Tampilkan postingan dengan label 1993. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 1993. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 Maret 2015

Resurrection - Embalmed Existence CD 1993



























Resurrection - Embalmed Existence
Nuclear Blast Records 1993

Paul Degoyler - Vocals
John Astl - Guitars
Charles Haines - Guitars
Dave Scott - Bass
Alex Marquez - Drums


01 Disembodied 03:20    
02 Rage Within 04:01    
03 Embalmed Existence 04:30      
04 Smell of Blood 03:53    
05 Torture Chamber 03:53    
06 Eyes of Blind 05:05    
07 Test of Fate 04:11    
08 Pure Be Damned 05:13      
09 War Machine (Kiss Cover) 04:37


Begitu banyak sekali nama RESURRECTION di kancah Metal Internasional yang mencatat kesamaan nama ini, bayangkan aja kalo ada bahkan 4 nama di Daratan Amrik ! namun beda lagi kalo gw review Resurrection asli Tampa, Florida yang eksis sejak tahun 1990 ini. Band Death Metal dengan Elemen Teknikal pada Struktur dan aransemen musiknya pertama kali gw kenal pada album kompilasi " Death Just Beginning End II ", yang seketika waktu itu gw kenal langsung jatuh cintrong ma nih band, namun sayang Kaset-nya diera 90-an tidak pernah sampai Ke Kota Gw, Hadewww !! hingga seorang teman Gw dari Surabaya Meminjamkan dan Berhasil Gw copy sebagai Koleksi hehehehe sampai gw berhasil mendapatkan CD aslinya dari Negoisasi Alot pada seorang temen Gw di Malang, Gw ingat waktu itu gw udah Lulus SMA begitu mendapatkan CD ini, band yang sampai saat ini hanya menyisakan Frontman Gitaris John Astl setelah band ini memutuskan kembali reunian pada tahun 2006 setelah memutuskan untuk membubarkan diri tahun 1996 pasca Merilis Album pertama " Embalmed Existence " ini. Ok sedikit mengenang kesadisan band ini yang pertama kali track gw denger adalah " Rage Within " sangat memukau Perhatian Gw dengan aransemen musik yang serba dinamis en so pasti Technical Style banget awalnya bagi gw kenal musik Death Metal yang jauh dari kesan monoton ! setelah cukup dikenal reputasinya pada 2 Demo yang digarap di Morrisound Studio oleh Scott Burns hingga langsung mengangkat nama mereka dan dikenal pertama oleh Nuclear Blast Records tertarik untuk membuat Rilisan Split " Nuclear Blast Promo EP " tahun 1992 bersama dengan Hypocrisy, Afflicted, dan Sinister untuk pertama kalinya. dengan pengaruh kuat gaya bermain Band2 Death Metal Florida Sound, sentuhan Mantap Ala Death, Deicide, Pestilence dan Obituary lumayan terasa dalam struktur permainan yang mereka ciptakan. langsung saja 1 tahun Pasca Rilis Album split itu, Resurrection mendapatkan Kontrak dengan Nuclear Blast Records, Band yang barusan Kehilangan Drummer Dave Scott, langsung menggandeng drummer berbakat Alex Marques untuk mengisi Posisi Drum selama Proses rekaman berlangsung di Morrisound Studio dan menggaet kembali Scott Burn sebagai Produser dan Enjiner untuk album klasik Fenomenal ini. In other words, Embalmed Existence is not afraid to take a risk or two, and while this is my no means a legendary, top shelf ordeal, I have no hesitation in naming it one of the better Florida death records of 1993, with more durability than even heavyweights like Morbid Angel and Atheist were able to muster that year. dan memang semua lagu disini selalu dimulai dengan sebuah Intro yang diambil dari " Mark the Storyteller " mungkin menambah Kesan Unik diera 90-an, manakala Track pertama " Disembodied " dimuntahkan ! masih terasakan gempuran dasyat Alex Marques era Malevolent Creation " Retribution " begitupula dengan karakter Sounding-nya " Scott Burns " memang sangat kental Kematangannya tahun 1992an. permainan yang dinamis memang kerap selalu dipenuhi dengan Slicing Pummel Riffing atraktif dari tempo cepat sedang dan Slow dimainkan kompak oleh gitaris John Astl dan Charles Haines juga kerap melepas beberapa Lead Solo Cantik yang sedikit mengingatkan dengan karakter Solo Trademark Obituary banget ! gaya Vokalis Paul Degoyler yang memang sudah nge-death banget, Harsh dan Middle Dark Growling ! with a nice contrast of hammering rhythms and leads. The frontal image whisks the listener to phallic catacombs of obscurity, which seems to suit the music wonderfully. lalu " Rage Within " menghantam dengan Lick2 Dasyat dan sangat memorable bagaimana Kualitas Produksi sound ini memang menunjang Florida Death Metal Sounding yang begitu dasyat era tersebut. lihat bagaimana Drummer Alex Marques lebih semakin atraktif memainkan Skill Drumming-nya disini. skilled musicianship into primal patterns of gorgeous evil that alternate between massive chord schemes and chugging morbidity. Even better, the band has an unusual knack for writing an almost 'uplifting' bridge element into an otherwise brutal piece. " Embalmed Existence " tetap meluncur ganas di awal partnya, with strong, memorable riffs and just a hint of menace lebih mengingatkan dengan Era Bermain Death Album " Leprosy juga Spiritual Healing ", teknik2 unik memang sedikit mengurangi beberapa gaya Khas seorang Alex yang selalu dikenal Permainannya di Malevolent Creation juga Solstice, sehingga memang tidak begitu menyangka saja kalau Album ini menghadirkan permainan Drum seorang Alex Marquest ! " Smell of Blood " tetap memegang Citra Style Resurrection yang memiliki Sounding Jam Riffing yang Heavy Sound as Fuck banget !! , " Torture Chamber " mungkin karakter Malevolent Creation yang bertarung dengan Deicide Konsep berada pada Track ini, Perhaps the best songs arrive near the end of the record with its writhing slugfest of guitars ! its concrete lead and bridge sequence and cheap, effective breakdown !! dan mengakhiri Track album ini Resurrection coba meng-cover Track Klasik Milik Legendaris Rock KISS " War Machine " menjadi lebih terasa unik dibawakan kembali dengan konsep bermain Resurrection sendiri, walau kadang terdengar Rockin, namun Band ini mengaransemen beberapa Typical asli lagu ini semakin lebih terasa terdengar Death Metal lagi, bisa bikin Gene Simon dan Stanley ikutan nyanyi pada track ini hehehe, groovy power as the original, but it's a curious choice for a death metal band if it lacks some of the same low-end thunder. Overall, though, this debut does deserve the status of a minor cult classic. It's not complex, dan entah kenapa Resurrection lebih memilih track ini untuk diaransemen ulang. bagi gw, Album Ini tetap mempunyai kekuatan dasyat yang ikut memberi Kontribusi penting bagi perkembangan Death Metal Internasional, Kurang begitu Produktif membuat lagu dan Jadwal yang sering bertabrakan membuat band ini beberapa kali Bongkar Pasang formasi dan hingga akhirnya memutuskan bubar jalan tahun 1996 dan beberapa tahun setelah itu banyak Fans yang masih mengagumi Kedasyatan materi " Embalmed Existence " mulai menginginkan band ini segera kembali diatas panggung dan membuat lagu2 baru, dan hal ini baru terwujud tahun 2006 saat Frontman tersisa, John Astl membangun formasi baru Resurrection dan selang 1 tahun merilis " Demo 2007 " dengan menggandeng James Murphy sebagai Produsernya, demo yang memuat 4 lagu baru ini hanya dirilis dalam format CD-R sebagai bukti eksistensi band ini tetap bernafas, dan kemudian respon langsung datang dari Massacre Records yang tertarik untuk merilis Album Kembalinya band ini pada tahun 2008 " Mistaken for Dead " namun perubahan formasi signifikan terjadi pada tubuh band ini banyak menggeser karakter utama Resurrection, dengan kata lain John Astl tidak berhasil mengulang sukses " Embalmed Existence ", yang memang banyak kalangan bilang album ke-2 tersebut terlalu bergaya " Modern " setelah menggandeng Kerjasama dengan Mark Lewis ( yang menggarap albumnya Trivium, Black Dahlia Murder, Chimera, hingga Bury Your Dead ) karena Scott Burn sendiri Sejak Tahun 2005 memutuskan untuk Berhenti total dari Dunia Musik Metal. ironis memang kenyataan akhir yang Band ini terima. Masih mengagumi Karya Seniman Hebat Dan Seagrave yang tetap digunakan karyanya di album Pertama dan kedua. "Embalmed Existence" would have been very good had it not been for two major flaws... One is that there are these extremely annoying spoken word intros by a doofus that sounds a lot like the Crypt Keeper off of "Tales From the Crypt." This may have worked had they not been included in EVERY FUCKING SONG!!! (well, except the one where it fades out as the other slithers in) After I got a few songs in I thought to myself "This is going to get annoying fast," and it did. What a terrible idea. The other thing that kills this album is that almost every song is the same. It starts out fast, slows down at the verse and then picks up again. Once you've heard one, you've heard them all.






