Tampilkan postingan dengan label [Doom Metal]. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label [Doom Metal]. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 September 2015

VA. Metal Massacre Vol. I CD 1982



























VA. Metal Massacre Vol. I
Metal Blade Records 1982

01 Steeler - Cold Day in Hell 4:17
02 Bitch - Live for the Whip 5:19
03 Malice - Captive of Light 3:21
04 Ratt - Tell the World 3:16
05 Avatar - Octave (instrumental) 3:48
06 Cirith Ungol - Death of the Sun 3:56
07 Demon Flight - Dead of the Night 2:35
08 Pandemonium - Fighting Backwards 3:44
09 Malice - Kick You Down 4:28
10 Mettallica - Hit the Lights 4:25


Genap Berusia 33 Tahun Sudah Kompilasi paling legendaris bagi Fans Musik Cadas Heavy Metal yang menjadi album kompilasi Besutan Pertama awal dari Founder Label Brian Slagel dengan Metal Blade Records-nya, saat dimana Brian menemukan Talenta-talenta awal yang sekarang telah menjadi Top Legendaris Heavy Metal Legends. Well, siapa yang ga kenal METALLICA, RATT, MALICE, CIRITH UNGOL, MALICE, DEMON FLIGHT, PANDEMONIUM, BITCH ??? ... Gw saranin elo Segera Pensiun Jadi Metalhead aja kalo sampe ga tau hehehe ... Meski diantaranya telah menjadi Sosok Legendaris yang tinggal Kenangan, tapi diantaranya juga masih Berjaya untuk Melegenda, Tau sendiri sapa aja :) . Bisa bayangkan aja kalo Brian Slagel tidak Menemukan talenta-talenta ini untuk di kumpulin Jadi Album Kompilasi Seri yang terkenal sebagai " Shedding Light " yang kemudian melahirkan nama-nama lain pada seri berikut-nya seperti  SLAYER, THE OBSESSED, TROUBLE, TRAUMA, OVERKILL, METAL CHURCH, VIRGIN STEELE, HELLHAMMER, VOIVOD, ARMORED SAINT, LIZZY BORDEN, POSSESSED, FATES WARNING, NASTY SAVAGE, DARK ANGEL, FLOATSAM AND JETSAM, etc. Memang Kompilasi Unsigned Band ini digagas Brian sudah sejak Tahun 1981 telah memasuki Seri Terakhirnya Ke-8 Pada Tahun 2006 yang menjadi Seri Berbeda dari sebelumnya, karena memang lebih banyak dihuni oleh Band2 Rilisan Metal Blade Records. dan menjadi paling Sangat Fenomenal pada Seri pertama ini adalah Nilai Empiris dalam Perkembangan Musik Metal pastinya dan telah 3 Kali Mengalami Pressing Release. Pada Versi Pertama-nya menjadi Number kompilasi Pertama Katalog Metal Blade Records (MBR 1001), untik Pressing Ke-2nya dirilis oleh Metalworks Records (MW 6363) juga pada Tahun 1982, namun ada yang berbeda pada Track Pertamanya " Cold Day in Hell " milik Steeler digantikan oleh Black 'n Blue's " Chains Around Heaven " kemudian pada " Hit the Lights " Metallica menggunakan Rekaman Versi Ke-2 dengan James Hetfield pada Vocal/Guitar dan Dave Mustaine Pada Lead Guitar menggantikan Lloyd Grant sebagai Versi Resmi pertama METALLICA ketika Dave Mustaine fokus posisi ke Lead Guitar (Yupz, pada Pressing Pertama METALLICA masih direkam dengan Vokal Dave Mustaine dan menggunakan nama " METTALLICA " .ed). dan pada beberapa Pernyataan resminya, James Hetfield merasa tidak puasa banget dengan Versi Asli rekaman ini. Kemudian pada Pressing Ke-3 Gantian " Tell the World " nya RATT yang dihilangkan, tapi pada Re-issue Tahun 1984 ada kembali. Memorable sekali ketika kita diajak Nostalgia dengan "Vintage" Sound serta Skill pada era itu, Siapapun yang pasti tidak akan cepat melupakannya bahkan Tetap " Hidup " meski telah Melalui 33 Tahun ini. This is the first recorded appearance of the infamous foursome, and their immense mainstream success has managed to keep this from disappearing into obscurity AND One of the unfortunate traits that these bands learned from their English counterparts is the shrill, high-pitched singing style that was popular in metal at the time !

STEELER
" Cold Day in Hell " menjadi Single Pertama Band Heavy metal Asli Nashville, TN, Amrik bentukan Vocalis/Gitar Ron Keel, STEELER sendiri memang kemudian disebut sebagai Salah Satu Pelopor Penting lahirnya Shred Guitar ! Ron Keel yang tahun 1984 pernah menjadi Vokalis BLACK SABBATH setelah lolos mengirimkan rekaman kaset melalui Audisi, STEELER juga melahirkan Musisi Kaliber seperti YNGWIE J. MALMSTEEN yang ikutan rekaman dialbum Pertama " Steeler " tahun 1983 via Shrapnel Records sebelum akhirnya membentuk ALCATRAZZ dan memutuskan bersolo Karir yang sukses secara Komersial. album Pertama " Steeler " menjadi Tonggak sejarah tak terlupakan memang bagi band untuk menjadi Rekaman Penuh pertama dan terakhir kalinya.

BITCH
Terinspirasi awal oleh Aksi Teatrikal Menarik dari ALICE COOPER, Los Angeles Heavy Metal dengan Female Fronted Betsy Bitch bentukan tahun 1980 terkenal membawa Lirik Berbau Sadomasokisme, BITCH kemudian menjadi Band pertama yang bergabung dalam roster Metal Blade Records. Jauh sebelum Doro Pesch Ngetop, Betsy Bitch lebih dulu Kesohor dengan Kontroversi-nya. Setelah sempat resmi membubarkan diri tahun 1988 ternyata tidak terbukti ketika tahun 1989 BITCH is Back !, a time when the most fundamental metal music was all we hoped for to get us through a swelter Saturday night.

