and Drumming that suit the music perfectly. There is no song on here that doesn't deserve praise-they all rule to being merely an average Brutal death metal Awesome album.







Add to Cart More Info

Drunkard - Like Sin Explode (Re-Issue) CD 2015



























Drunkard - Like Sin Explode (Re-Issue)
Disembowel Records CD 2015

01 Kiss of Mayhem 01:00    
02 King Death 04:03    
03 Like Sin Explode 03:51    
04 Bloodcrown 04:17    
05 Serpent Terror XXX 03:13    
06 My Nomad Wings 04:10    
07 Project Cancer 03:45    
08 Chaser 03:31    
09 Triggering the Apocalypse 03:58    
10 Murder Carnage 04:27

Sawas Mistilaiadis - Vocals, Bass
Sakis Vlachos - Drums
Orestis Nalmpantis - Guitars
John Kalouptsis - Guitars

Banyak Mendapatkan Review sangat Positif pada beberapa Media Terkenal Global bukan tanpa alasan bagi Disembowel Records sendiri untuk kemudian berbagi Rilisan keren ini agar juga dapat diKonsumsi oleh Metalhead Tanah air, Especially for Thrash metal Fans dengan Me-Reissue Full Album Ke-2 Thessaloniki, Central Macedonia, Greece Thrash Metal Potensial ini menjadi Opsi terbaik, karena memang Kualitas materi Album ini sangat mencengangkan dari segi Produksi hingga musikal-nya. Band yang sangat dekat dengan Minuman keras berbau Alkohol siap mematahkan persepsi Bagi Musisi yang menenggak miras tidak akan dapat berkreasi dengan Komposisi ekstrem seperti ini, walaupun memilih ungkapan kata sebagai " Pemabuk " alias Drunkard, Band yang udah terbentuk sejak Tahun 1999 telah menampilkan Kelas-nya sebagai yang terbaik ! Sejak Merilis 2 Demo hingga bertemu dengan Blackmetal.com Records (US) band akhirnya berhasil memuntahkan full album pertama tahun 2004 " Hellish Metal Dominate ", rupanya Drunkard harus menunggu jeda panjang untuk dapat menyelesaikan Obsesi Matang-nya lewat Album ke-2 " Like Sin Explode " tahun 2009 via Surgical Diathesis Records (Polandia). Sempat dianggap sebagai Prototype-nya Slayer ,Tankard, Destruction hingga Exodus, Rasanya bagi Gw Tankard masih membawa Karakter tersendiri dalam konsep-nya yang lebih Trustkill serta Menggorok Leher lewat Modern Thrash Metal Devastation ! meski menjadi pengulangan dari karakter yang juga dimainkan oleh Dew-Scented, The Crown hingga The Haunted, Drunkard tetap saja memiliki sisi yang lebih tajam liar lagi untuk kita nikmati disini. Well rasanya menjadi tidak sabar untuk Mengupas lagi Masterpiece Keren mereka disini. the convergence of Eastern tinged musical practices typical to the band’s respective region give it a slightly more exotic feel than the rugged, percussive assault of the Teutonic scene, thus having a slightly more singing quality to the music in spite of the barked vocals.

Melemaskan Otot diawal Sua, Nikmati dulu Foreplay instrumen Menarik dari " Kiss of Mayhem " selama 1 Menit, dari sini gw udah mencium karakter yang bakalan diusung dalam " Like Sin Explode ", dengan pembawaan yang Enerjik banget, Perpindahan setiap Lick-nya sudah terdeteksi anyir Nafas liar musikal Drunkard, the more modernized and slightly groovier. Duet Ekpresif duo Gitaris Orestis Nalmpantis dan John Kalouptsis rasanya sudah menjadi senyawa matang bagi Drummer Sakis Vlachos dan Bassis Vocalis Sawas Mistilaiadis sebagai Penyempurna Ending Konseptual-nya. is perhaps a small inkling of modern Bay Area trappings with Thrash Metal 90 Pioner. dan untuk menikmati Keseluruhan, " King Death " langsung melaju Ekplosif dengan setiap sentuhannya. Memang kombinasi Old Thrash Riffing yang Khas banget dengan Slayer, Destruction dan Exodus awal yang terpoles lagi lewat sound modern, Persepsi kita langsung akan tergiring ke Dew-Scented, The Crown hingga The Haunted. Penyusunan Setiap lick penuh dengan Intonasi teratur, sehingga meski kerap digeber dengan Tempo yang cepat, kita masih dapat menikmati hampir mendetil pada komposisi-nya. it’s fast, aggressive and is played by a bunch of high-class musicians. Selain itu Drunkard masih menyisakan ruang bernafas sambil terus menggoyangkan batang leher dengan Headbang Act menjadi Kekuatan tak terpisah Genre ini memanjakan Fans Fanatis-nya. Duet Riffing Gitaris yang saling mengisi menjadi Kepuasan tersendiri bagaimana kita menikmati sajian yang cerdas. making clear these guys evident determination to create something difficult and ambitious. The results are absolutely successful, showing certain distinction and refinement in their music with that touch of melody combined reasonably with Extremity. " Like Sin Explode " track ini tentu semakin memiliki Soul tersendiri bagi yang sudah menikmati sajian Apik Pada Official Video Clip Drunkard, Keep deprived of speed and severe riffing Amazed, Probably the only unusual characteristic here is that higher level of technique, much more intricate and pretentious than ever before. Ledakan Jiwa yang penuh dosa bak menjadi luapan emosional tersendiri saat Drunkard memainkannya. Although the most die-hard thrash fans will certainly enjoy the absolute aggression and frantic speed ! memainkan Teknik-teknik Thrash Metal Old School yang sederhana, namun bagi Drunkard juga semakin Similiar dengan Part-part yang terasa Mudah dicerna, so Jangan Kuatir jika Kombinasi Musikal mereka bener-bener bikin fans akan lebih mencapai titik klimaks enjoy lewat occasional Thrashin Riff Passage in The Vein Kerry King serta Jeff Hanneman tersaji lebih Luwes banget. " Bloodcrown " terus melaju seakan bagi Drunkard ingin meneruskan Party Thrash-nya semakin melarutkan sekali dalam suasana panggung ketika moshpit circle Area berbicara, Begitu pula dengan " Serpent Terror XXX ", giving an unexpected essence to some of these cuts with the delicate texture of harmonies and riffs during those surprising breaks focused on velocity and sonic violence only, construction of the tunes and those classy elements demonstrate bigger aspirations in this mature effort, Let's Keep Headbang !!! ... jangan lupa, " My Nomad Wings " memiliki Opening Part awal yang memorable sekali terus dilanjut dengan Middle beat sophistication to put emphasis on the elemental characteristics. Ga kerasa memang hingga akhirnya kita sudah pada menit ke-20 lebih secara Kontiyu dilelapkan dengan Easy Listening komposisi. Let's Your Essence Flow - Project Satan, Carnal Majesty, I'm Not Eternal menjadi penggalan lirik menarik untuk Track " Project Cancer ", entah apa sebenarnya yang tertulis dalam Intisari track ini, mungkin karena Gw terlalu menikmati Sajian yang terus menggiring Adrenalin tetep Enjoy terjaga-nya. Semakin membakar panas saja kemudian Urutan Tracklist, ketika " Chaser " menyuguhkan Naiknya tensi Emosioal musikal Drunkard masih dengan Lick-lick mengejutkan Mood. seperti halnya " My Nomad Wings ", Drunkard Masih punya Opening Part yang memorable dengan Pesona megahnya, check " Triggering the Apocalypse " dan diakhiri kemudian dengan Pamungkasnya, " Murder Carnage " telah menyelesaikan Thrashing party yang begitu menguras Peluh keringat.