Add to Cart More Info

Selasa, 17 Maret 2015

VA. Deaf Metal Sampler CD 1993



























VA. Deaf Metal Sampler
Deaf Records 1993

01 Vital Remains - War In Paradise 7:29    
02 Banished - Cast Out The Flesh 4:19    
03 Dissection - Cold Winds 4:21    
04 Morta Skuld - In The Shadows 4:24    
05 Chorus Of Ruin - Headstone 5:39    
06 Nightfall - Enormous Anthem Of The Death 8:48    
07 Impaler - Repel Your Faith 5:26    
08 Therion - The Return 5:12    
09 Maimed - Engulfed In Cysts 3:15    
10 At The Gates - The Architects 3:27    
11 Accidental Suicide - Method Of Murder 4:13    
12 Eucharist - The View 4:23    
13 Pitch Shifter - Landfill 3:47    
14 Doomed - Witches 5:13    
15 Prophecy Of Doom - Insanity Reigns Supreme 3:23


Menjadi sebuah Keharusan bagi label untuk melakukan Publikasi maksimal dalam teknik pemasarannya, banyak cara yang ditempuh dan membuat Sampler Kompilasi adalah salah satu Opsi Bijak mengenalkan Produk label secara maksimal bagi para Fans-nya untuk kemudian memancing Interest hingga Fans tertarik untuk membeli Produk yang tersedia. Seperti juga Deaf Records, Sub Label dari Peaceville Records ini lebih eksis merilis Genre Death, Grind dan Metal ketimbang Doom Metal yang menjadi bagian utama di Peaceville Records. menjadi Rilisan yang ke 12 bagi Deaf Records menjadi kesempatan untuk mempromosikan beberapa Rilisannya memasuki Tahun 1993 inilah Deaf Metal Sampler ! yang pernah beredar di Pasaran Indonesia, dan sayang banget versi kaset pertama gw udah Raib dibawa temen yang pinjem tapi ga ada niat buat kembalikan lagi, fuck Off !! sampai akhirnya gw menemukan versi CD-nya dan akan gw Uraikan materinya disini seperti biasa hehehehe, semoga membawa Informasi berguna aja :) ... Tahun 1993 memang tahun dimana Deaf Records sedang gencar2nya menyiapkan sejumlah rilisan, dan sampler kompilasi ini dimulai oleh Kehadiran VITAL REMAINS dengan " War In Paradise " yang dicomot dari full album pertama mereka " Let Us Pray " Tahun 1992, sambutan Black Death Elegan dari Kegelapan tercangkup dalam permainan Dasyat Formasi pertama Band asli Providence, Rhode Island yang eksis sejak tahun1988 adalah salah satu Pioner Death Metal yang disegani Internasional Scene !, Songs are really long, which turned me off in my younger years, but when analyzed today, they're epic and expertly crafted. There are tons of different moods and shades of darkness, all of them wretchedly evil and malicious. Ah, this is REAL death metal! Take the best parts of Possessed, Hell Awaits-era Slayer, early Death, early Samael, Morbid Angel, Mercyful Fate, Candlemass, Black Sabbath, and roll it into one pissed off bombshell, and you've got this album. dan sampai saat ini album pertama Vital Remains ini memang menjadi salah satu Album Faforite sepanjang masa. .... lalu BANISHED kemudian menyerang dengan Track " Cast Out The Flesh " dari materi Album pertama " Deliver Me unto Pain " tahun 1993, band Reinkarnasi dari Nama Baphomet ini sepanjang sejarahnya dari tahun 1992 bermarkas di Buffalo, New York ini banyak memberi Kontribusi Permainan Death Metal yang kaya dengan gaya Total Fucking Slam-nya Internal Bleeding dan beberapa sentuhan Beat Groovy ! as always is one of the best ever in the death metal style. destructive riffs with finesse of zombie; his parts are simple, but so heavy that your head may explode from headbanging. Each of BANISHED members is skilled in death metal craft to perfection and also their composing and the ideas they bring on every release are of the highest quality. These guys just knew how to do it! kemudian karakter Musiknya ini diketahui banyak mengilhami Band style seperti Dying Fetus. ... lalu DISSECTION meluncur dengan " Cold Winds " merupakan Exclusive track yang dipersembahan Untuk sampler kompilasi ini, track lagu yang dibuat saat Penggarapan Demo ke-2 " The Somberlain  " Tahun 1992 ini masih begitu terasa Klasik Gaya bermusik Melodic Black/Death Metal Populer diera 90-an yang harus membubarkan diri tahun 2006 setelah sang Frontman Gitaris Vokalis, Jon Nödtveidt melakukan aksi bunuh diri dengan cara menembak dirinya diusia 31 tahun, yang mayatnya pertama kali ditemukan oleh polisi dalam sebuah Lingkaran pentagram sebagai salah satu Proses Ritual satanik-nya, Tragis memang bagi salah satu Legendaris pengusung Melodic Black/Death Berpengaruh ini. tempo changes, dark and beautiful melodies, sinister tremolos, acoustic guitars and Nodtveidt’s vicious vocals make for an insanely good song, and album for that matter, as a lot of the songs here contain a lot of the same kind of elements. has a fair amount of melody, whether it’s through the tremolo patterns or a soothing melodic solo that pierces through the blistering riffs, Dissection always has just the right amount of melody. .... trus MORTA SKULD dengan " In The Shadows ", Pioner Old School Death metal asli Milwaukee, Wisconsin terbentuk sejak 1990, mencoba mengenalkan full album pertamanya " Dying remains " tahun 1993, Morta Skuld sounded less like a companion to Autopsy's filthy sound and more like a straight shot of Obituary influenced death metal with hints of Deicide. Mostly it was mid-tempo death metal with no frills or forward thinking, coming to the table with nothing more than riff after riff of death metal goodness. yup masih asli dengan pengaruh kuat In The vein Obituary, Deicide serta beberapa Gaya Autopsy, Morta Skuld menawarkan Konsep Death metal yang kental elemen Headbang-nya. There isn't a whole lot to these songs aside from some pounding rhythms and grooving riffs that never really launch out of mid-tempo. That in itself is not necessarily a bad thing, especially if all you really want out of your death metal is just something to headbang to and have a blast while doing it. ..... CHORUS OF RUIN selanjutnya meluncur Dengan Track Kelamnya " Headstone " melalui sentuhan kental Melodic Doom/Death Metal, dan Track tersebut juga secara Exclusive dipersembahkan untuk Kompilasi sampler ini telah mengalami Re-Make ulang dari demo ke-2 mereka " Swan Dive " Tahun 1992. sentuhan Padat My Dying Bride, Gathering juga Paradise Lost amat terasa pada beat musiknya. dan masih menyumbangkan Exclusive Track-nya, giliran NIGHTFALL melaju dengan " Enormous Anthem Of The Death " melalui sentuhan Melodic Death Doom Metal yang desperately banget atmosfirnya diluncurkan oleh salah satu Dedengkot band asli Athens, Attica, Greece. Nightfall has mutated almost incessantly through the years, originally working in a nexus of black, death, and doom metal before deviating into a more trendy, Gothic metal direction in the later 90s, but I've always found myself more partial to their formative works, in particular this album and its successor Macabre Sunsets. The band was also able to get a full-length together a year or more before peers Rotting Christ and Septic Flesh, so the debut bears mention as one of the first Greek extreme metal long-players. disambung lagi dengan IMPALER meluncur buas dengan " Repel Your Faith " yang comot dari Full album pertamanya " Charnel Deity ", Impaler mempersembahkan gaya Old School Death Metal in the Vein-nya Obituary dan Morgoth lebih enerjik dan kelam aromanya. band asli Leamington Spa, UK yang sejak terbentuk bernama Carnage tahun 1991 saat ini memang meninggalkan sebuah kenangan untuk 1 album pertama dan terakhirnya, Impaler sound very primitive. Downtuned horror riffage (and infamous slower "chugga-chugga" shredding), a lot of tempo changes from doomy to fast, good ol' English death metal all the way, with insane thrash riffage and solos thrown in every now and then. The album begins with a GREAT horror intro of the first song (these sounds from hell might have been taken from Phantasm movies, I bet), which by the way is the catchiest one on the album. Some solos are quite warped and add to