MALICE
Band Amrik yang lebih banyak dipengaruhi oleh Typical Heavy Metal Eropa seperti JUDAS PRIEST, hal itu terpampang pada Karakter vocalis James Neal yang disamakan dengan Rob Halford kemudian Gitaris Jay Reynolds dengan Glen Tipton juga K.K. Downing. Meski demikian Jay Reynolds bukan sosok Gitaris biasa, Tahun 1987 pernah Menjadi Gitaris di MEGADETH kemudian juga mengisi formasi album METAL CHURCH di " The Weight of the World " dan " A Light in the Dark ". kini Jay sendiri menjadi satu satunya Member orisinil dalam tubuh MALICE dengan album terakhir " New Breed of Godz " Tahun 2012, masih membuktikan Eksistensi mereka tidak pernah mati sejak terbentuk Tahun 1980.

RATT
Americal Hardrock yang terhitung sangat sukses tahun 1980 dengan menyabet penjualan Album terbaik yang mengantarkan mereka kepada Penghargaan Gold Hingga Platinum. dengan menggamit perpaduan Musikal ala AEOSROMITH, SWEET, VAN HALEN, LED ZEPPELIN, ROLLING STONES, BLACK SABBATH, SCORPIONS, KISS dengan NWOBHM ala IRON MAIDEN serta JUDAS PRIEST. yang lalu kemudian sentuhan Blues Rock-nya, mengantar RATT menjadi Band Glam Rock Pertama dari California pada awal tahun 1980an.

CIRITH UNGOL
Heavy/Doom Metal Tertua dari California, terbentuk sejak Tahun 1972 dengan Lirik bertema Fantasi ala " The Lord of the Rings ". setelah melahirkan album terakhir " Paradise Lost " tahun 1991 yang 1 tahun kemudian CIRITH UNGOL membubarkan diri dan Tak pernah kembali.

DEMON FLIGHT
Heavy Metal proyek 3 Musisi Studio di Los Angeles : Rick Gerard (bass/vocals), H. Michael Osuna (guitars) dan Francis White (drums). Tidak seperti kebanyakan Band fledgling metal band di Amrik, Band ini lebih banyak terpengaruh pada Sound-nya NWOBHM scene. dan Album Pertama dan Terakhir " Flight of the Demon " Tahun 1982 menjadi bukti juga DEMON FLIGHT adalah diantara 1 band pertama yang di Katrol reputasi-nya oleh Brian Slagel Metal Blade Records.

PANDEMONIUM
Alaska Heavy Metal menyajikan " Fighting Backwards " dari Demo Pertama " Demon Demo " untuk Kompilasi Metal Massacre pertama ini. Band yang digawangi 3 Bersaudara Resch Pernah juga Menampilkan Drummer Glenn Holland untuk Album pertama mereka " Heavy Metal Soldiers " Tahun 1983, yang tahun 1987 Glen sempat bermain untuk W.A.S.P. dan setelah album Terakhir " The Kill " Tahun 1988, PANDEMONIUM tidak Menunjukkan eksistensi-nya lagi sampai dengan Kematian Frontman Vocalis Chris Resch pada tahun 2007.

METALLICA
Yaa ... pada awal Penulisan nama di Kompilasi ini adalah " Mettallica " bukan " Metallica ", Entah karena Salah Ketik atau Gimana, METALLICA Adalah Talenta Paling Sukses yang pernah ditemukan Brian Slagel meski pada Ending-nya Metal Blade Records tidak pernah merilis album-nya, METALLICA Akhirnya merapat ke Megaforce Records untuk perilisan Album legendaris pertama " Kill 'Em All " (Yang awalnya berjudul " Metal Up Your Ass ", karena menurut label tidak membawa nilai menjual, Akhirnya Menyisakan Artwork sebagai Histori Asli Album yang sangat dikenal " Kill 'Em All " .ed). Pada Versi pertama " Hit the Lights " ini kita masih Lead Guitar yang diisi oleh Lloyd Grant juga mendengar permainan Bassis asli, Ron McGovney sementara di Booklet Cover demo menulis nama Cliff Burton. kemudian Metallica Merekam Kembali versi Ke-2nya dan dimasukkan dalam Demo Klasik pertama " No Life 'til Leather " yang juga mengundang Kontroversi mengenai " Bentuk " Asli Cover. alasan Kualitas Track Asli pertamanya sangat Buruk karena direkam dengan Peralatan rekam 4 Track milik Lloyd Grant diapartemennya, kemudian Fans membentuk Opini sendiri lainnya, Mungkin kalian bisa mendengar versi Pertama " Hit the Lights " di Metal Massacre Vol. I untuk Opini-nya.







Add to Cart More Info

Kamis, 02 Juli 2015

Amorphis - Circle CD 2013

























Amorphis - Circle
Nuclear Blast Records CD 2013
http://www.amorphis.net
http://www.myspace.com/amorphis
http://www.facebook.com/amorphis
http://www.reverbnation.com/amorphis
http://twitter.com/_amorphis
http://www.youtube.com/user/amorphisofficial
http://www.kingfooentertainment.fi/subsites/amorphis/main.php
http://www.bebo.com/Amorphis

01 Shades of Gray 05:27    
02 Mission 04:33      
03 The Wanderer 04:43      
04 Narrow Path 04:23    
05 Hopeless Days 05:08      
06 Nightbird's Song 05:00      
07 Into the Abyss 05:36    
08 Enchanted by the Moon 05:32      
09 A New Day 06:00
     

Jan Rechberger - Drums, Keyboards
Esa Holopainen - Guitars
Tomi Koivusaari - Guitars
Santeri Kallio - Keyboards
Niclas Etelävuori - Bass
Tomi Joutsen - Vocals


