Tampilkan postingan dengan label 1994. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 1994. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 Maret 2015

Cannibal Corpse - The Bleeding CD 1994



























Cannibal Corpse - The Bleeding
Metal Blade Records 1994

01 Staring Through the Eyes of the Dead 03:30      
02 Fucked with a Knife 02:15      
03 Stripped, Raped and Strangled 03:27      
04 Pulverized 03:35    
05 Return to Flesh 04:21    
06 The Pick-Axe Murders 03:03      
07 She Was Asking for It 04:33    
08 The Bleeding 04:20    
09 Force Fed Broken Glass 05:02    
10 An Experiment in Homicide 02:36


Chris Barnes - Vocals
Paul Mazurkiewicz - Drums
Alex Webster - Bass
Rob Barrett - Guitars
Jack Owen - Guitars  
  

Salah Satu Figur Penting Perkembangan Death Metal Movement Masih dipegang Kuat oleh Karisma the Mighty CANNIBAL CORPSE ! Icon Penting Death Metal band asli Buffalo, New York yang eksis sejak tahun 1988, telah mencatat sejarah penting lewat 4 album Pertamanya masih dengan Formasi terbaik sepanjang karir band dan mungkin album Ke-4 " The Bleeding " ini menjadi Karya Memorable bagi CC bersama Vokalis Karismatik, Chris Barnes yang memutuskan Cabut pasca Rilis album ini dan karena adanya problem Intern seperti member CC lain merasa kurang Sreg dengan Sosok Chris Sendiri yang kurang memiliki Aksi Panggung enerjik sebagai Frontman terdepan band dan akhirnya Chris pun membangun band lain sebagai Six Feet Under ! dan memang oleh Banyak kalangan dan Metalfans Diehard CC tetap mengakui 4 Album pertama CC adalah yang terbaik dalam Sejarah Death Metal Movement !  " Eaten Back to Life (1990), Butchered at Birth (1991), Tomb of the Mutilated (1992) dan The Bleeding (1994) ", sebagai Band Kesayangan Roster Label Setia Mereka, Metal Blade Records, CC hampir dipastikan setiap Tahunnya selalu merilis Album Terbaru meski masih menyisakan member orisinilnya, Alex Webster ( Bass ) dan Drummer Paul Mazurkiewicz, CC masih terus ingin tampil perkasa bersama perubahan bongkar pasang Formasi Nama2 Populer di Scene Metal ! memang album pertama " Eaten Back to Life " masuk dipasaran Kaset Pita Indonesia beberapa Tahun lalu, namun tidak demikian untuk album ke-2 dan selanjutnya dari CC, karena Indonesia saat itu sendiri pun mengalami Gejala Krisis Moneter yang berdampak juga pada Industri Kaset Musik, sehingga untuk mendapatkan album2 CC gw harus melakukan perburuan dibeberapa Temen luar kota dan akhirnya malah cuman dapat versi Kaset Bootleg-nya dan yang penting gw bisa mendengar karya2 baru CC saat itu hahahaha ....dan sampai akhirnya gw berhasil mendapatkan versi CD-nya setelah membeli harga Bekas dengan harga selangit karena CD ini memang banyak dicari dan sukai, otomatis menaikkan pasarannya, Shit ! Album Ke-4 ini juga dibuatkan sebuah Video Clip untuk lagu " Staring Through the Eyes of the Dead " yang untuk pertama kalinya gw menonton sendiri sebuah Video Clip dari CC saat Rumah Gw memasang Antena Parabola dan bisa menjangkau siaran Channel V dan setiap minggu malam jam 12 menyiarkan program MTV Headbanger Balls ! Ok untuk mengobati Kenangan Paling memorable dengan Rilisan terhebat CC yang semakin dewasa dan mengerikan untuk album " The Bleeding " Hmm....what to say about Cannibal Corpse. Even though they played a crucial role in establishing the death metal genre, they never really were that great at it. Though much of the band displayed a fair degree of technical prowess, they were constantly hindered by a shitty vocalist, repetitive and monotonous song structures, and the lack of memorable riffs. And then come 1994, they give us The Bleeding. Adopting a more acceptable groove death sound (prefered among the 'modern' death acts of the 90's) as opposed to their earlier, grind-ier material, CC exchanged some of their brutality for a lot of much-needed coherency. This is the style of death metal that the band would prove themselves to be most proficient at and it is during this period that they would release their best work. langsung dimulai dengan Track andalan terbaik " Staring Through the Eyes of the Dead " tampil begitu membuat Indera