that otherworldly atmosphere. Raw demo level production (pretty heavy with farty bass sound) and partly sloppy playing, especially by the drummer (also, he pretty much sticks to the basic things), just add more of that primitive edge and "let's fucking lay it down" attitude to it. .... lalu THERION dengan " The Return " dari materi album Pertamanya " Of Darkness.... " Tahun 1991, band yang saat ini lebih dikenal dengan gaya Symphonic/Operatic Metal pada album pertama ini masih memainkan konsep death metal yang begitu kental. Therion started off as a death metal act to turn into something more acoustic and always less extreme as the time passed by. This “…Of Darkness” album is a dark piece of gloom death metal that has also some more dark and ritualistic passages. Lots of parts reminded me Cemetary because they are doomy with the keyboard sounds to fill the air with a sense of decadence and pure darkness. …Of Darkness is a good piece of old school death metal, but don’t expect a masterpiece. Maybe you can be stunned for its violence and the surprise of having learnt that Therion played hard and dark a long time ago more than the music itself… MAIMED lalu memuntahkan " Engulfed In Cysts " yang exclusive dipersembahkan buat kompilasi ini, band asli Midlothian, Illinois yang terbentuk sudah sejak 1989 ini memainkan konsep Death Metal yang dipadukan dengan elemen doom Metal. This is a very brutal very early death metal demo that I feel was way ahead of its time. It's very "slammy" - lots of groove riffs. Maimed's music has a definite hint of Obituary, musically. The vocals, however, are very extreme death metal styled lower-to-midrange. I think that if this demo sounded better that you could easily pass it off as being released recently. There are no modern blastbeats at all on this demo, but it definitely maintains much brutality throughout. Whereas much early death metal lacked depth and songwriting, I don't feel it to be the case with this demo or band. I've seen this band referred to as doom in some arenas, but I'd have to disagree. dan sayang memang jika sepanjang karirnya band ini hanya mempunyai 1 demo sebagai rilisannya. AT THE GATES selanjutnya meluncur cepat dengan " The Architects ", salah satu Pioner Gothenburg Death Metal sound ini memang sudah melaju keras dan sadir melalui aransemen musiknya. diambil dari materi album " With Fear I Kiss the Burning Darkness " tahun 1993, namun aslinya track tersebut sudah direkam sejak " Promo Demo 1992 ", dan sebagai Bonus Track Reissue album ke-2 ini, " The Architects " mengalami Proses Mastering ulang. masih konsis padat mengusung Melodic Death Metal dengan Gothenburg Sound-nya. is somewhat buried under the flurry of drums and guitars, but sticks through sometimes and makes the floorboards shake with sub-sonic breaks. The guitars sound like graceful saws digging into flesh and bone, sounding like a half-way point between quiet, lo-fi, and fuzzy black metal and sludgy, gritty entombed style death metal. a bit shaky here and there, sometimes sounding clear through the mix, sometimes being buried underneath the mass of writhing guitars. Overall it is a stunning album with no weak songs. It is unlikely most things i have ever heard and possibly the quintessential melodic death metal album. ... lalu ACCIDENTAL SUICIDE memuntahkan " Method Of Murder " yang diambil dari materi Album pertama "  Deceased " tahun 1992, Death Metal band asal Milwaukee, Wisconsin yang eksis sejak 1989 cuman banyak meninggalkan catatan sejarah lewat 1 album pertama dan terakhir kalinya. The guitars move quite quickly throughout the record, but the overall tempo of the songs is mediated by the drums, which run from slow to mid-tempo, with only a few fast parts. The strings utilize a foggy, blunt tone that is fuzzy without being ear-piercing or unclear. The bass is low and deep, with blunt attack and no punch (likely the bassist uses fingers rather than a pick). Add to this some vocals that rely on quick jumps from high-pitched shrieks to guttural growls in the same syllable, and the net effect is a sound that is gentle enough to convince you to let your guard down, yet for this reason manages to infect you with absolutely sickening melodies and tones. ... EUCHARIST, exclusive mempersembahkan Track " The View ", Melodic Death Metal cadas asal Veddige, Swedia ini dibentuk oleh Drummer Daniel Erlandsson yang merupakan saudara kandung dari drummer Adrian Erlandsson nya At the Gates, Cradle of Filth, dan The Haunted. menawarkan komposisi Melodic Death Metal yang memiliki Beat lebih cepat dan permainan dinamis. The music functions and flows in a similar vein as early At the Gates and Dissection, with streaming melodies of the fast-picked tremolo variety guiding songs through a series of thematically defined movements in progressive structures, threading a flowing motion of delicate beauty through a multi-tiered structural carving of raw and dark emotion in a continuous process of existential self-discovery and observational perception of external conflicts, executed with deadly instrumental precision. kemudian PITCHSHIFTER, Industrial Metal asli Nottingham, UK eksis sejak 1989 saat sekarang ini lebih dikenal dengan sentuhan Nu Metal dengan Industrial elemen, jelas sangat berbeda penampilannya di Full album Pertama " Industrial " tahun 1991, masih begitu kental Attitude metal-nya sebelum ngetop dan Mainstream sekarang ini, beberapa sentuhan Padat Godflesh dan Dead World. This is where Pitchshifter created their distinct style. Their use of melody is not the melody that can be compared to styles of bands in the melodic death metal realm, but it’s melody which makes the album sound all the more bleaker. and its key elements to achieving this is minimalism along with incorporating unorthodox guitar harmonies and low grunts over the primitively produced music. Typically, minimalism is looked down upon amongst music fans (especially metal in my opinion) but in Pitchshifter’s case, it’s the key to creating their enjoyable eerie tunes. Their music invokes that cold feel of being surrounded by industrial steel in an urbanized society and also the hatred of people. DOOMED meluncur dengan " Witches ", band Doom/Death Metal/Grindcore/Hardcore Asal California ini merupakan Band Proyek 3 member Autopsy, Chris 'Cursed' Reifert, Danny 'Doomy' Coralles dan Eric 'Erck' Cutler. memainkan konsep musik yang Kompleks dan begitu Eksperimental, sangat terasa tertuang dari materi Single " Haematomania " 1992. dengan sounding Musik yang masih membawa sentuhan kental Autopsy, Doomed lebih menawarkan konsep yang Unik. dan Track Akhir di Tutup dengan " Insanity Reigns Supreme " nya PROPHECY OF DOOM, Band Death Metal/Grindcore sentuhan Doom Metal asal Tewkesbury, UK sedang mempromosikan album full pertamanya " Acknowledge the Confusion Master " Tahun 1990. with it's mid tempo guitars, thrashing riffs, a distinctive sludgy bass sound and furious d-beat styled drums, coupled with sickening... gut churning, rabid pit-bull vocals that are definitely reminiscent of the early Carcass releases. tentunya untuk Fans klasik karya Napalm Death, Carcass, Amebix serta Axegrinder, tentu akan sangat mengenali Sounding Band pioner Death metal UK scene. Heavy riffs and doomy headbanging lead breaks that kick into sick, disgusting bursts of d-beat crust death metal grindcore fury with that distinctive pioneering 80's UK grind sound. cukup dikompilasikan dengan produksi sound yang balance dikerjakan oleh Noel Summerville, Mastering engineer asal London ini memang sudah banyak karya Keren diproduksinya. dan Artwork Kover sederhana karya Christina Barrass dilayout kembali oleh Mantan bassis Cradle Of Filth, Dave Pybus. sebuah Kompilasi memorable sepanjang Sejarah Gw terakdiksi oleh Musik Metal seperti sekarang ini.