Gw adalah salah satu Fans berat 2 album pertama mereka " The Karelian Isthmus (1992) " dan " Tales from the Thousand Lakes (1994) " yang mengenalkan gw pertama kali dengan indahnya genre Progressive/Death/Doom Metal yang saat itu gw mendengar dasyatnya single " Exile of the Sons of Uisliu " saat mereka berpartisipasi dalam album kompilasi Bersejarah Nuclear Blast Records, " Death Just Beginning End Part II ", rapes your ears with monolithic, booming chords and frightful, lilting melodies which feel like the shift from autumn to winter, as hope and life is drained from the very earth so that slumber may commence. tapi sayang band ini memasuki album ke-3 mulai melakukan eksperimen gaya baru yang lebih cenderung bergeser konsep menjadi lebih Modern Rock/Melodic Metal, walo kesan " Metal " nya ga begitu hilang hilang amat, komposisi musik yang mereka tawarkan kemudian menjadi New Wave Metal bagi generasi selanjutnya. Amorphis mulai harus menanggalkan gaya bernyanyi yang nge-growl menjadi Clean Vokal biasa, dan balutan melodius Riffing-nya juga tidak sekental 2 album sebelumnya. masih tetap menawarkan konsep album terakhir mereka " The Beginning of Times " Tahun 2011, Amorphis 1 tahun kemudian Vakum merilis materi karena padatnya jadwal tour mereka hingga tahun 2013 untuk pertama kalinya Amorphis mengenalkan single " Hopeless Days " bersamaan dengan Dirilis Video Clip Resminya. kemudian menyusul single ke-2 " The Wanderer " menjadi Start awal perilisan Full album Gress " Circle " ini. " My own initial response to Circle was that it was a middling but tolerable affair which did little to build upon any of their considerable body of work, but nestled safely between the progressive rock and folk metal aesthetics the Finns have been flirting with since the incredible Elegy back in the mid 90s (still a favorite). Further listens have revealed that is in fact an exercise in retread tedium, and even if it avoids the status of an outrageously 'bad' disc, I find it easily the worst of the Tomi Joutsen era, and their least interesting output since Far from the Sun...perhaps it's celebrating a 10 year anniversary of that mediocrity? " menjadi beberapa komentar tentang album baru ini dari berbagai media musik. album yang digarap dan produseri sendiri oleh Peter Tägtgren sebagai Frontman Band terkenal Hypocrisy adalah pertama kali awal kerjasamanya cukup menciptakan konsepsional album ini memiliki karakter sound yang sedikit berbeda. and it really gleams through the speakers with its overabundance of melodies, but it seems that a great deal of riff writing has been sacrificed in the name of accessibility and atmosphere. The rhythm guitars are tremendously boring throughout the record. Mindless amateur chugs like the nearly nu-metal bounce. "  Shades of Gray ", kita akan sedikit dibawa ke karakter kuat era album " Elegy " dengan Raungan Growling Powerfully vocalis Tomi Joutsen, hentakan demi hentakan komposisi musiknya memang tetap megah Amorphis ciptakan. Pesona Nu-Metal padat digabungkan dengan gaya Modern Rock yang dipadukan dengan elemen melodius. yang pasti komposisi musik Amorphis semakin dewasa dalam mengaransemen musik yang berkualitas, simple namun berpower ! These are but a distant memory, replaced by the simulacra of banal grooves and background chord patterns which almost seem subservient to the vocals and brazen synthesizer melodies which strike like a dawn's early light over a grassland plain upon which nothing much is happening. Lead-like melodies are likewise ineffectual, cleaner guitars or proggy Tuonela-style picking just there to further flesh out the atmosphere rather than author some memorable note progressions. " Mission " menawarkan Gaya melodius yang ciamik diawal part lagu masih menjadi konsep Amorphis. " The Wanderer " terdengar lebih Nge-Beat dan Melodius sentuhannya. lalu " Narrow Path " sentuhan Tradisi Etnik Finlandia dan Folky-nya terasa begitu kental. Amorphis was once so excellent at weaving together the 70s rock, blues, folk instrumentation into the harder rhythm guitars and melodies, but this all seems like a phoned in par for the course, reinforced only by a pretty sweet engineering job. The bass and drums are pristine in the mix, but rarely does either do anything interesting except rock along to the rather standard riffing construction while the keys flutter through the pennants above. " Hopeless Days " tentunya udah ga asing jika kalian pernah melihat Video Clip garapanVideo editor dan Produser, Patric Ullaeus yang sudah menggarap video Clip-nya Children Of Bodom, Dimmu Borgir, Arch Enemy, In Flames, Hammerfall, Sonic Syndicate, Sirenia, etc. " Nightbird's Song " terasa Hitam dan Gelap Atmospheric yang diciptakannya, mungkin terdengar keras track ini disini. total 9 lagu yang berdurasi 46:22 ini kembali kita akan dibawa buaian Amorphis dalam Dimensi tak berseberang dan penuh dengan Khayalan dan Mitos yang masih diyakini manusia didunia ini. especially these terribad boring palm mute chugging elements that are about as bland as week old diet white bread. Another frustration was that every time I was mentally imagine some series of rhythm guitar chords or one of Tomi's chorus melodies reaching an expected climax, it always seemed to misfire into some vapid configuration. Completely unexciting stuff... The record is all about patience, perspective and context, I suppose. About getting comfy in that same fucking eponymous circle and accepting the wisdom of catchy leads and cool singing while puffing on your new peace pipe. And I would argue that if you listened to everything from Eclipse's first song through to the last of Circle, in one go, this would seem like a noble continuation of the saga and a great bookend to the colorful adventures of the noughties. Amorphis Fans?? Get In Touch Now release !!