Meski Materinya udah 6 tahun berlalu, namun Kharisma musikal serta Sound-nya masih sangat begitu ternikmati dengan kesan Memorabe-nya. Selama Setengah Jam, Kita benar-benar merasakan kepuasan tersendiri banget dengan Sajian yang Tergolong Easy Listening banget, tidak terlalu disuguhi dengan teknik-teknik yang rumit meski mereka sendiri mengusung sound yang terbilang Modern. dan Gw sependapat sekali dengan Tulisan Psychozine yang mengatakan " Without much effort and in a few minutes can provoke the listener to remember names, as well as the postponement of this item on the shelf that says "Favourites". I recommend strongly to all headbangers. " Penggarapan Materi yang begitu maksimal dengan Sound yang Menjadi " Best Results ", dan meski hanya terbatas Me-Reissue album keren ini, Disembowel Records juga tidak Maen-maen untuk menyajikan rilisan ini sebagai yang terbaiknya, Karena " Like Sin Explode " mungkin adalah Sophicticate Modern Thrash Metal yang sedang kalian cari saat ini !







Add to Cart More Info

Kekal - Multilateral ' Arrow Cut digipak 2015

























Kekal - Multilateral
Majemuk Records ' Arrow Cut digipak 2015

01 Token Discontentment 05:32      
02 Dividend in Division 04:48    
03 Jakartan Arch-Captor 04:40      
04 By Means of Survival 06:14    
05 Neutrality 04:32      
06 Multilateral 07:44    
07 Metropolis Noir 05:15    
08 Crossroads 05:08      
09 Heyday (Unlike Today) 05:49    
10 Primal 06:31    
11 The Unwritten 05:26    
12 Heartbroken by Default 04:41    
13 The God Particle 05:54

Menandai Perayaan Eksistensi Band di Usia ke-20 -nya KEKAL, Avant-garde/Experimental Extreme Metal Band yang Pernah dimiliki Scene Indonesia Sejak Kemunculan pertamanya tahun 1995, Meski Sebagai Home Project Band saja (Band ini pernah tampil live juga di Swedia, Jerman serta Holland yang terdokumentasikan di Rilisan Video " Kekal Live in Europe " yang dirilis oleh SonnenGott Musik tahun 2004 .ed), sejak Merilis demo kaset Independen ke-2 " Contra Spiritualia Nequitiae ", nama Kekal seketika Mencuat menggegerkan Industri Musik Metal Independen di era 90-an dengan Mengusung Warna yang saat itu banyak diklaim Sebagai " White Metal " karena konsep Lirik-nya memang bertolak belakang dari Idealisme Black Metal sendiri. lebih mengukuhkan diri sebagai Home Project Band, Jeffray Arwadi Cs tidak main-main dengan Konsep yang mereka usung ditandai dengan produktif-nya Band merilis Album hampir setiap tahun-nya. Perkembangan teknologi yang banyak membantu Konsepsional Musik Kekal, dari Waktu ke Waktu-nya Musikal Band kerap mengalami Perkembangan yang begitu signifikan, hal ini bisa kalian check pada setiap Albumnya lebih cenderung berkarakter Experimental tanpa melepas dasar style Cadas/Metal-nya. Sejak Merilis secara Digital EP " Unsung Division " tahun 2013, Kekal diam-diam selama 2 Tahun kemarin memang sedang menyiapkan Materi yang menandai Usia Berkarir ala " Far The Sun " mereka dengan Album ke-10-nya " Multilateral ", yang menurut Statemen Kekal sendiri secara Musikal, album baru ini sangat mewakili emosi manusia dan ekspresi batin yang tidak dapat terikat dan dibatasi oleh genre, dengan semakin memberikan musik sangat " Menantang " namun masih dapat diakses secara eksperimental yang menenangkan rasa sakit jiwa pendengarnya. " Multilateral " mungkin adalah Fitur album instrumen yang tidak lazim seperti penggunaan Theremin, synthesizer analog, sintesis aditif, electronic beats, vocoder, dan vocaloid, serta pendekatan produksi yang masih terbilang ortodoks. Meskipun demikian, kekal masih mendeskripsikan sebagai Konsep yang Masih " Metal ". karena Kekal bebas untuk disebut memainkan Konsep Elektronik, dub, eksperimental atau rock. Karena bagi gw juga Tidak ada istilah yang pasti untuk menggambarkan materi " Multilateral " ini tanpa prasangka dan praduga. Karena bagi Gw lagi, ada " Tantangan " Unik tersendiri untuk dapat mencerna Komposisi Eksperimen paling berani dan Brilian seorang Musisi metal Idealis bagi Perkembangan Scene Tanah Air. So, Mungkin Kalian Masih terlalu " Penasaran " banget, bagaimana seh sebenarnya Konsep-nya Mereka di " Multilateral " ini? " One of the important traits in “Multilateral” is diversity. I believe that one of the reasons Kekal survived doing music in the past 20 years, is because of the diversity in the music. Whether you like it or not, Kekal has chosen to stay in this pathway, comfortably. The music of Kekal carries a political statement as well. There has been a growing intolerance to differences in this world. People tend to see differences as threats rather than as contributors to the richness of the colourful humanity. I personally believe in the establishment of unity in diversity, and the music of Kekal surely reflects that premise. " (Commentary from The Producer Jeff Arwadi)