Add to Cart More Info

Jumat, 13 Maret 2015

Cynic - Focus CD 1993



























Cynic - Focus
Roadrunner Records 1993

Jason Gobel - Guitars, Guitars (synth)
Sean Malone - Bass, Chapman Stick
Sean Reinert - Drums, Drums (electronic), Keyboards
Paul Masvidal - Vocals, Guitars, Guitars (synth)


01 Veil of Maya 05:23    
02 Celestial Voyage 03:40
03 The Eagle Nature 03:31    
04 Sentiment 04:24      
05 I'm But a Wave To... 05:31      
06 Uroboric Forms 03:32    
07 Textures 04:42    
08 How Could I 05:29


Beberapa waktu sebelumnya gw Sudah Pernah mendengar nama CYNIC, sewaktu Gw Membeli kasetnya Pestilence " Testimony Of The Ancients ", disitu gw temukan nama Bassis Tony Choy From Cynic yang tertulis sebagai Bassis-nya, dan beberapa kali liat Thanxs List Band, sering juga gw temukan nama Cynic, nah menjadi semakin penasaran dengan Nih band yang memainkan Konsep Progressive Death Metal/Fusion pada beberapa Demo-nya, kecuali pada demo awal, Cynic masih memainkan konsep Thrash metal kemudian bergeser ke Progressive Death Metal/Fusion, nah untuk pertama kalinya gw mendengar musik Cynic adalah sewaktu membeli kaset Kompilasi " At Death Doors II ", gw sangat terkejut dengan gaya Progressive Death Metal/Fusion keren yang dimainkan dengan Track fenomenal " Uroboric Forms ", permainan yang Dinamis dengan Sound Style Yang Cool abis karakter bermainnya pula ! namun sayang banget Gw saat itu ga bisa menemukan kaset nya Cynic, Hadew !! sebelum full album ini dirilis, Cynic sudah beberapa kali memukau Pihak Roadrunner Records dengan beberapa Demo-nya, seperti pada " Demo 1991 " Roadrunner Records sudah berani merilis demo yang memuat 3 lagu klasik Cynic ! yang " Uroboric Forms " Akhirnya tahun 1992 dirilis dalam album Kompilasi " At Death Doors II ". Frontman Paul Masvidal Cs ini langsung melejit nama mereka sebagai band pengusung Progressive Death Metal/Fusion keren banyak mempengaruhi Perkembangan Genre-nya kemudian. I find it alternately brilliant and maddening. There are touches of genius dashed against the rocks of mindless self-indulgence. I once described this record as a death metal version of "Rockit" era Herbie Hancock fronting Yes. You can't help but cringe at the embarrassing new-age lyrics and pseudo-philosophical noodlings, and yet... there is power here: strong rhythms, grating vocals, creepy robotics, hints and allusions to a dark sci-fi filtering of post-Human era Death (from whom this record indirectly sprung). There are times I put this record on and think it's one of the greatest things ever recorded. cuman selang waktu 1 tahun Cynic langsung menyelesaikan 8 lagu terbaiknya dari beberapa demo yang telah dimatangkan lagi aransemen musik dan Sound-nya. menggandeng Scott Burns sebagai Enjiner dan Produser handal siap menjamin sukses masterpiece dialbum perdana ini, namun masalah timbul saat Vokalis/Gitaris Paul Masvidal harus mengalami gangguan Kesehatan berbuntut dengan Hilang-nya Suara " Death " Style-nya, dan mungkin kita tahu gaya bernyanyi Paul Masvidal yang Nge-Death karakter-nya era Demo 1991, sehingga pada sesi rekaman album perdana ini digantikan semuanya karakter Death Vokills-nya oleh Tony Teegarden yang mengisi Juga Hampir semua Elemen Keyboardnya, dan menjadikan Tony Teegarden sebagai Anggota Band ke-5 sepanjang Tour Eropa sebagai Pembuka Tour Pestilence, dan saat itu pulah, Paul lebih menggunakan Gaya Vokal " Biasa " yang tetap digunakannya hingga sekarang, sebuah karakter yang membuka terobosan baru untuk band Death Metal melakukan Eksperimen! sehingga akan cukup mengagetkan Fans Cynic Era Demo 1991 dengan hadirnya Gaya Vokal " Clean " serta beberapa Female Vokal dari Sonia Otey juga Clean Vokal dari Steve Gruden ! manajer Roadrunner Records, Monte Conner semakin yakin Konsep ini bisa diterima Fans yang lebih luas dengan " Warna Baru " pada Cynic setelah Materi Demo 1991. dimulai oleh " Veil of Maya " gaya Clean & Robotic Vokal telah membawa gaya Industrial Metal pada Musik Cynic yang masih memainkan Gaya Progressive Death Metal dengan elemen Kental Jazz Fusion pada aransemennya. Kekuatan Dasyat Sound Cynic pun semakin lebih terdengar " renyah " lebih mantap dari Demo 1991 dengan permainan Full atraktif dari drummer Sean Reinert. Teksture Riff Teknikal Jason Gobel bersama Paul memang sebagai Instrumen aktif karakter Musik Cynic sejak demo 1991, dan Karakter Vokal Tony Teegarden masih tepat menggantikan Posisi Paul yang Kehilangan Suara " Death " Vokalnya. sound recording yang lebih bersih dan mantap tersajikan disini yang sebenarnya bagi gw masih menjaga konsep tetap Era Demo 1991 Banget ! Time heals all wounds however and I can appreciate Focus more now that I am older and less interested in keeping my genres so strictly dissected. " Celestial Voyage " Cynic Semakin terus melakukan Eksperimen dengan Sound Music Avant Garde hingga Industrial tanpa melepas karakter Death Metal dinamis-nya, mungkin jika kita belum terbiasa dengan gaya Death Metal dengan Balutan Gothic Vokal, akan terasa aneh saja, tapi ini bukti sebuah Terobosan Unik baru dilakukan oleh Cynic karena Insiden Vokalis Paul harus kehilangan Karakter Vokal aslinya. Progresi Riffing Jason Gobel semakian Ciamik melakukan Invasio Solo2 Cantik melodius bersama Paul dan Dilengkapi pula dengan Sentuhan Atraktif drummer Sean Reinert tetap Menjaga Kontaminasi Teknikal Death Metal dengan Beberapa Fusion Jazz yang dinamis. is notably interesting in its three-tier vocal approach of vocoder, ethereal female phrasing, and death grunts. I like the bouncy, rubbery bass grooves and double-bass aggression. But beneath this veneer is some fairly standard, straight-forward songwriting. The guitar work is mostly boring. These aren't great riffs and the solos get too self-absorbed to really make a lasting impact. " The Eagle Nature " dari demo 1991 kembali ditampilkan tanpa Full Death Vokal, Kolaborasi Gothic Vokal dengan Harsh Vokal tetap menjadi sentuhan dasyat track ini. lebih merasakan lagi Sentuhan Progresive Matematik dalam Track " Sentiment " elemen Avant Garde yang dipadukan dengan Death metal Teknikal tetap menjadi Track Andalan ! begitu juga dengan Track selanjutnya " I'm But a Wave To... ". dan selanjutnya " Uroboric Forms " Versi baru ditampilkan dengan tanpa Full Harsh Death Vokill seperti kita kenal sebelumnya, terlalu dipenuhi dengan Clean Gothic Vokal dan Robotic Pattern Vokal, namun masih menyisakan Harsh Vokal Tony tanpa menghilangkan kesan Versi awal Track Fenomenal ini. which is a gripping slice of riveting death-thrash with just the right amount of progressive accoutrement. I wish the rest of the record were more like this. Whereas Pestilence et all deviated from traditional death metal, they still retained the sort of laser-like focus to the genres initial underpinnings that this record seems to throw over completely, leaving "Uroboric Forms" the exception rather than the rule. dan terlalu " Manis " jika dibandingkan dengan Versi Demo 1991 walau beberapa Part dibuat menjadi lebih rumit lagi. lalu " Textures " adalah Track Instrumental selama 04:42 lebih mencoba Eksperimen Jazz Metal yang terasa " Soft " ala Musisi Jazz Faforite mereka, Milton Nascimento, the Beach Boys dan Pat Metheny, namun penuh dengan Skill yang menakjubkan! The level of proficiency here is staggering. Cynic made progressive-peak Death sound like rank amateur schoolchildren, and all without the expense of losing strong songwriting values. Copious amounts of guitar synthesizer were incorporate. lebih banyak Paul dan Jason Gobel melakukan Clean Solo Gitar yang Jazz Banget nuansanya, apalagi ketukan2 Drummer Sean semakin menambahkan elemen Acid Jazz yang Begitu Atraktif, sangat cocok track ini menjadi Soundtrack Pengisi Suasana Jazz Party hahahaha ... lalu CD ini diakhiri dengan " How Could I " dimulai dengan Keyboard Part, sensasi Modern Sound semakin berkembang saja dengan gaya menulis tema Science dan Filosofi. Track yang sanggup kita Sejajarkan dengan Karakter Track " Uroboric Forms " menyimpan Komposisi yang keren pula jika dibandingkan sentuhan2 eksperimental lainnya Cynic dialbum ini. memang membutuhkan beberapa waktu untuk bisa mencerna sentuhan "Unik " Track2 Cynic dialbum ini pada awalnya. The intelligence of Focus is not only found in the music, but in the conceptual groundwork for the lyrics. Applied mythology, astrophysics, and philosophy are woven into its considerable curves, and no expense is spared in creating an ambient awning that suits each thematic extraction. sebuah Masterpiece Klasik Cynic yang masih terus meninggalkan Respon yang Keren sampai detik ini mengingat perubahan Mendasar Cynic pada saat ini, album " Focus " tetap menjadi sebuah Karya Memorable semakin berkembangnya Skill Musik Death Metal yang kian Variatif dengan segala Sentuhan Open Minded-nya !! Top banget permainan Gitaris Kawakan dan Bertalenta dari Jason Gobel tetap menjadi Nilai Inspiratif bagi generasi penerusnya ! Fans musik yang Dinamis dan Matematik, Gw sarankan untuk mulai mencoba merasakan Progresi mematikan dari Masterpiece Progressive Death Metal/Fusion terbaik sepanjang masa CYNIC ! A very good album by all accounts, and certainly influential. It is the production here though that really takes its toll on the music, and while immensely indicative of the band's talent, it feels often more like a brilliant, yet grossly flawed work over any label of perfection.