Really is My one heavy Fans 2 of their first album "The Karelian Isthmus (1992)" and "Tales from the Thousand Lakes (1994)" which was first introduced with the beautiful gw genre Progressive / Death / Doom Metal at that time i heard incredible single "Exile of the Sons of Uisliu" when they participated in the compilation album Historic Nuclear Blast Records, "Death Just Beginning End Part II", rapes your ears with monolithic, booming chords and frightful, lilting melodies roomates feel like the shift from autumn to winter , as hope and life is drained from the very earth so that slumber may commence. but unfortunately the band enters 3rd album began to experiment a new style that is more likely to shift the concept became more Modern Rock / Melodic Metal, walo impression of "Metal" missing, lost her ga so very, musical compositions they offer later became New Wave Metal for the next generation. Amorphis began to put off your singing style jamming Clean Vocals growl became commonplace, and bandage his melodic riffing also not as thick as 2 previous albums. still offers the concept of their latest album "The Beginning of Times" in 2011, Amorphis released 1 year later Vacuum material because of the tight schedule of their tour until 2013 for the first time introduce Amorphis single "Hopeless Days" along with Video Clip Released Officially. then following the 2nd single "The Wanderer" Start early to release full album Gress "Circle" is. "My own initial response to Circle was that it was a middling affair but tolerable roomates did little to build upon any of their a considerable body of work, but safely nestled between the progressive rock and folk metal aesthetics the Finns have been flirting with since the incredible Elegy back in the mid 90s (still a favorite). Further listens have revealed that is in fact an exercise in tedium Retread, and even if it avoids the status of an Outrageously 'bad' discs, I find it easily the worst of the Tomi Joutsen era, and their least interesting output since Far from the Sun ... perhaps it's celebrating a 10 year anniversary of that mediocrity? "be some comments on this new album of music from a variety of media. directed and produced the album himself by Band frontman Peter Tägtgren as famous Hypocrisy is the first time early enough cooperation creates conceptual album has a slightly different sound character. and it really gleams through the speakers with its overabundance of melodies, but it seems that a great deal of riff writing has been Sacrificed in the name of accessibility and atmosphere. The rhythm guitars are tremendously boring throughout the record. Mindless amateur chugs like the nu-metal nearly bounce. "Shades of Gray", we will be a little strong character brought to the era of the album "Elegy" with vocalist Tomi roar Growling Powerfully Joutsen, beat by beat of musical composition is still magnificent Amorphis created. Nu-Metal charm combined with the solid Rock Modern style combined with melodic elements. Amorphis is definitely more mature musical compositions in arranging quality music, simple but berpower! These are but a distant memory, replaced by the simulacra of banal background grooves and chord patterns roomates almost seem subservient to the vocals and synthesizer melodies roomates brazen strike like a dawn's early light over a grassland plain upon roomates nothing much is happening. Lead-like melodies are likewise ineffectual, cleaner or proggy guitars Tuonela-picking style just there to further flesh out the atmosphere rather than author some memorable note progressions. "Mission" offers a melodic style of the early part of the good song is still a concept Amorphis. "The Wanderer" sounds more Nge-Beat and melodic touch. and "Narrow Path" touch Ethnic Traditions Finland and its folky was so thick. Amorphis was once so excellent at weaving together the 70s rock, blues, folk instrumentation into the harder rhythm guitars and melodies, but this all seems like a phoned-in par for the course, reinforced only by engineering a pretty sweet job. The bass and drums are pristine in the mix, but rarely does either do anything interesting except rock along to the rather standard construction riffing while the keys through the pennants flutter above. "Hopeless Days" ga ve certainly strange if you ever see Video Clip garapanVideo editor and producer, Patric Ullaeus are already working on his video Clip Children Of Bodom, Dimmu Borgir, Arch Enemy, In Flames, Hammerfall, Sonic Syndicate, Sirenia, etc. "Nightbird's Song" Black and Dark Atmospheric felt it created, this track may sound harsh here. that lasted a total of 9 tracks 46:22 we will take this back in the crib Amorphis there is just one dimension and full of delusion and myth is still believed to be human in this world. especially palm mute these boring terribad Chugging elements that are about as bland as week old white bread diet. Another frustration was that every time I was Mentally imagine some series of rhythm guitar chords or one of Tom's chorus melodies reaching an expected climax, it always seemed to misfire into some vapid configuration. Completely unexciting stuff ... The record is all about patience, perspective and context, I suppose. About getting comfy in that same fucking eponymous circle and accepting the wisdom of catchy leads and cool singing while Puffing on your new peace pipe. And I would argue that if you listened to everything from Eclipse's first through to the last song of Circle, in one go, this would seem like a noble continuation of the saga and a great bookend to the colorful adventures of the noughties. Amorphis Fans?? Get In Touch Now release!!







imagebam.com imagebam.com imagebam.com imagebam.com imagebam.com imagebam.com imagebam.com imagebam.com
Add to Cart More Info

Selasa, 31 Maret 2015

De Profundis - The Emptiness Within CD 2012



























De Profundis - The Emptiness Within
Kolony Records CD 2012
http://www.deprofundistheband.com
http://www.myspace.com/deprofundisuk
http://www.facebook.com/deprofundistheband
http://www.youtube.com/user/DeProfundisOfficial?blend=10&ob=5
http://deprofundis.bandcamp.com

Roman Subbotin - Guitars (lead, rhythm, acoustic), Keyboards, Synthetizers
Arran McSporran - Bass (fretless)
Nick Tingle - Drums, Percussion
Soikot Sengupta - Guitars (lead, rhythm, acoustic)
Craig Land - Vocals


01 From the Depths (Intro) 01:03    
02 Delirium 07:05    
03 Silent Gods 06:11      
04 This Wretched Plague 05:13    
05 Twisted Landscapes 05:13      
06 Release 07:39    
07 Dead Inside 07:48    
08 Parallel Existence 05:56    
09 Unbroken (A Morbid Embrace) 09:07   
   