Opening Track " Token Discontentment ", Track khusus yang katanya ini sengaja banget ditulis sebagai Opening album yang lebih lebih tepat dengan masih menyuguhkan warna musik serta Sound yang masih Berat seperti pada awal Kekal Memulai Karir mereka di Tahun 1995, ya konsep track pertama ini masih akan sejenak mengajak kita nostalgia dikit pada era materi " Beyond the Glimpse of Dreams " hingga " The Painful Experience ", sekali. Aransemen yang masih mengandalkan Emosional bagi Member saat menggeber Part serta Solo pilihan-nya. Konsep yang saat ini mungkin lebih familiar kita temukan di Konsep Modern serta Bernuansa Avant Garde-nya Godflesh, Moonspell dan Septic Flesh, With base elements of industrial, electronica, melodeath, thrash metal, and progressive into a delicious and varied cocktail of sonic madness. Menginjak Lagu ke-2 " Dividend in Division ", kita mulai akan digiring mundur pada konsep band era " Acidity ", memainkan alur yang mungkin hanya menggerakkan Adrenalin bermusik yang lebih cepat dan keras dari sebelumnya, Sentuhan Sampling Industrial serta synthesizer analog adalah warna Eksperimental paling menantang untuk kita cerna dari yang mungkin biasa kita nikmati. Sentuhan Solo Gitar Melodius emosionalis menambah Poin tersendiri Track ini Brilian aransemen-nya. Seperti sedang mengikuti Alur Musik yang mempermainkan Emosional, " Jakartan Arch-Captor " menambah lagi eksperimental Elektronik-nya. lebih terkesan " Modern " lagi, dengan keseimbangan yang baik antara organic rock dan kegilaan elektronik eksperimental, Jeff masih menyuguhkan Tantangan demi tantangan bagi Penikmat-nya. track yang menurut Jeff mengangkat tentang Kota Jakarta, sebagai Identitas-nya Domisili asli, tentang perjuangan orang yang tumbuh dan hidup di kota metropolitan besar seperti Jakarta. yang Jeff anggap benar-benar bisa membuat hidup dan membuat dampak jika hanya bisa menggunakan sebuah kesempatan, meski kesempatan tidak akan datang dengan sendirinya, kecuali jika seseorang salah menangkap dengan jalan mengatasi masalah demi masalah. Trance Metal Destruktif masih mampu kita cerna seperti biasa sentuhan Harmoni-nya. " By Means of Survival " menandai Kedewasaan dengan Perubahan Sistematis menginjak Usia Kekal yang Ke-20. dengan Musikal Depresif seperti pada materi Era " Audible Minority " yang mengusung kembali Beberapa Nada Retrospektif-nya meski Bagi Jeff akan sangat sulit menemukan kembali Semangat Menggebu-nya seperti pada awal karir Kekal, Mengeksplorasi Komposisi electronic beats & vocoder baginya lebih menjadi sintesis aditif yang membuat Pemikiran pemikiran Musikal futuristik. dan Kayaknya " By Means of Survival " memiliki Idealis yang tinggi untuk dicerna bagi siapa saja. tenang saja, Kekal tidak terus akan melarutkan Pendengarnya dalam Manuver Eksploratif Jeff, Karena kita akan bisa mencerna kembali " Neutrality " dengan sentuhan D-Beat dengan Atmospheric Metal-nya. Ya Mungkin Ingatan kita akan Materi Era " 1000 Thoughts of Violence " lah yang ditekankan kembali kuat disini. ability to play on your emotions and create atmosphere amongst the brutality and savagery displayed in their music is displayed on this album to it's very fullest. dan inilah Track pertama yang diciptakan untuk album ke 10 " Multilateral ", rasanya memiliki keseimbangan lebih sempurna diantara unsur-unsur elektronik dan organik yang lumayan berbeda pada konsep depresif khas Kekal selama Hampir 8 Menit menjadi track yang lebih menguras Pergeseran Dimensi Pola Emosi kita. Nah Kemudian Track yang gw Suka " Metropolis Noir ", yang khabarnya Ide Tercipta track ini adalah dari salah satu Merek Kopi Faforite saat Jeff tinggal di Kanada serta menjadi Referensi bagi Bassis/Vocal Azhar Levi Sianturi, yang pada dasarnya " Metropolis Noir " adalah Track santai saat menjadi Traveller di perkotaan luar negeri yang tenang, dengan menggunakan gitar akustik terutama sebagai dasar Aransemennya, Pada Bait Track awal menggunakan Vocaloid yang Mengadopsi Karakter Vokal Seri Megurine Luka dan beberapa Karakter Vocal Growl Secara Mengejutkan Dimunculkan pada bagian akhir lagu. dan 2 Selanjutnya masih menggunakan Vocaloid, Software produksi Yamaha Corporation, " Crossroads " dan " The Unwritten " menjadi Kombinasi artikulasi nyanyian Domain Frekuensi Karakter Vokal Seri Megurine Luka, sehingga ada Sedikit gigitan Nuansa Vokal Gothic-nya. Kegilaan untuk terus melakukan Ekperimen Electronik berikutnya adalah track " Heyday (Unlike Today) " yang menggabungkan Audio Sampling dari Film Dokumenter " The Act Of Killing " karya sutradara Amerika Serikat, Joshua Oppenheimer. Filem Dokumenter yang menyorot bagaimana pelaku pembunuhan anti-PKI yang terjadi pada tahun 1965-1966 memproyeksikan dirinya ke dalam sejarah untuk menjustifikasi kekejamannya sebagai perbuatan heroik. dan sekedar menjadi Catatan aja kalo " The Act of Killing " (yang memiliki Titel utama sebagai " Jagal " .ed) adalah bukti menakutkan dari kekuatan film dokumenter yang mendidik dan frontal. film ini mendapatkan skor rata-rata 88 dari 100 berdasarkan 19 ulasan yang artinya " pujian universal ". kemudian Jurnalis pemenang Pulitzer Prize Chris Hedges menyebut film ini dengan " eksplorasi penting terhadap psikologi para pembunuh massal yang cukup rumit " dan " gambaran pembunuh massal yang kejam tidak mengganggu kita. Justru sifat manusia itu sendiri yang mengganggu kita." Track " Primal " masih akan mengantar kita dalam Era materi " Audible Minority " dan " 8 ", Alunan buzzy yang terdengar adalah hasil dari synthesizer dan suara vintage TR-909 drum elektronik, dan tanpa meninggalkan Elemen gitar sebagai motor Aransemen utama. dan 2 track Terakhir adalah Bonus Track, " Heartbroken by Default " dan " The God Particle " memiliki Kecocokan dengan konsep yang ingin Kekal usung penuh di " Multilateral " yang terdengar lebih organik dan reggae / dub-ish Sampling Konsepnya.