Add to Cart More Info

Loudblast - Sublime Dementia CD 1993



























Loudblast - Sublime Dementia
Semetery 1993

Stéphane Buriez - Vocals, Guitars
Hervé Coquerel - Drums, Percussions
François Jamin - Bass
Nicolas Leclercq - Guitars


01 Presumption 03:51    
02 Wisdom...(Farther On) 04:28      
03 Turn the Scales 04:19      
04 About Solitude 01:30      
05 Subject To Spirit 06:00      
06 Fire and Ice 04:12      
07 In Perpetual Motion 02:25      
08 Fancies 04:44    
09 Sublime Dementia 04:12    
10 My Last Journey 03:31  
  

Menjadi di akui sebagai Band Death Metal pertama yang Muncul di scene Perancis, tentunya nama LOUDBLAST sudah begitu melegenda di Negara Fashion tersebut sejak terbentuk tahun 1985 di daerah Villeneuve-d’Ascq, Nord-Pas-de-Calais. dan pertama kali gw mengenal band ini saat seorang teman Gw di Kota kediri meminjam sebuah majalah Keluaran Negara Perancis, DECIBEL STORMS pada beberapa edisi terdahulunya pernah memuat band ini lengkap full page Flyer tentang album ke-3 " Sublime Dementia " yang pengerjaannya secara spesial dilakukan di Morrisound Studio bersama Produser dan Enjiner handal, Scott Burns seperti pada album ke-2/Sebelumnya " Disincarnate " rilisan Label yang sama, Semetery Records. menjadi rasa penasaran yang mendalam tentang album Ke-3 ini gw lanjutkan berburu rilisan ini sampai ke kota malang, dan beruntung salah seorang temen Gw meminjamkan versi kaset-nya dan barulah Gw tertarik dengan corak musiknya yang Melodic Death Metal berbalut warna Dinamis dan Teknikal pada beberapa aransemennya. Loudblast yang dikomandani oleh Gitaris/Vokalis Stéphane Buriez masih bertahan dengan Eksistensinya ketika beberapa Sobat lama mereka mengundurkan diri saat sekarang. Loudblast Pernah mengalami Perpecahan tahun 1999 pasca merilis album Ke-4 " Fragments ", namun kembali terbentuk sejak tahun 2003  yang cuman selang 1 tahun merilis album ke-4 " Planet Pandemonium " tahun 2004 dengan formasi barunya. tapi sekarang Gw coba menulis tentang Album ke-3 " Sublime Dementia " yang menjadi sebuah Masterpiece klasik terbaik walau banyak kalangan bilang album mereka yang ke-2 " Disincarnate " adalah sebuah Karya Death Metal Melodius wajib. dialbum ke-3 ini Loudblast semakin terdengar matang dari segi aransemen dan sound jika dibandingkan dengan karakter Musikalitas di album " Disincarnate ", hal ini semakin terlihat matang dan terasahnya skill member-nya dan kehadiran drummer baru mereka, Hervé Coquerel yang begitu menggantikan posisi drummer sebelumnya, Thierry Pinck langsung diajak rekaman materi ini, dan mungkin hal inilah yang memberi semacam suntikan segar pada musikalitas Loudblast sendiri. sejak diawali dengan track pertama " Presumption ", telinga Gw sudah mulai dimanjakan dengan karakteristik bermain Loudblast yang semakin dinamis dan Teknikal pada permainan Enerjik drummer baru mereka yang lebih menyatu dengan Penciptaan Melodius riffing duo gitarisnya, sehingga memang sepintas gaya bermainnya lebih terasa Teknikal dengan Lick2 drumming yang Jazzy abis ! Sublime Dementia is intelligent, well played and finely crafted death metal with the great leads and technical and catchy riffs. slashing riffing Guitar sound yang lebih terasa tipis mengiris namun cukup memukau dengan Gaya bermain yang fantastis, Lead Guitar solo menjadi sebuah komponen Ritual penting menuju sebuah Kegelapan. karakteristik Gitaris Nicolas Leclercq semakin terasah kemampuannya semenjak materi sebelumnya bersama Vokalis/Gitaris Stéphane Buriez kerap saling mengisi dengan beberapa part yang memiliki elemen Old School Black Metal ala Venom serta Celtic Frost. " Wisdom...(Farther On) ", duo gitaris memang lebih terdengar Progresive riffing ketimbang Klaim sebelumnya pada band ini sebagai Melodic Death Metal band, beberapa sentuhan kental elemen Thrash metal semakin menambah komplek struktur musiknya. permainan drummer Hervé Coquerel semakin tertantang untuk menciptakan Lick Drumming yang mengejutkan, ini seperti menjadi perpaduan antara gaya lama Confessor dengan Cynic ! solo2 indah dimainkan secara bersahutan mengisi ruang kosong begitu Aransemen musik lebih banyak menyediakan tempat untuk solo gitar. " Turn the Scales ", beat tempo musik pun semakin terpancing untuk lebih naik 1 level kecepatannya. bisa jadi " Turn the Scales " menjadi tantangan Loudblast yang mulai semakin memanas dengan skill-nya, beberapa Gaya Clean Choir vokal dimunculkan disini. has kind of an old school metal feel to it, and a sweet fucking lead break in the middle for everytime ! " About Solitude " sebuah akustik track yang menampilkan Vokal cewek soprano, Sonia Lynn Otey yang bernyanyi merdu selama durasi 01:30, selanjutnya " Subject To Spirit " lebih terasa Tampil sentuhan Khas Chuck of Death banget, semakin terasa lebih dinamis progresi musikalitasnya dengan Serangan membabi buta drummer Hervé Coquerel tampil semakin liar, nice track dah !! lalu " Fire and Ice " adalah track mantap berikutnya yang diawali dengan Killer part for Headbanger ! pertarungan solo Gitar pun terjadi seru lagi track ini. lalu meredam suasana tampil Track " In Perpetual Motion " adalah sebuah Instrumental Track yang memakan durasi 02:25, elo bakalan lebih Cermat mendengarkan solo cantik Vokalis/gitaris Stéphane Buriez yang ingin coba bereksplorasi sendiri dengan Lick Guitar Riffingnya. total 10 lagu berkualitas memang menjadi produksi handal untuk gencar Loudblast Promosikan materi ini sejak pertama kali dirilis, ga heran banget Jika Pihak Label dan Band harus morogoh Kocek tebal untuk terbang ke amrik guna mengerjakan materi album ini bersama Produser dan Enjiner Handal Scott Burns di Morrisound Studio, karakter sound Gitar yang tipis menjadi Trademark tersendiri bagi band ini termasuk gaya Deathly Growl, dan Kemampuan Alamiah Drummer Hervé Coquerel lagi2 perlu mendapat perhatian penuh dengan hentakan drumming-nya yang asli tidak mendapat proses edit karena permainan yang serba Prima dan Bertalenta. menarik perhatian juga adalah artwork kovernya lukisan berjudul " Poèmes Interdits" yang merupakan bagian ide dari Photografer Cédric Wekeman yang juga membuat Sleeve artwork CD ini. What makes this whole album really good is that it still has balls, despite the technical nature, Lots of more technical bands lose their lower end and end up sounding like needless noodling. Loudblast does not. Any melodies that pop up are very tasteful and not the cheesy pow(d)er puff metal stuff. 