Menjauhkan dan Buat Fikiran lebih Rilex Saat mendengarkan musik Extreme adalah dengan lebih Banyak meng-konsumsi Musik2 yang bisa melarutkan suasana Hening dan bisa membuat Fikiran kita menjadi tenang, dan itupun memang kembali pada Individu Masing2 aja, seperti Gw, kalo jenuh dengerin musik yang " Berat " dan Ngebut, ya alternatif utama adalah mendengarkan musik yang jauh dengan kesan Easy Listening dalam Otak gw hehehehe seperti album terbaru band Progressive Black/Extreme Metal asal London UK ini yang memang sebelumnya lebih dikenal sebagai band Doom Metal diawal terbentuknya band ini sejak tahun 2005 dengan mengambil salah satu Titel lagu milik band faforite mereka, Abruptum sebagai nama band ini DE PROFUNDIS ! masih menawarkan beberapa sentuhan mantap progressive extreme metal yang tetap memasukkan elemen2 kental Doom Metal yang telah dipopulerkan oleh Amorphis di awal Kejayaannya. dialbum ini masih menawarkan Konsep era album sebelumnya " A Bleak Reflection " Rilisan tahun 2010, di Album baru ini De Profundis lebih tampil Matang dan Dinamis lagi. beberapa Karakter staccato structures ala Opeth dan dramatic song structures ala My Dying Brides juga ga bisa dilepaskan begitu saja. musiknya kerap berubah2 dalam beberapa tempo, dari Lambat, sedang Hingga cepat, sehingga gw lebih Enjoy sebut gaya bermain mereka sebagai progressive extreme metal saja dengan masih terdapat beberapa sentuhan Doom Metal yang Melankolis dan melodic Riff sana sini. Sekitar 1 jam lah gw menikmati CD dengan materi 9 lagu ini dengan begitu Penghayatan Sampai Ngantuk2 hahahahaha, emang lagunya Extreme, namun tetap Soft dinikmati disuasana Nyantai sekalipun. This really is a very good album and one that I'm pleased has come to my attention. To hone their craft further would only involve suggesting greater vocal variation and ever more divinely engaging songs, but in this instance De Profundis have left little room for improvement such is the perfectly weighted production job and genuine artistic endeavour in every detail of the record.






Add to Cart More Info

Minggu, 29 Maret 2015

Nadir - Exitus CD 2012



























Nadir - Exitus
Self Produce / Indiependent CD 2012
http://www.nadir-official.com
http://www.facebook.com/Nadirhungary
http://www.youtube.com/user/nadirmetal
http://www.nadir-hungary.blogspot.com
info@nadir-official.com

Gergely Turbók - Bass
Szabolcs Fekete - Drums
Norbert Czetvitz - Guitars
Hugó Köves - Guitars
Viktor Tauszik - Vocals


01 We're Here for a Cause 03:08    
02 Steal to Breed 03:06    
03 Plunderers of the Earth 02:43    
04 Hyrcanian 03:08    
05 Altamira 02:42    
06 Dog Abuser 02:49    
07 Indirect Genocide 03:57    
08 Overfishing / Gone By 02:27    
09 The Last One in the Wild 08:04


Dari Budapest, Hungaria gw kenalkan Nama Baru band Metal yang mungkin namanya ga terlalu Populer discene Indonesia, namun band yang aktif sejak Tahun 2004 dengan nama Dark Clouds udah banyak memiliki Rilisan selama ini, 5 full album dan 2 Split. dan " Exitus " menjadi album ke-5 sekaligus matang-nya perjalanan mereka memainkan konsep Death Metal dengan Lirik bernuansa " The most important issues of existence " yang mereka tulis dengan bahasa yang lebih Lugas dan mengena. Lagu2nya memang mengingatkan Gw dengan gaya bermain lamanya Bolt Thrower, Merauder, Entombed, Obituary serta Crowbar dengan sentuhan Style dan Sound yang lebih modern sehingga mampu menggeser kekuatan Band2 Inspiratif tersebut masuk dalam Karakter Death metal yang Terkontaminasi dengan gaya Sedikit Breakdown , selain lebih terasa Nge-Death beberapa Karakter Doom Metal dan Sludging juga sangat terasa pada 9 Lagu berdurasi total 32:04 yang memang bagi gw terkadang bikin Boring :( .... Ga ada yang terlalu istimewa buat Gw tuliskan disini, selain Nuansa Atmosfir yang gelap dan Hitam kerap tercipta dari Dark Riffing mengajak kita ke Nuansa Doom Metal gaya Apophis ato Amorphis lama mungkin ?     entah kenapa Band ini banyak mengalami Pergeseran dengan beberapa Materi lamanya yang Gw anggap memiliki Kekuatan dasyat yang seharusnya mereka bisa pertahankan di materi baru ini. The riffing doesn’t offer any real excitement either, and goes by without me even noticing it. And it’s difficult for me to judge this even remotely objective since I’m so incredibly subjective when it comes to deathcore. I’ll just leave it being said; this is not for me.






Add to Cart More Info

Senin, 23 Maret 2015

Lunatic Gods - Vlnobytie CD 2012



























Lunatic Gods - Vlnobytie
Agentúra DUNA S.R.O. CD 2012
http://lunaticgods.kotlina.sk
http://www.myspace.com/lunaticgods

Richard - Bass
Luboslav - Guitars
Hirax - Guitars
Majica - Keyboards
Emil - Vocals
Svarog - Drums


01 Zbojnícka 03:44    
02 Vrany riekli 05:11    
03 Starecká 04:35    
04 Právo prvej pomsty 03:40    
05 Duša plná ozvien 05:43    
06 Tak riekol les... 05:24 instrumental
07 Vreskot dneška 03:58    
08 Od priadok po zimný cas 05:13    
09 Na križnych cestách 05:10    
10 Vlnožitie 04:57