Mendengarkan secara Keseluruhan Materi " Multilateral " ini membutuhkan Mood serta Emosional " Khusus " tersendiri jika ingin Mencerna hampir seluruh Eksperimen musikal yang Idealis adalah Tantangan tersendiri seperti yang Gw ungkapkan diatas, Yaa, mungkin Pendengar " Standar " (Gw Bilang demikian biar gampangnya hehehe.. .ed) tidak akan langsung menikmati apa yang Kekal Mainkan disini, apalagi untuk Fans Kekal yang masih lebih mengenal konsep Era " Beyond the Glimpse of Dreams " hingga 1000 Thoughts of Violence ", karena Fans lebih akan Mengeryitkan Dahi ketika Kekal mulai Merilis " Acidity " dan Seterusnya. Tapi Tenang saja, jika selama 20 tahun berkarya, Kekal seperti sedang Merangkum kembali Perjalanan Panjang-nya dengan Konten yang terhitung Kompleks serta sangat Monumental. Karena pada proses aransemen menjadi yang terkuat dalam hal musik, lirik, serta ilustrasi mencerminkan Premis penyatuan Intoleransi Keragaman musik. yang lebih menariknya lagi, Majemuk Records Merilisnya kembali dalam format Terbatas " Menarik " Arrow Cut Digipak dan Kaset setelah sebelumnya Kekal sendiri merilisnya hanya dalam format Digital. Well, bagi yang jenuh dengan konsep musik Metal biasa dan pengen tantangan " Lebih ", Rilisan Terbatas " Menarik " Arrow Cut Digipak dan Kaset " Multilateral " bisa menjadi Perbandingan Nyata, jika dalam memainkannya bisa dengan banyak cara dan Selera. Hating a different music makes you look like a narrow-minded fool. However, this release is an excellent addition to your collection or if you dare to take and appreciate something different than usual. " Multilateral " adalah Mahakarya Kekal dalam Perjalanan Panjang Musikal selama 20 Tahun yang penuh dengan Matang-nya Idealis. Let us enjoy " Multilateral " without preconception and presumption.







Add to Cart More Info

VA. Indo Gothic Scene Compilation CD 2014



























VA. Indo Gothic Scene Compilation
Choiz Records & Black Dimension Zine CD 2014

01 Dreamer - Bait Suci
02 Geboren - My Broken Wings
03 Restless - Cahaya
04 Moses Bandwidth - Denting Quantum
05 Last Majesty - Believe
06 Kembang Kuburan - Tabur Bunga
07 Amatory - Ilusi Kebohongan
08 Crystal Dream - Diary of Fallen Angel
09 Anastasya - Born Of Beauty
10 Lareinia - Angels
11 Letting This Lilith - Preserve Of Infant A Lycantrophe
12 Batu Nisan - Tujuh Senja
13 Sakral - Akulah Tabir Gelapmu
14 Suropati - Terhempas Masa Lalu
15 Sherenia - Kesatria Tak Bernyawa
16 Dasamurka - Dosa Sang Murka
17 Dilema - Bait Kematian
18 Sandekala - Selalu Ada Hikmah