Add to Cart More Info

Brutality - Screams Of Anguish CD 1993



























Brutality - Screams Of Anguish
Nuclear Blast Records 1993

Scott Reigel - Vocals
Jeff Acres - Bass, Vocals
Don Gates - Guitars
Jay Fernandez - Guitars
Jim Coker - Drums


01 These Walls Shall Be Your Grave 4:36    
02 Ceremonial Unearthing 2:52    
03 Sympathy (Instrumental) 3:02    
04 Septicemic Plague 3:46    
05 Crushed 6:46    
06 Spirit World (Instrumental) 3:16    
07 Exposed To The Elements 4:46    
08 Cries Of The Forsaken 6:17    
09 Cryptorium 3:59    
10 Spawned Illusion 5:56
   

Salah Satu Florida Death Metal paling berpengaruh diera 90-an saat kejayaan Musik Death Metal semakin menanjak dengan permainan yang makin " Cadas " lagi dibanding pada perkembangan sebelumnya. dibentuk sejak tahun 1986 dengan nama awal Abomination and Darkness, hingga akhirnya memilih nama Brutality !, yess Band yang paling gw Faforit khan sejak Gw mengenal mereka di Kompilasi Rilisan Terbaik Nuclear Blast Records sejak Gw mengenal label metal asal jerman ini pada era 90-an yang sekarang telah menjadi Raksasa Metal label yang berbasis Bisnis Musik ini. dan karena di Kota gw sudah mulai Tidak masuknya lagi beberapa Kaset Metal Lisensi seperti ini, gw sempat dibikin kelabakan untuk harus kemana mencari Kaset2 metal seperti ini yang sepertinya saat itu sangat langka ! selain beberapa cuman kaset HardRock yang Sweet, mungkin hal ini sebagian dari salah satu Imbas efek Krisis Moneter di Indonesia yang terjadi pada Era Kepemimpinan Soeharto yang berkuasa di negeri ini selama 30 tahun !, Rupiah mulai terserang kuat di Agustus. Pada 14 Agustus 1997, pertukaran floating teratur ditukar dengan pertukaran floating-bebas. Rupiah jatuh lebih dalam. IMF datang dengan paket bantuan 23 milyar dolar, tapi rupiah jatuh lebih dalam lagi karena ketakutan dari hutang perusahaan, penjualan rupiah, permintaan dolar yang kuat. Rupiah dan Bursa Saham Jakarta menyentuh titik terendah pada bulan September 1997. dan walau Saat itu Indonesia memiliki “current account deficit” dan perawatan kecepatan pertukaran pegged menyemangati peminjaman luar dan menyebabkan ke keterbukaan yang berlebihan dari resiko pertukaran valuta asing dalam sektor finansial dan perusahaan, terjadinya Krisis moneter ini juga sangat mempengaruhi industri Musik di indonesia yang kerap melakukan Import Musik dan Produksi besar, yah Sangat telat sekali Gw memiliki Kaset Album pertama Jagoan Death Metal Florida yang namanya sangat melegenda dalam Death Metal Movement ini jauh sebelum gw lebih dulu kenal nama mereka di beberapa Kompilasi Nuclear Blast Records yang pernah dirilis. awal mula gw mendapatkan Kaset ini adalah Kaset Import yang dilisensi oleh Negeri Tetangga, Malasya, metalhead era 90-an pasti sangat mengenal nama Valentine Sound Production atau yang lebih terkenal disingkat sebagai VSP menjadi Distributor kaset2 Import metal untuk pasaran Indonesia dan Asia, dengan harga yang lebih Mahal, Rilisan2 VSP ini selalu diburu dibeberapa Distro2 dan lapak pas Gw liat Event Metal era 90-an loh hehehehehe, seperti yang Gw ingat, salah satu distributor Terbesar di Indonesia, PT. Indo Semar Sakti mulai membatasi Distribusi berlisensinya di Wilayah Indonesia, hadewww sayang banget deh, dimana Gw mulai sangat kesulitan menambah Koleksi Kaset metal Gw hik hik .... " Screams of Anguish " oleh beberapa Media dianggap sebagai excellent Album transition yang dimuntahkan oleh Salah satu legendaris Death Metal terbaik Florida death scene. sebelum bergabung dengan Nuclear Blast Records, Brutality sudah beberapa kali memuntahkan 5 demo, 1 Ep dan 1 Single, sehingga Bisa ketahuan kalo Brutality telah memiliki Materi Yang lebih matang untuk diproduksi secara Internasional melalui " Scream Of Anguish " ini. menawarkan permainan Death Metal yang lebih " Cepat " dan " Buas ", sentuhan Melodius Solo Gitar ala Morbid Angel dipadu dengan Ganasnya Cannibal Corpse, raungan Growl Vocalis Scott Reigel sangat menggetarkan Semangat Metalhead akan lahirnya The Next Death Metal yang lebih mulai wajib tampil ngebut dan brutal !, sangat menyita perhatian gw sejak awalnya adalah penampilan Powerfully dan enerjik Drummer bertubuh agak Mini untuk ukuran orang Bule hehehe, Jim Coker ! yang memang staminanya luar biasa untuk memainkan Twin Double Bass Drum yang mantap ! disempurnakan lagi oleh duet Gitaris mantap Don Gates dan mantan Gitaris Band Monstrosity, Jay Fernandez ! yang tampil dengan sangat Prima melalui Dark Harmonic Riffing-nya ! dibuka oleh " These Walls Shall Be Your Grave " yang memiliki Drumming Part Memorable di Aransemen Pertamanya, ya Lagu ini pertama kali Gw kenal lewat Kompilasi metal yang sempet beredar ditoko2 kaset kota Gw, dengan permainan yang lebih mantap dalam melahirkan karakter Death Metal yang menendang, band yang sempat menjadi Band anak emas Boss Nuclear Blast Records, Markus Staiger yang membiayai semua Produksi album ini setelah terpikat dengan beberapa Rilisan Awal Brutality yang mencengangkan itu. partisi musik yang Komplek dan dinamis jauh dari kesan membosankan kalo elo dengerin lagu2nya Brutality ini, denger sendiri sentuhan lembut solo gitar jeniusnya, Screams of Anguish is the best death metal album from this particular scene and year, no mean feat when up against such legends. dan sekedar info aja kalau Brutality ini sebelum menjadi sebuah kenangan penuh sebagai Florida death metal legendaris, Brutality sempat 2 kali membubarkan diri, pertama saat awal 2005 sejak Brutality bergabung dengan label Still Dead Productions dan awal tahun 2008 walau ga tampil di panggung dan membuat rekaman, Brutality semakin tidak ada kejelasan secara Permanen dengan Formasinya, sayang banget deh padahal Gw nantikan banget Reunian mereka kembali dimasa yang akan datang, dan mengobati kerinduan para Fans diehard Brutality, pada tanggal 7 April 2011, label Metal asal Beijing, China yang eksis sejak 2004, AreaDeath Productions merilis kembali Semua rilisan Brutality yang telah hilang dipasaran ( Kecuali 3 Albumnya ) dalam format Digipack Boxset terbatas 1000 kopi lengkap dengan Poster dan Booklet yang terdapat Interview dengan band ini, adapun materi di Boxset yang terdiri dari 3 CD dan 1 DVD ini memuat " Metamorphosis Demo 1991, Dimension Demented Demo 1990, Demo 1988 Version 2, Demo Recordings 1988-89, Abomination Demo 1987, Live 06-11-1990, Demo 1988 Version 1, Rehearsal for Demo 1988, Sadistic Demo 1991, Compilation Song 1997,Demo 2003, Rehearsal & Outtakes 2003, Sadistic Outtakes 1991 dan sementara Materi DVD-nya berisi Konser Brutality di Live at Ritz, Tampa 03-1992, Live at Death Fest, Knoxville, 04-01-1995, Live at Brass Mug, Tampa, 01-1992, Live in Zwickau, Germany, 22-01-1994 dan Live in Frankfurt, Germany 18-01-1994 . dan masuk Kelas 1 SMA gw menemukan Kaset Album Ke-3 " In Mourning " Tahun 1996 di sebuah Toko kaset di Kota Malang, yang awalnya Gw ragu banget apakah ini bener Brutality asal Florida atau Brutality yang laen, ya karena minimnya Informasi band metal saat itu, kaset yang ga banyak menampilkan Artwork selain Lirik lagu aja itu sangat mengagetkan Gw dengan Progresi Permainan Brutality yang menggilas lewat Brutal Death Metal-nya tanpa banyak melepas karakter Utama band. hingga sekarang gw masih memutar album2 Brutality dan yang paling Gw faforite kan karena pengaruh yang luar biasa adalah album " Screams Of Anguish " yang beberapa kali di Rilis ulang oleh Nuclear Blast Records dan Metal Mind Productions ke Pasar Metal Internasional. formasi Brutality sebelum ga ada lagi kabarnya adalah Jeff Acres - Bass, Vocals, Angelo Duca - Drums, Jay Fernandez - Guitars, Demian Heftel - Guitars dan Scott Reigel - Vocals.  If you want a band that seamlessly combines uncompromisingly heavy riffs, excellent melodies, a chaotic atmosphere, and deep guttural vocals, then look no further, because Brutality has it. This is seriously one of the most underrated death metal bands out there !!!