   
Atmospheric/Death/Doom/Black Metal veteran asal Slovakia ini Untuk kesekian kalinya menunjukkan eksistensi mereka dengan produktif merilis album baru di tahun 2012 dengan memuntahkan CD " Vlnobytie ", terbentuk sejak Tahun 1994 dengan nama awal sebagai Bestialit, Band ini sudah banyak merilis album2 Bernuansa Atmospheric/Death/Doom/Black Metal Intense !! sejak materi terakhir " Ante Portas " tahun 2007, Lunatic Gods seperti sedang bersemedi menyelesaikan Masterpiece terbaik ini serta kesibukan beberapa Tour-nya. dan Mungkin Album " Sitting By The Fire " tahun 1998 melalui Metal Age Productions, banyak dikenal Nama Lunatic Gods di Scene Tanah Air Kita, Karakter musik yang Kompleks memang banyak menjadi Idealis mereka sejak awal, Perpaduan antara 2 Vocal Growl dan Middle Scream, Gaya keyboard Atmospheric dari si sexy Majica serta Duet Extreme Riff Guitar Luboslav dan Hirax dengan gaya Riff Etnis Melodiusnya Memang menjadi elemen tersendiri dan menjadi Gaya Khas band ini, dan dialbum ini Bahasa Nasional Kebangsaan mereka lebih mendominasi bila dibanding dengan sebelumnya. " Zbojnícka " langsung membuka Jumpa awal dengan Extreme Riff yang gelap memaksa Gw untuk Headbang dengan Middle Part, sepertinya Gw sedang merasakan kembali Hawa Album " Heartwork " nya Carcass yang lebih diselingi dengan elemen Kegelapannya. Perpaduan Clean, Middle Scream serta Growl Vocal masih terasa kental menghiasi struktur lagunya yang banyak memainkan Irama Etnis Tradisional Skandinavia. ada total 10 Track dalam Menit ke 47:35 kita dipaksa untuk merasakan Nuansa Kegelapan dan Putus asa dari beberapa Elemen Atmospheric lagunya. Mungkin buat elo Fans Melodic Death Metal style dengan beberapa sentuhan nyata Etnis Melodius Tradisional Skandinavia, Lagu2 Lunatic Gods masih terlalu Indah buat kalian Nikmati setiap saat dan rasakan Cita Rasa-nya yang Depresif !







Add to Cart More Info

Minggu, 22 Maret 2015

Barren Earth - The Devil's Resolve CD 2012



























Barren Earth - The Devil's Resolve
Peaceville Records CD 2012
http://www.barrenearth.com/
http://www.myspace.com/officialbarrenearth
http://www.facebook.com/BarrenEarth
http://www.youtube.com/officialbarrenearth

Olli-Pekka Laine - Bass, Vocals (backing)
Marko Tarvonen - Drums, Vocals (backing)
Sami Yli-Sirniö - Guitars, Vocals (backing)
Janne Perttilä - Guitars, Vocals (backing)
Kasper Mårtenson - Keyboards, Vocals (backing)
Mikko Kotamäki - Vocals


01 Passing of the Crimson Shadows 07:17    
02 The Rains Begin 04:55    
03 Vintage Warlords 04:32    
04 As it is Written 07:29    
05 The Dead Exiles 06:21    
06 Oriental Pyre 05:18    
07 White Fields 04:59    
08 Where All Stories End 05:55


Finnish supergroup Barren Earth memang bisa Kita sejajarkan nama besar mereka dengan para Pendahulunya seperti Amorphis, Enter My Silence, Opeth, Edge Of Sanity, Rush, King Crimson dan masih banyak lagi yang semakin mempopulerkan karakter bermain Progressive melodic death/doom metal. Kenapa sampai Gw Katakan Supergroub? Karena memang Banyak sekali berkumpul disini nama2 Besar dan Populer dibeberapa band Ternama Finlandia Scene yang Tumbuh subur band2 dengan karakter seperti ini. Sukses dengan album sebelumnya " Curse of the Red River " tahun 2010 Serta Ep " Our Twilight " Tahun 2009 cukup untuk mendongkrak Populeritas mereka dalam sekejab dengan mengantongi beberapa nama Penting Saat Band ini terbentuk Tahun 2007 yang awal mulanya adalah sebuah Proyek Band dengan beberapa Karakter Musikal member yang Berbeda. di Album Terbaru " The Devil's Resolve " Barren Earth Masih setia Menggunakan Jasa Master Enginer Untuk Karakter Musik yang Doomy dan Melodius, Sapa sih yang ga kenal nama Dan Swanö yang banyak melakukan Tangan Dingin mastering sekaligus Mixing Materi ini, Well Bisa Elo Bayangkan saja kalau 8 Track dengan Durasi Total 46:46 Menjadi semakin Cantik dan Megah !! " Passing of the Crimson Shadows " Membuka Irama Melodius Yang Doommy Banget dan masih langsung saja mengingatkan kita dengan karakter Metal manis ala Amorphis sekarang ini, Perpaduan antara Clean Vokal dan growling Vocalis Mikko Kotamäki yang dibantu serentak oleh semua Member dengan beberapa Karakter yang Berbeda semakin menambah Komplek gaya bermain band. beberapa Part Musik memang Masih mengingatkan akan gaya bermain Amorphis hingga Enter My Silence sekali. melodic Riff banyak Unjuk Taring disini dengan Gaya bermain yang serba Progressif abis !! penulisan lagu yang matang memang tidak dapat disangsikan lagi kalau pengalaman panjang di beberapa band Populer memang banyak Menambah Referensi Cara bermain dan menciptakan Musik yang Bagus dan tentunya Berkualitas. Beberapa Gaya Epic Passages ala Opeth juga ga luput dari penciptaan Struktur Music Barren Earth ini, dan terkadang Gw temukan Gaya bermain Progressive Rock Era 70-an era Rush serta King Crimson Mungkin, terasa sekali dibeberapa Track. dan bisa ditebak kalo Durasi lagu dengan karakter bermain band seperti ini pasti lebih lama dari standard lagu yang biasa kita dengarkan, diatas 5 menit-an. " The Rains Begin " Track Melodius yang terasa megah di Gebrakan Awal, sentuhan Bermain Gitar yang banyak terpengaruh dengan gaya bermain Richie Blackmore sangat terasa kental sekali,  meluncur kemudian " Vintage Warlords " yang mengingatkan sekali dengan Amorphis sekarang serta sentuhan Edge Of Sanity, well track keren ini buat headbang ! " As it is Written " Nuansa Finland Folki sangat mencengkeram Kuat Karakter lagu ini dengan Synthesizer serta Flute Tradisional. dan lagu " Oriental Pyre " lumayan terdengar gahar saat memulai Intro awalnya, sepertinya selama 46:46 akan banyak elo rasakan sendiri Bagaimana Kompleks nya musik yang mereka mainkan dari Hasil perpaduan beberapa karakter Musisi yang berbeda. yang pasti lagu seperti ini akan terasa pas untuk menambal kesunyian malam elo dan rasa galau saat tersiksa dengan Irama cepat saja. a fantastic amalgamation of discrepant elements glued together in such a smooth way that you’ll have trouble finding its limiting edges, Amorphis, Edge Of Sanity, Enter My Silence dan Opeth Fans, Gw rekomendasikan Album Baru Barren Earth ini buat elo Konsumsi dengan Penuh Resapan Hati saat Galau , Cieeeeee hahahahahaha !!!