Dengar Metalhead terkesima dengan Progresi permainan yang lebih matang dan mantap !! masih menggandeng Produser dan Enjiner Scott Burn di Morrisound Recording Tampa, FL dari Tanggal 13 November hingga 3 Desember 1993, Scott burn tetap membuat Masterpiece penting sepanjang sejarah Death Metal dan CC sendiri ! permainan Gitaris Jack Owen dan Rob Barrett  yang baru pertama kali bergabung dengan CC memang memberikan sentuhan berarti pada karakteristik CC menjadi lebih Garang ! The Bleeding gets a lot of flak for not being "true" to the Cannibal Corpse formula. What people detect is atmosphere, albeit a gory and disturbing one. Each song is like a soundtrack to a brutal triple homicide rape arson. The real horror, though, here, is the realism. Unlike their cartoonish efforts of the past that they quickly resumed after the induction of Corpsegrinder, these songs have a habit of sounding like real life fucked up shit. The music is twisted and delusional, claustrophobic and violent, much like the brutal crimes depicted in these songs. kekuatan dan Karisma Vokal Chris Barnes memang tetap menjadi Icon Penting CC dengan gaya bernyanyinya yang lebih Deep dibanding pada album pertama dan mulai banyak mengalami perubahan di album " Tomb of the Mutilated " yang sepertinya masih menjadi Karakter Vokal utama dominan beberapa Death Metal generasi selanjutnya. Barnes making a more versatile affair of shredding his vocal chords, and the overall production being given a good deal more depth, there is a clear and precise picture being painted here, and its one of violence with a clear purpose. The provocative levels of gore-informed lyrics ! lalu " Fucked with a Knife ", serangan berdarah selanjutnya tetap menawarkan porsi dasyat dengan konsep Death metal Modern dan cabikan Bass Alex pada part awal diberi kesempatan untuk Memamerkan Cabikan Berdarah 4 Dawai Bass-nya secara Fenomenal. selain Deep growl Konvensional, Barnes juga beberapa kali membalutnya dengan Screamin Insane Vokill yang Menendang ! unintelligible grunts of Tomb of the Mutilated for a more forceful and discernable growl. The upshot of this is that the horrifying content of the lyrics is brutally broadcast into your head, raping your synapses. The lyrics are often written from the point of the various monsters societies have created, such as serial killers, serial rapists, and serial immolation. Barnes does a good job of portraying these people, much like a skilled actor. dan ini nih track paling fenonemal selama gw mengenal CC " Stripped, Raped and Strangled " !!, Apalagi Saat gw melihat salah satu Band Brutal Death Metal terkenal Malang Scene, Rotten Corpse Sangat begitu Prima Meng-cover Track ini ! is a solid tune which exhibits the guitars' flair for wavering patterns that create a tremolo-like effect, a low end trilling morass that always stands out among the palm muting corpsescape. Cannibal were certainly not the first band to practice such a technique, but their constant use of it to craft catchy moments into their songs would translate into a million impersonator bands, who are even today trying to come up with the perfect re-write to this very album !! bagaimana CC membuat Komposisi Musik dengan beberapa Part yang Memorable dan sanggup memancing Adrenalin Metalhead untuk merespon Gila2 an Lagu " Stripped, Raped and Strangled " ini. The mix does not feel so razor fine as the previous album, there is a much more weighted, bludgeoning tone, like the band decided to shift from the chainsaw to the ballpeen hammer as their choice weapon for clobbering fans and foes alike. Barrett and Owen are as tight as a pair of testicles in a vice, and this album is the best yet in terms of its guitar output, with busy, technical rhythms simmering over the low end hammering of Alex Webster, who is arguably the best bass player in death metal. kemudian " Pulverized " semakin menawarkan Fast Part yang memang Membawa sedikit Ingatan gw dengan karakter Malevolent Creation dan Solstice dibawa oleh Rob Barret coba dipadukan dengan karakteristik CC sebenarnya dan jadilah komposisi yang semakin mengerikan lagi ! is frenetic and fun, though