Gothic Metal genre saat ini sepertinya sudah Mulai Menggeliat kembali, meski pada perkembangannya Genre ini masih bernafas dengan Perlahan tidak seperti pada Era awal 2000 an lalu. salah satu genre yang menjadi Opsi beberapa Metalhead nikmati ketika mencari Titik Relaksasi mendengarkan Keanggunan Extreme musik dengan indahnya Female vokal. Apresiasi Penuh masih ditunjukan oleh beberapa pelaku media untuk mengangkat terus eksistensinya, salah satunya adalah Choiz Records & Black Dimension Zine yang pada rilisan ke-2 nya ini lebih mengangkat Gothic Metal Genre untuk kompilasi yang dipersiapkan dengan Track pilihan terbaik. Musik Terapi bagi kita yang kadang mulai merasa jenuh untuk bising mendengarkan materi berat, adakalanya alternatif suasana nyantai bakal elo Rindukan dengan 18 Band dengan 18 Track yang melelehkan suasana kaku. In reality, it was only a matter of time until the downward spiral into mediocrity from boredom were complete, but not before this all track here it's dear life to show some last-ditch effort of talent and Gloomy. Let's Check the beauty !

Keputusan yang tepat untuk seketika mengangkat gema Megah dalam kompilasi ini dengan menempatkan Track " Bait Suci " nya DREAMER sebagai Opening Compilation, selain memiliki Karakter sound yang Keren, Band Gothic/Melodic Death Metal terbaik asal Jakarta ini punya Komposisi Musikal yang bagus bagi kalian yang sudah terlalu familiar dengan konsep musikal Nightwish, After Forever atau Epica. karakter female soprano masih menjadi Icon paling memikat ditambah aransemen yang mumpuni, " Bait Suci " menjadi Debut membanggakan yang pernah mereka rilis tahun 2009 lalu. here we actually have some power, some well-paced progression and build-ups, some meat and bones to add to all the airy-fairy symphonic arrangements that came before. Sejak awal lebih dikenal sebagai pengusung warna Death/Doom Metal, salah 1 pioner terbaik Bandung Scene, GEBOREN dalam evolusi musiknya kini lebih terdengar kental elemen Gothic Symphonic metal yang bisa elo rasakan pada track " My Broken Wings ", tanpa banyak melakukan balutan Riffing Melodius, penekanan Karakter Female vocal lebih diperkuat, Especially buat kalian yang sempat menyukai Within Temptation Awal, Tristania hingga Xandria. Selain lebih populer eksis pada jalur Death Metal Cepat, Drummer Dani (Ex. Jasad, Sekarang di Dismemberment Torture) punya sisi Kelembutan-nya ketika tampil sebagai gitaris/Vocalis di side Proyek band RESTLESS yang dibentuknya sejak tahun 1995. mengusung warna Gothic Metal yang kini lebih terasa religius dengan tema islami-nya, Debut Track " Cahaya " menjadi komposisi yang terasa menyejukkan. penulisan Pattern Vokal indah Sofa al Marwah dengan Penempatan feel yang tepat dengan Bridge yang memorable, track ini tampil begitu memukau konsistensinya. dari Indramayu, MOSES BANDWIDTH masih hadir menjadi salah satu Pioner Symphonic Gothic/Death Metal merdu terbaik-nya. " Denting Kuantum " yang dicomot dari full album ke-8 " Emptiness, Loneliness, Sadness " menjadi Rajutan penuh kelembutan yang menelan sunyi malam didalam alam fantasi. Progres Musikal yang semakin dinamis lebih mengarahkan ke pendewasaan dalam perjalanan panjang karir musik mereka sejak tahun 2003. meski sayang Level Vokal lebih terdengar Tenggelam diantara instrumen lainnya menjadi sesuatu yang mengurangi kenikmatan, lebih kita seperti mendengar Instrumen musik saja, fatal memang jika salah satu Icon Genre ini harus terjadi. Bandung Symphonic Gothic Metal LAST MAJESTY semakin melarutkan dalam suasana sunyinya hati dengan Komposisi yang dramatis serta melankolis lewat aransemen riff melodius. Track " Believe " seperti banyak mengingatkan kita akan Romantisme ala Xandria juga Tristania sekali. Sementara KEMBANG KUBURAN dengan " Tabur Bunga " nya masih memecahkan keheningan dengan alunan Kelembutan yang dipadu hitam distorsi riff menjadi semakin garang lagi Raungan Growling menjadi kemegahan tersendirinya. Kalian sempat menyukai Warna The Sin Of Thy Beloved atau Ashes You Leave, kayaknya aransemen mereka akan memanjakan banget disini. Ga bisa lupa banget jika gw sempat mengamati Perjalanan Salah satu Gothic Metal Bagus asal Banjarnegara, AMATORY, yang melaju melankolis dengan " Ilusi Kebohongan ", karakter Female vokal-nya memiliki sentuhan kuat untuk menjiwai setiap liriknya dengan pattern emosional dan menyatu dengan Feel Harmoni. sings with grace and innocence whilst retaining a sense of force and incredible intensity... Jakarta kembali Mengirimkan Ambasador Symphonic Progressive/Gothic Metal bagus CRYSTAL DREAM yang masih mempromosikan Materi full album pertamanya " Diary of Fallen Angel " Tahun 2013 lalu. Alunan Kuat Symphonic Progressive Metal yang dipadukan dengan Female Gothic Metal Karakter Agnes Meghan, memberi suasana dingin serta hampa yang menyatu dengan kepedihan harmonisasi track. The emotional power is what drives more than anything else. masih dari Jakarta, Symphonic Gothic/Power Metal ANASTASYA menyeduhkan pula merdu-nya Track " Born Of Beauty " diantara Sound Musik yang berat. Fans Berat Epica serta Tristania, segera merapatkan kuping kalian untuk debutan matang perdana mereka. Bandung masih selalu memiliki Stok Band Potensial, Sepertinya kalian juga harus check Symphony Gothic Metal, LAREINIA untuk track " Angels ", dengan Komposisi yang Pedih Mencekam seakan menjadi Instrumen alam yang menghanyutkan jiwa. Lantunan Operatic Vokal yang konsis melagukan segala Keindahan diantara Hitam kelam-nya kehidupan Manusia, Well Khabarnya band ini telah mempersiapkan Debut full Album Pertama " Smell of hell " Via Dark Banner Production yang rencana dirilis 2014 lalu, sayang gw ketinggalan Infonya bagaimana hehehe .... Berikutnya, LETTING THIS LILITH, Gothic Doom Metal Asal Jakarta yang diketahui adalah Penjelmaan awal band CRYSTAL DREAM pada Evolusi Musikal awal, dengan " Preserve Of Infant A Lycantrophe ", perpaduan Beauty and The beast Vocal menjadi Kombinasi menarik dengan Typical Modern Alternative Metal. Sayatan Distorsi yang Tajam Mengiris disuguhkan berikutnya oleh Gothic Metal dari Comal, Pemalang, BATU NISAN dengan " Tujuh Senja " yang dicomot dari Full album perdana mereka " Cahaya Bidadari " tahun 2013. Sentuhan Black Metal riffing seperti kembali Mengingatkan gw dengan Pola bermain The Sins Of Thy Beloved. dari Cileungsi, Bogor, Symphonic Gothic/Black Metal SAKRAL menyeduhkan Kegelapan bernyawanya lewat " Akulah Tabir Gelapmu " dari Full Album Independen " Utusan Tuhan ". tetap mengkombinasikan Kelembutan Female Vokal dengan Distorsi Gelap Black Metal elemen serta bumbu melodius untuk menambah Mood Mencekam-nya. reliant on drawing emotions from their audience, a very large hole in their appeal has been created. lalu dari Banten, SUROPATI dengan " Terhempas Masa Lalu " terus menambah Movement Gothic Metal Tanah Air semakin Hangat, dengan bridge Refrain yang memorable meski pembawaan Style vokalnya masih perlu dipoles sana sini, band ini memiliki Konsep musikal yang patut dinanti full album-nya. Gothic Rock Metal SHERENIA mencoba mengenalkan karir musikal dengan " Kesatria Tak Bernyawa " sebagai Bukti eksistensi mereka tidak hanya menciptakan Produk Merchandise saja, Menyuguhkan Komposisi yang Simple serta Easy Listening, sengaja ingin melarutkan Atmosfir yang Melekat antara Musisi dan pendengar-nya, tapi menurut Gw, masih ada yang perlu dikembangkan lagi dengan Pattern Vokal Out of date-nya. Sidareja Gothic/Black Metal, DASAMURKA menenggelamkan lagi dengan " Dosa Sang Murka " dalam kegelapan malam. Dominasi Warna scream Vokal tidak menyisakan Pattern untuk Female Vokal yang kehadirannya sebagai pelengkap saja. were constructed in a less abrasive manner. Tangerang Punya Gothic Metal DILEMA dengan " Bait Kematian " kerap menawarkan Headbang Part dengan alunan Simple Harmonize-nya, dari Pattern Vokal masih " Perlu " sekali Mendapat pengembangan. Akhirnya Kompilasi disudahi oleh Black/Gothic Metal oleh asal Cirebon, SANDEKALA dengan " Selalu Ada Hikmah ", waah maaf jika Gw mengkritik Banget Track ini masih perlu mendapat perhatian Serius sekali, karena Terdapat banyak-nya Nada Fals pada Female Vokal yang tidak sinkron dengan aransemen musiknya sendiri.