Add to Cart More Info

Rabu, 11 Maret 2015

VA. At Death's Door II CD 1993



























VA. At Death's Door II
Roadrunner Records 1993

01 Fear Factory - Martyr 4:06    
02 Disincarnate - Stench Of Paradise Burning 4:54    
03 Suffocation - Prelude To Repulsion 4:43    
04 Cynic - Uroboric Forms 3:48    
05 Gorguts - Hideous Infirmity 4:07    
06 Sorrow - Illusion Of Freedom 4:51    
07 Death - God Of Thunder 3:57    
08 Malevolent Creation - Piece By Piece 1:56    
09 Atrocity - Unspoken Names 5:25    
10 Brujeria - Padre Nuestro 2:13    
11 Immolation - No Forgiveness 4:14    
12 Skin Chamber - Sucked Inside 7:44


Kehadiran Kompilasi Produksi Label Roadrunner Records ini juga begitu sangat Memorable banget dalam Adiktif Gw dengan Musik Metal, mungkin Roadrunner Records diera 90-an menjadi salah satu label yang banyak merilis band2 Death Metal keren seperti album2nya Malevolent Creation, Suffocation, Deicide, Gorguts, Fear Factory, Brujeria dan masih banyak lagi, secara Eksklusif melepas Kompilasi ini yang menampilkan beberapa Track Lagi yang belum pernah dirilis sebelumnya dalam Format Cover Version dan Unreleased Track. pertama kali Gw mendapatkan Kaset Pita ini waktu Gw sudah duduk dibangku SMP kelas 2 dan masih suka mengenakan Celana Pendek, dengan harga saat itu cuman 7 Ribu perak loh, dan bangganya banget, Kompilasi ini cuman ada 1 di seluruh Toko kaset Kota Gw hahahahaha ... kehidupan Musik gw tahun 1993 sudah jauh lebih baik, gw udah punya Tape Compo baru yang jauh lebih keren dari Tape Deck Butut gw sebelumnya, sehingga Gw merasa sangat nyaman dengan mendengarkan album Kaset Kompilasi yang mempunyai artwork keren dan Informasi tentang Band dan rilisan di Booklet Cover kasetnya, tapi sayang-nya ga ada Gambar band satupun yang dipajang disini hadewwww, tapi yang penting Gw cuman mencari Isi lagunya hehehehe, menjadi berbeda dengan Format CD dan Kasetnya adalah Urutan Track List band-nya, atau mungkin ini kesalahan cetak Pihak PT. Indosemar Sakti Aja sebagai Distributor-nya? Urutan CD dimulai Oleh Track Fear Factory, sementara Format Kaset-nya Fear Factory berada pada Side B-nya hehehehehe, Ok Gw cerita tentang Format CD aja yah biar lebih enak hehehehe, FEAR FACTORY membuka Jumpa awal dengan Track Konvensional " Martyr " yang begitu Mantap dan Impresif sebagai salah satu Band Industrial Death Metal terbaik Scene Metal Internasional, diambil dari Single " Replica " tahun 1995 yang kemudian dirilis juga dalam Full album ke-2 " Demanufacture " Tahun 1995 juga, Fear Factory melenggang Kuat dengan karakter-nya untuk mengguncang Scene Metal Internasional, menjadi album terbaik ke-2 setelah Album pertama " Soul of a New Machine " tahun 1992, band ini memang sangat Populer dengan gaya Sounding-nya yang mantap oleh permainan Gitaris Terkenal Dino Cazares, dan terus terang awalnya inilah yang menjadi awal pertama kali gw mengenal nama Fear Factory lebih dalam setelah melihat langsung Video Clip Lagu " Replica " ini yang Muncul Di MTV Headbanger, saat masih bisa dijangkau dengan antena Parabola Rumah gw hehehe, gw merasa heran dengan gaya Death Metal-nya yang bagi gw terasa " Unik " dan " Beda " dari yang gw kenal sebelum2nya, ga yangka banget nih band memang asli keren abiss !! Jenn ... Jenn ...Jennn ... Sotoooo ... Baksoooo ....Hahahahahha, pertama kali Gw Remind banget dengan Refrain-nya begitu wkwkwkwkwk ... Kemudian DISINCARNATE langsung Memukau gw dengan Permainan Dasyatnya, band Baru bentukan Gitaris death Metal Terbaik James Murphy yang namanya pertama kali Gw kenal maen diband Obituary ini memainkan Konsep Death Metal yang apik, penuh Aransemen yang Progressive dan teknikal pada beberapa sentuhan Riffing-nya, James memulai Solo barunya ini tahun 1992 bersama dengan drummer berbakat Alex Marques-nya Malevolent Creation saat itu, diambil dari materi album perdana dan terakhir kalinya " Dreams of the Carrion Kind " tahun 1993 yang menjadi album penting Death Metal yang masih terus diburu hingga saat ini. gantian langsung Jawara Brutal Death Metal legendaris yang dipercaya sebagai Band pengusung Konsep Brutal death Metal pertama kali SUFFOCATION, melaju dengan " Prelude To Repulsion " dari album Full ke-2 " Breeding the Spawn " Tahun 1993 setelah Album perdana Mengagumkan dan paling Bersejarah dalam Movenment Brutal death Internasional " Effigy of the Forgotten " Tahun 1991 gw miliki lebih dulu sebelum Kompilasi ini Gw beli, Jawara terbaik asal Centereach, New York yang eksis mulai 1988 ini tetap menjadi Band Legendaris untuk memulai Konsep Death Metal yang lebih Bertenaga dan Brutal ! ... dan untuk pertama kalinya gw mencicipi Musik CYNIC, setelah beberapa kali mengenal nama mereka dibeberapa Thanxs List album Band, Jawara Progressive Death Metal asal Miami, Florida yang eksis sejak 1987 menjadi legenda tersendiri bagi perkembangan Musik Metal yang berpadu dengan gaya Progresive setelah nama Besar Death ! dengan Single " Uroboric Form " dari Demo 1991, Cynic masih melaju sadis dengan gaya bermain yang Teknikal dan Proggresive pada setiap aransemen musik kerennya, dan yang Gw suka, Vocalis dan Gitaris Paul Masvidal masih menggunakan karakter Vokal Harsh Middle Scream gahar disini, ga seperti Musikalitas band ini menjadi lebih terdengar Fusion saat ini. selanjunya ada GORGUTS dengan " Hideous Infirmity " dari album ke-2 mereka " The Erosion of Sanity " Tahun 1993 setelah sebelumnya gw lebih mengagumi Album pertama dan terbaik sepanjang masa Band Technical/Avant-garde Death Metal asal Richmond, Quebec, Canada " Considered Dead " Tahun 1991 setelah Gw pertama kali mendengarnya pada sesion Program Radio di Kota gw yang