Add to Cart More Info

Senin, 16 Maret 2015

Enchantment - Dance the Marble Naked CD 1994



























Enchantment - Dance the Marble Naked
Century Media Records 1994

01 Kneading With Honey 06:58    
02 My Oceans Vast 06:27    
03 The Touch of a Crown 04:33      
04 Carve Me in Sand     04:37    
05 Summer for the Dames 05:49    
06 God Send 06:42    
07 Of Acorns That Gather 04:40    
08 Meadows 02:58


Mark Tierney - Bass
Chris Sanders - Drums
Marc Gibson - Guitars
Steve Blackmore - Guitars
Paul Jones - Vocals


Doom Metal begitu berkembang memasuki Era 90-an, hal ini memang dapat dibuktikan semakin banyaknya bermunculan band2 dengan genre ini. mungkin pada awal pertama kali Gw mengenal Genre ini perasaan Boring sudah wajar terjadi pada otak Gw yang merespon karakter musiknya ini, namun lama kelamaan genre ini menjadi salah satu Obat Mujarab Insomnia Gw yang kalau setiap malam sering susah tidur ini hehehehe, sekarang gw coba mengulas album pertama dan terakhir kalinya band Death/Doom Metal yang sempat terkenal reputasinya di era 90an, ENCHANTMENT !! band asli Blackpool, UK yang eksis sejak tahun 1991 ini rupanya banyak menyimpan kesan memorable sendiri sejak kasetnya yang gw dapatkan dari versi Bootleg/Bajakan-nya memiliki gaya bermain perpaduan antara Doom Metal gaya -nya Paradise Lost & My Dying Bride dengan Karakter Sound Gitar yang Raw, Enchantment dengan mulus melagukan banyak kegelapan dan kepedihan dalam komposisi musiknya ini. They’re speed is more of a moderate mid-paced tempo throughout. kekuatan elemen kental Paradise lost adalah yang sering Gw tangkap mulai track awal " Kneading With Honey ", dan terlalu keras tempo-nya jika gw bandingkan dengan karakter My Dying Bride, sehingga Style Paradise Lost memang lebih tepat untuk menggambarkan karakter musik Enchantment dialbum ini. The guitars go from distorted to clean . The bass and the drums are more or less standard with a few odd time signatures from the drummer here and there. Musically speaking, there are some good ideas on display here, the melodies and song structures are well put together. Some of the weaker points about this would be some of these ideas aren’t expanded upon or stop abruptly, but this is a debut after all. There are only two real flaws on display here; the thin production and the singer. permainan Duet Gitaris Marc Gibson dan Steve Blackmore adalah salah satu Faktor utama pencetus banyak elemen Hitam kelam dan bernuansa kepedihan yang mendalam-nya. sementara Growl Death Metal Type vokalis Paul Jones sering tampil dengan Raungan Growl garangnya dan kerap juga tampil spoke ini. make it sound as if he’s trying to shit a boulder throughout the entire record. " The Touch of a Crown " sangat kental banget Kekuatan Riffing Melodius menyatu dengan Progresi Doom Skill yang menambah lagi Ruang gelap dalam diri gw cieeeeeee ..... sehingga nada2 seperti ini yang akan menjadi Solusi Syaraf tegang Gw ampe ga bisa tidur kalo pas malam hari hahahha ... dan ga melulu dengan slowdown tempo yang dimainkan disini, karena ada " Summer for the Dames " yang part awalnya dimulai dengan Beat yang cepat nuansa Old School Death Metal-nya. memang bisa kita tangkap disini adalah beberapa Sounding band yang Raw mengingatkan dengan karakter Old Swedish Sound banget. lalu " Of Acorns That Gather " juga tampil menyakinkan banget gaya Doom/Death metal-nya. make it sound as if he’s trying to shit a boulder throughout the entire record. kemudian diakhiri oleh Track " Meadows " yang merupakan Instrumental track Dinamis ciamik kental nuansa doomy-nya terasa sedikit mengingatkan dengan Type Winter band sekali. cukup dimainkan dengan Clean Gitar jelas tanpa distorsi banget. dan sayang tema kepedihan band ini menjadi sangat nyata saat Enchantment memutuskan untuk membubarkan diri karena kesibukan masing2 member-nya, padahal mereka sudah mendapatkan Kontrak beberapa album di Century Media Records tidak dapat berlanjut lagi. In conclusion this is a great debut album from a band with perhaps one of the worst vocalists of all time. If you’re looking for something good check these guys out.