Dalam Setiap Berkarya, Kita harus selalu siap dengan segala Kritikan, karena adalah sesuatu hal yang wajar untuk dapat menjadi Sebuah Koreksi berarti menjadi Karya maksimal suatu hari ini. mungkin juga ada Catatan yang Ga mungkin gw sembunyikan disini tentang Plus dan Minus dengan tanpa maksud untuk " Menggurui ". jika Gw melihat Penyusunan Track ini masih " Kurang " memperhatikan pendengarnya nanti, maksudnya begini, agar pendengar bisa mendengar secara keseluruhan, Pihak Kompiler harus lebih memiliki Strategi bagaimana Rilisan ini bisa didengar secara Keseluruhan, jadi Fans tidak mendengar track 1 sampe dengan sekian saja, hingga selebihnya udah keburu di Off kan player-nya. Kemudian beberapa Track akhir mengalami Proses Fade in dan Fade Out audio-nya, sehingga mengurangi Kenikmatan bagi Pendengarnya, seharusnya setiap track disajikan secara Utuh (entah Mungkin Opini gw, Kompiler sengaja melakukan ini untuk Meng-sinkronkan Durasi Track dengan Kapasitas Cakram CD-nya .ed) dan kekurangan terakhir bagi Gw adalah, Kemasan Artwork-nya masih harus dibenahi lagi demi menciptakan kesan " Menarik ", apalagi konsumen saat ini masih terlalu dimanjakan sekali dengan Artwork lebih menarik Minat-nya. dari kekurangan tentu masih ada Kelebihan yang harus kalian perhitungkan juga, Kompilasi ini digarap dengan Pro Duplicating dan Mastering Track balance, sehingga dengan sangat nyaman banget gw menikmati setiap keindahan Nuansa track, apalagi beberapa Band memang sudah memiliki Populeritas dan Kualitas yang tidak diragukan. Terima kasih untuk kerja keras nyata demi menghidupkan lagi hangatnya Genre Gothic Metal yang sedang tergilas oleh dominasi genre lainnya. Gothic Metal Fans, tambahkan segera Koleksi kalian dengan Kompilasi merdu menantang ini.