bertahan pada beberapa sesi dan akhirnya Hilang dari Udara hahaha, kenal namanya pertama kali adalah Gorglits, entah apa karena salah denger, gw jadi agak bingung waktu mencari kaset-nya ditoko hingga akhirnya baru nemu nama band-nya sebagai Gorguts hahahahha dasar lebay deh gw waktu. dengan tarikan Konsep musik yang lebih dinamis, bius band ini memang sangat mujarab meracuni selera gw. disusul kemudian oleh SORROW, band Death/Doom Metal Kebanggaan Scene Amrik era 90-an, terbentuk sejak tahun 1991 dengan nama awal Apparition, band ini sepanjang karirnya hanya merilis 1 album " Hatred and Disgust " Tahun 1992 yang diyakini sebagai album Death/Doom Metal terbaik era 90-an, sebelum akhirnya band ini bubar jalan !! sayang memang, padahal single " Illusion Of Freedom " dikompilasi ini dimainkan dengan Struktur musik yang asyik. selanjutnya ( kalo di Versi Kaset Pita urutan lagunya adalah Side A .ed ) ada DEATH, Legendaris Death/Progressive Metal pertama kali yang menjadi bagian penting perkembangan Death Metal Internasional, Band yang mulai eksis sejak tahun 1984 dengan nama awal sebagai Mantas ! dipimpin oleh Almarhum Frontman Chuck Schuldiner yang wafat tahun 2001 setelah menderita Kanker Otak, di Kompilasi ini secara Ekslusif meng-cover version Track lawas milik legendaris Rock Music, KISS ! " God Of Thunder " dalam versi Death Metal yang asyik tentunya. gene simon & Paul Stanley dijamin Headbanger mendengar Track lagunya jadi Keren begini hehehehehe .... lalu gantian Legendaris Florida Death Metal populer MALEVOLENT CREATION yang memversi Ulang " Piece By Piece " Slayer dalam style band menjadi lebih ganas dan liar !! bisa denger sendiri Raungan Vokalis Brett Hoftman siap bikin Tom Araya tersenyum puas lagunya menjadi cool begini. disusul kemudian lagi oleh ATROCITY, Band Technical Death Metal Veteran asal Ludwigsburg, Baden-Württemberg, Jerman yang sudah ada sejak tahun 1985 memang kita kenal pada album Pertama " Hallucinations " tahun 1990 dan Keduanya " Todessehnsucht " tahun 1992 memainkan konsep Technical Death Metal, dan entah kenapa hingga Frontman Vokalis Alexander Krull yang juga Suami dari Mantan Vocalis Gothic Metal Theatre Of Tragedy, Liv Kristine ini mengubah Konsep music band ini menjadi Electro Gothic/Ethno yang bikin Boring? padahal kalo menyimak track " Unspoken Names " dikompilasi ini dari Album ke-2 " Todessehnsucht  " tentunya kita akan terheran2 kalo telat mengikuti perkembangan awal band ini. dan selanjutnya sangat garang memukau penampilan Band berbahasa Mexico BRUJERIA dengan " Padre Nuestro " dari EP ke-2 mereka " Machetazos " Tahun 1992 dirilis oleh Alternative Tentacles, secara eksklusif dihadirkan kembali dikompilasi ini dengan Re-Mastering Ulang, Band yang sempat ngetop namanya di scene indonesia diera 90-an, dimana Konsep Psychogrind begitu populer dengan baju Tentara warna Hijau, dan kalau ditempat Gw namanya baju hansip menjadi sebuah Fashion yang mewabah coy hahahaha, Brujeria sendiri adalah Band Misterius diawal kemunculannya tahun 1989 sebagai Band Keroyokan beberapa artis roster Band Roadrunner Records, ada nama Dino Cazares-nya Fear Factory, Shane Embury Napalm death, dan masih banyak lagi, karena memang Proyek keroyokan ini selalu berganti2 Formasi dengan Nickname dari beberapa nama Residivis terkenal di media Amerika Latin, yang merahasiakan identitas mereka pada penampilan panggung serta Imej Pose band, lagu2 berbahasa Amerika latin menjadi Konsep Utama mereka hingga sekarang dengan tema2 sosial Politik keras dan Pembunuhan nyata, Brujeria menjadi band Paling Kontroversial sepanjang era 90-an pokoknya. dan liat saja beberapa artwork cover-nya yang sangat " Gore " dan Memang diambil dari Photo nyata kerap mendapat sensor dibeberapa Toko Kaset dan CD internasional, namun toh Album2 Brujeria selalu Banyak dicari Penggemarnya. kembali lagi untuk pertama kalinya gw mengenal Musiknya IMMOLATION setelah Gw sering mendengar nama band ini, Band Death Metal dengan Atmosfir musik yang Hitam dan Kelam menjadi salah satu Pelopor digenre-nya sejak terbentuk tahun 1988 dengan nama pertama sebagai Rigor Mortis, band pimpinan Bassis dan Vokalis Ross Dolan ini memang banyak menjadi Pengaruh penting Perkembangan Genre Death Metal dengan nuansa yang kelam, dari album Full Pertamanya " Dawn of Possession " Tahun 1991, Immolation melacu Kelam dengan Single " No Forgiveness ", dan pada Track akhir kompilasi ini disudahi oleh Penampilan Track Milik Industrial Alternative Rock yang kental elemen Sound Metal-nya, SKIN CHAMBER asal Boston, Massachusetts yang eksis sejak tahun 1991, lewat 2 albumnya " Wound " Tahun 1991 dan " Trial " tahun 1993, band ini hanya bertahan beberapa tahun sebelum akhirnya membubarkan diri tahun 2008 pasca kematian Chris Moriarty - Drums, Vocals, Percussion, Samples, duo Industrial metal ini rupanya membawa pengaruh Penting dalam perkembangan genre Industrial metal internasional, tapi sayang banget gw kurang begitu respect dan menikmati Genre musik ini, jadi ga bisa komentar banyak deh, coz dah keburu bosan dengan konsep musiknya hahahaha. Bisa jadi Kompilasi At Death's Door II menjadi Kompilasi paling keren yang pernah dirilis oleh Roadrunner Records yang sekarang lebih membuka diri pada genre musik eksperimen dan Non Metal sekalipun dalam rosternya. bukti sukses kompilasi ini dibuktikan telah beberapa kali dirilis ulang dalam berbagai format ke pasaran Internasional dan masih menjadi Perburuan hingga saat ini, gaungnya memang tetap terbaik dibanding part sebelumnya At Death's Door I yang kurang diminati hehehehehe ... Memorable Compilation For My Diehard metal fans dah !







Add to Cart More Info