Add to Cart More Info

Sempiternal Deathreign - The Spooky Gloom CD 1989



























Sempiternal Deathreign - The Spooky Gloom
Foundation 2000 / 1989

01 Creep-O-Rama 08:47    
02 Resurrection Cemetery 02:16    
03 Devestating Empire Towards Humanity 10:53    
04 Dying Day 05:23    
05 Unperceptive Life 01:55    
06 The Spooky Gloom 06:0


Victor van Drie - Bass, Vocals, Piano
Frank Faaze - Guitars, Vocals


Mendengarkan kembali beberapa rilisan metal klasik dari masa lalu memang memberi sebuah " Sensasi " tersendiri dalam hati kita, apalagi disaat kita sudah merasa terlalu jenuh dengan kemasan Modern Band2 sekarang ini, Abad Teknologi seperti menjadi sebuah semangat baru, namun juga membawa kebosanan baru, disaat semuanya telah direkayasa lagi menjadi sesuatu yang jauh dari kualitas sebenarnya, klise memang kalau berulang kali gw ceritakan disini, sehingga memang terkadang banget gw masih amat merindukan kekuatan2 lama dari masa lalu yang bagi gw adalah Elemen Kuat dan Jujur dari seorang musisi dengan skill-nya. dan sangat memprihatinkan bagi pandangan gw adalah, generasi sekarang ini sepertinya " Cuman " hanya lebih mengenal band2 yang mereka kenal di era sekarang saja dan sudah tidak mau melihat kembali dari mana semua sejarah ini mulai terukir. dan memang keinginan gw untuk nostalgia dengan stuff2 lama gini memang gw landaskan sebagai keinginan berbagi dengan sejarah musik dari masa silam, dan kali ini gw masih ingat sebuah kaset dari tahun 1989 yang gw dapatkan kopiannya dari seorang temen Gw, band dengan konsep Death/Doom Metal ini adalah sejarah awal bagi Gitaris Frank Faaze yang pernah memperkuat Barisan Death metal veteran, Sinister, jadi dapat dipastikan kalau nama band Sempiternal Deathreign ini tentunya sangat asing dalam daftar list metal kalian. padahal Sempiternal Deathreign ini sudah eksis sejak 1987 di Gouda, South Holland menjadi salah satu band klasik berpengaruh bagi perkembangan musik Dunia loh !, walau nama band ini sudah tinggal kenangan sejak tahun 1990, namun album full pertama mereka " The Spooky Gloom " adalah sisa peninggalan karir penting mereka yang pernah menancapkan taring-nya di masa kejayaannya. bersama rekannya, Bassis Victor van Drie dan drummer Remo van Arnhem yang pernah memperkuat barisan Death metal band bernama Eternal Solstice, Sempiternal Deathreign melepas album memorable mereka untuk pertama dan terakhir kalinya " The Spooky Gloom " setelah dikenal lewat 2 demo sebelumnya. 'The Spooky Gloom' is one of these underground albums that almost no one knows. This album sounds like a brilliant concoction of oldschool death metal and atmospheric doom. Some songs clocks out at barely two minutes while others lasts for eight or ten minutes. Some parts of this album are just pure destructive death metal while others are quite slow and doomy. So yeah, this is a quite varied album and not the standard doom/death you probably knows. yup walau genre Doom Metal ga terlalu menarik minat dan adrenalin gw untuk senantiasa menikmatinya, sajian kelam Sempiternal Deathreign memang tetap memiliki arti tersendiri bagi yang benar benar menikmatinya. dengan materi sound yang masih terdengar Raw, band ini merekam-nya dimana pertama kali band sepopuler Mercyful Fate merekam mini albumnya untuk pertama kali. The guitar tone is very crunchy but it could sound better with a more bass filled equalization. The bass guitar can be heard most of the time yet there is nothing special with it. The drumming is excellent! It varies from almost grindcore gallops to slower beats which increase the powerfulness of the riffs. " Creep-O-Rama " karaktek musik part awalnya lebih terasa sentuhan Alternative kentalnya yang kemudian disambungkan dengan Permainan Yang cukup cadas dan Greatest Riffing metallic hardcore yang intens dari Frank Faaze yang memang sudah memiliki Lick Riff yang mengagumkan waktu itu. lalu gaya Death metal vokal yang terasa harsh dari Frank Faaze dan bassis Victor van Drie saling berbagi pattern vokal yang mantap, dan memang belum terasa betul pada track ini untuk sentuhan Doom Metal-nya dan bahkan lebih kental elemen Death Metal Old School dengan gaya Riffing yang terhitung Brilian ! kemudian " Resurrection Cemetery " tetap masih kita rasakan kekuatan Old School death metal yang menawan, karakter sound-nya memang raw namun cukup menampilkan Powerfully sound era akhir 90-an. it's a bit difficult to understand the actual lyrics without the booklet, but it sounds quite good overall. dan " Devestating Empire Towards Humanity " band ini mulai menampilkan permainan kental Doom Metal dengan karakter dan pembawaan yang hitam dan kelam. amazingly atmospheric and crushing slow death metal album ! apalagi track ini digeber dengan durasi panjang hampir 11 menit ! bikin ngantuk dan kadang membosankan banget hehehehe ... " Dying Day " tetap Nge-doom Metal ria lagi deh ! lalu " Unperceptive Life " kendati ga sampai memakan durasi 2 menit, band ini konsis kembali dengan sentuhan Death Metal extreme-nya lagi, beberapa Lick Harmonisasi Gelap banyak bertaburan di komposisi riffing-nya. dan track pamungkas andalan mereka " The Spooky Gloom " pun menyudahi Hitam pekat elemen Hitam dan Penuh kematiannya ini. perpaduan death metal yang kental dengan beberapa Gaya Doom Metal ada pada track ini yang diramu selama durasi 6 menitan. " The Spooky Gloom " is a quite good album but some parts of it become tiresome after several listenings. This album has it's own sound for sure, but some parts of it are just not interesting at all. Overall, get this album if you find it (it's pretty hard actually) and looking for a bit different death/doom metal. This album has some flaws but after all it's just a good fucking metal for your ears.







Add to Cart More Info