Add to Cart More Info

Morbid Crucifixion - Decaying Human Flesh CD 2014



























Morbid Crucifixion - Decaying Human Flesh
Morbid Generation Records CD 2014

01 Gastrectomy Bash 03:57    
02 Leech Manufacture 03:49    
03 Sick Phallus Reviewer 03:19    
04 Slag Squad 04:18    
05 Evelasting Slamiarrhea 05:39    
06 Jdarasa 10:05    
07 Anus Debris Pumper 05:27    
08 Vile Sector 07:34    
09 Last Hope 02:34    
10 Decaying Human Flesh 03:26

Rot Screwrot - Vocals, Guitars, Effects, Drum programming

Eksistensi One Man Project masih sekali terlihat dari Mood and Challenge, menjadi Ungkapan yang mungkin sedikit tidak terbantahkan meski ini hanya luapan emosional dirinya atas nama Idealisme. bekerja keras sendirian dan secara Ekploratif menuangkan semua idenya tanpa banyak tendensi Pemikiran dalam sebuah kerjasama. Yes, You're the sickos ! sebelumnya gw sudah pernah menulis Materi Album Ke-2 " Disembodied Remnants " tahun 2012, One Man Project Slamming Guttural Brutality Asli Haifa, Israel, Morbid Crucifixion kembali memuntahkan album ke-3 nya " Decaying Human Flesh " dibawah Roster Morbid Generation Records kali ini. masih dengan Konsep Signifikan dengan Ketukan Total Slamming Guttural sebelumnya, Sepertinya materi " Decaying Human Flesh " cukup menampilkan sentuhan yang lebih modern lagi pada beberapa aransemen-nya dengan memasukkan elemen2 Metal Modern, But for Morbid Crucifixion it totally works - it brings out the simplicity in their music. None of the fun riffs are obscured to the point where the whole thing sounds incredibly watered down. komposisi slam yang masih terdengar sederhana, cukup memanjakan sekali bagi fans fanatis-nya, penggarapan struktur musikal-nya lebih menekan pada Breakdown Jump beat untuk terus menggoyang kepala yang sesekali Hyperblast snare siap merobek usus. Masih membawa Pengaruh warna kuat Screwrot, Putrid Pile, Cephalotripsy, Extermination Dismemberment, Carnal Disfigurement, Guttural Engoregment, hingga Vulvectomy. meski sound-nya rada terdengar clean, namun beberapa Kekurangan masih terletak pada Faktor balance serta Level audio-nya masih membelenggu ledakan Ekplosif, artinya Proses Mixing serta Mastering nya kurang ter-handle begitu maksimal. Guttural Gurgling Snore-nya seperti orang mendengkur kurang terpoles secara Baik, sehingga mencuatkan persepsi karakter Goregrind Vokal. he had a tendency to use the same vocal pattern over and over again which created a very monotonous feel to his voice. sejak dari Track " Gastrectomy Bash ", Sound Riff yang masih " tipis " menyapa kurang memberikan Pukulan Keras selain Intense heavy Drum Programming-nya yang mendominasi. mungkin karena Rot Screwrot hanya ingin membakar Enjoy Adrenalin untuk Keep Headbang saja, sehingga komposisi lagu menjadi terasa simple serta cenderung membosankan, namun tidak untuk " Jdarasa " yang memiliki durasi 10 Menitan menjadi Track paling panjang yang pernah Gw denger. jangan lewatkan juga komposisi asyik pada opening track " Vile Sector ", dengan mengadopsi Gaya " Nu Metal " Riffing Style menjadi Kombinasi yang  menampar banget Karakter-nya. its predecessor is that there are more fast sections used in-between their fist-dragging slams.Total Mengusung 10 Track yang menelan durasi 50 Menitan, Morbid Crucifixion lebih tampil dengan karakter fresh jika kita bandingkan dengan sebelumnya. meskipun kayaknya masih belum menampilkan Konsepsional menarik, cenderung biasa saja, " Decaying Human Flesh " masih menjadi Mesin Penggilas Mengerikan dari Bumi Israel. Hey Slam Freak, Are you ready to break fucking slam moshpit? certainly aren't reinventing anything with this release, this is still a pretty fun release !






Add to Cart More Info

Pargochy - Shackles Of Revenge EP 2015



























Pargochy - Shackles Of Revenge
Hitam Kelam Records EP 2015

01 Dignity 02:54   
02 Shackles of Revenge 02:50       
03 Lisoi (Trio Ambisi cover) 02:24       
04 Tempest Wrath 03:07

Ekplosif serta Destruktif menjadi Amarah musikal yang tersajikannya dengan sentuhan kental US Death Metal Sound yang sadis mencabik cabik ! Extremely Muddy and Deep Riffing, Blatant Drum, Raw Growl with Identifiable Experience. Medan New Rising Death Metal Star selangkah lebih menghancurkan dengan Materi yang layak diperhitungkan siksaan-nya persis ketika Freedy Krueger datang menjadi Mimpi Buruk nyata bagi Fans Death Metal. And Pargochy are well Executed, Featuring Fast, Evil, and Dark Tremolo Picked Fucking Melodies, Yeahhh This Impending Holocaust !!! Lagi-lagi Death Metal fans kembali dapat beruntung bisa merasakan kekejaman baru new Talent terbaik Medan Scene setelah sebelumnya hanya tersedia dalam limited edition Independen Release tahun 2014 setelah Hitam Kelam Records menyuguhkan kembali the Beast Masterpiece " Shackles Of Revenge " yang terlalu sayang banget untuk dilewatkan. Meski mengusung nama baru, namun Eksistensi Ponggawa Pargochy dalam formasinya tentu bukanlah wajah baru, sehingga dapat menjamin Kualitas Musikal yang mereka suguhkan dalam 4 lagu menjadi sangatlah berbahaya ! Especially buat kalian Fans Berat US Death Metal Style in The Vein Suffocation ! Apalagi ditambah Artwork Re-Issue ini bener-bener menampilkan Imej Fresh Insanity Hasil Polesan " Hidup " Seniman berbakat Aditia Wardhana telah memberikan Sentuhan nyata yang lebih " Mengerikan " untuk " Shackles Of Revenge " ini. All entirely Devoid of Good riffing and good songs, especially of the earlier Suffocation Conception.

Rasanya 4 track bagi gw terlalu singkat banget untuk menikmati secara Detil kekejaman Buas Pargochy, namun 4 track ini adalah Presisi komposisi yang paling Mematikan sebagai Karakter Ekplosif Band sebenarnya. Well, Kita langsung disuguhi dengan Gempuran pembuka " Dignity ", rasanya jadi opsi sakti tepat untuk Pargochy memulai Laga dasyat-nya ! Yess, This is one of the heaviest songs, with heavy subject matter also that I have heard in a while. Pukulan Drumming yang Intens dengan Pummeling Deep Riffing langsung menggeser Ingatan kita akan sengatan Kuat serta Khas dari the Mighty Suffocation. yang menjadi Sorotan tajam bagi gw adalah Aransemen musik yang Matang dengan setiap Progres Rapi hampir disetiap Bar-nya sehingga, siapapun Death Metal Fans akan langsung begitu Menikmati Sajian-nya (Baca : Easy Listening). The time and effort these guys put into this track really shows on every song, every time signature change is very well thought out. Sound Drum yang Natural menambah Karakter tendangan nyata dengan Komposisi Dinamis-nya, pukulan demi pukulannya sudah cukup bikin kita membayangkan sendiri bagaimana kualitas Perform sebenarnya band on stage. Deep Growl yang emosional cukup menambahkan Intensitas sound menjadi " Heavy ", incredibly articulated and coherent death metal vocals. penggarapan sound nya juga mampu memberikan Kemegahan tersendiri saat scene kita masih didominasi dengan Stereotype Sound serta style, dengan kata lain, Pargochy seperti hampir berhasil menyempurnakan US Sound dalam Identitas EP ini. Semakin menendang " Shackles of Revenge " terus melumat dengan Beat beat tajam penuh dendam. lagi-lagi gw masih tetap tersita konsentrasi terus menikmati Komposisi musikal-nya yang tertata Sangat " Rapi " hampir semua part-nya. Brutal Death Metal dengan sentuhan Teknik teknik Nakal memang tidak membuat Kesan yang datar datar saja dibalik Grinding blastbeat-nya. selain itu Mastermind serta Gitaris Irink Siallagan kerap membubuhi Solo2 Melodius cantik di setiap Bridge part, insanely technical riffs accompanied by insane drumming. Track selanjutnya yang patut menjadi Aplaus plus saat band ini secara mengejutkan membuat versi Ekstrim sebagai Dedikasi tertinggi serta membanggakan Pargochy untuk Kesenian Asli Etnis Batak yang disini terwakilkan oleh Groub Vokal Trio Ambisi yang dikomandani oleh Almarhum Penyanyi berbakat dengan suara Tenor tinggi-nya, Charles Simbolon. bagaimana Kalian Bisa Membayangkan jika Lagu Trio Ambisi mendadak menjadi Brutal Death Metal ? Simak " Lisoi -nya Trio Ambisi " ini dah hehehe ... dengan Part awal Agak mengingatkan Gw dengan " Funeral Inception " nya Suffocation, seketika memang Menghilangkan Identitas asli komposisi "  Li Soi " ini ketika Gw sedang Berfikir keras mencari karakter Lagu aslinya, Good Creation Dudes ! Mengulang Kebiadaban Style Awal, " Tempest Wrath ", Pargochy Kembali menggempur terus dengan Intensitas paling Jahat-nya dengan Serangan Berat menggerinda bertubi-tubi-nya. resulting in a sense of predictability that the aforementioned ! Sekali lagi Perkembangan Musik sudah sangat begitu maju, Pargochy tentu juga tidak mau ketinggalan untuk terus menyuguhkan Karya Matang terbaik-nya, sehingga Impossible banget mendengarkan terus menerus track ini bakal menimbulkan Efek Boring. Everything seems to be set up so well. And did I mention a good deal of the riffage and drumming is pretty technical.

Menjadi hal menyedihkan kembali ya itu tadi, 4 track terasa kurang banget untuk menikmati sajian Keren " Shackles Of Revenge " ini, ketika sedang asyik-asyik terhanyut jauh dalam adrenalin, akhirnya memang durasi menjadi problem, Well Rasanya menjadi Ga sabar banget sekali untuk kembali bisa mendengarkan Full Album berkualitas dari mereka suatu hari nanti. " Shackles Of Revenge " siap menjadi Preview rilis mengancam selanjutnya. Re-Issue Hitam Kelam Records ini semakin menyuguhkan Produksi Maksimal-nya menjadi Mimpi baru Pargochy, dari Sound serta Kemasan Artwork-nya terus memanjakan sekaligus buat kalian Diehard lover Art pokoknya, gw aja ampe ga bosen-bosen liat Artwork serta kemasannya. Sudah saatnya banget kita dapat lebih jeli mempercayai Telinga sendiri untuk sebuah Karya berkualitas tidak hanya berdasarkan apa katanya atau Cuman Sekedar Ikut-ikutan saja, " Shackles Of Revenge " bukan sekedar Omong Kosong jika Gw rekomendasikan sekali rilisan Berbahaya dari Medan ini, is well Above-Average The True Death Metal this Fans ... When The Throne is Start to Cast, And The Crown is Start to Burn !!!







Add to Cart More Info