it may not leave quite the impression of its fellows, whereas the creeping horror of offers a more memorable distinction. The ability to plod forward while the guitars emit streams of paranoid horror is one of the true core strengths of Cannibal Corpse ! dan part awal " Return to Flesh " masih menjadi Begitu Dominan karakter CC menyerang, is indeed one of the band's best and most underrated songs !!! lalu " The Pick-Axe Murders " boleh jadi adalah Hipnotis selanjutnya dari the Mighty CC, follows with a dense, thrashing rhythm, and when it unleashes into blinding speed over the extended bridge, Barnes alternates between his decent grunt voice and rather annoying snarls. selanjutnya " She Was Asking for It " seperti tiada puasnya CC melakukan pembunuhan berantai berdarahnya, Konvensional Part Riffing pada part awalnya tentunya lagi2 menjadi sebuah Memorable Imej CC. uses a pair of percussive guitar rhythms, one of chords and the other of screaming higher notes, to build a velocity over Webster's pumping, excellent bass line, before the whole track twists into a brickhouse groove in the verse. This is yet another of those great C.C. tracks that you don't hear much about, in particular the excellent breakdown! dan Track " The Bleeding " menjadi Anthemic song selanjutnya bagi CC yang menjadi Ritual wajib bagi CC pada beberapa Penampilan panggung semata2 CC Diehard Freak sangat Terbius dengan Track ini menjadi sosok zombie liar yang melakukan Headbang dibibir panggung. offers charnel grooves and a woven mystique through the subtle lead melodies that hang at the edge of perception, until it explodes with surgical mass genocide through its bridge, a series of curving and eerie palpitations that were sure to please the tech death fan of the day, bagaimana All Metal guitarist pasti akan sangat tertantang untuk mencoba skill riff pada track awal ini.  " Force Fed Broken Glass " semakin lebih menendang dengan Fast energic part-nya. is likewise incredibly, with an intense battery of guitar riffs and basslines that rise above and beyond the call of duty for the average death metal band. The breakdown into the verse loses a little steam, but it is recaptured through the spooked old school death rhythm of the bridge. dan menjadi Akhir pamungkas pembantaian sadis CC dipercayakan pada track " An Experiment in Homicide ", pembunuhan keji masih terus berlangsung membabi buta. sebuah Komposisi yang semakin mengerikan terlahirkan dari Talenta2 berbahaya bereinkarnasi dalam 10 Track berdarah untuk album Terbaik Gw sepanjang masa, " The Bleeding " tetap yang terbaik !! karena memang 10 lagu bermuatan komposisi Fantastis memang terbaik dalam aransemennya. dan album ini memang wajib menjadi referensi penting perkembangan death metal movement ! The Bleeding was the end of an era, and although it was the swan song for Barnes, he left us with a positive impression here (though the snarls could be weak at times). It is a credit to this album that, despite its age, it still sounds fresh and inventive even by 2010 standards, and that's having been copied a countless number of times. The formula worked, and it's the same formula Cannibal Corpse is still using today: tight, technical songs that balance a mosh pit aesthetic with blistering spurts of jugular blood, delivered through a near endless reservoir of memorable riffs. I actually enjoy this album more today than I did when it released, though there are 2-3 songs here that I could live without and so it's a ways from perfect. As the best Chris Barnes fronted death metal album in history, it deserves a listen and a spot on the meat rack of any young masochist. So how is this album overall? Well, it clearly states in the rules of metal that metal songs must have riffs. And here, we have riffs. Memorable riffs, catchy riffs, fun to play riffs; but also, we have the obligatory boring, forgetful riffs. It seems that this album is somewhat of a weighing scale. For every crap thing that goes off, we have a great riff. While I will always be preferential to the conservative thrash tendencies of "Eaten Back To Life", this is very easily Cannibal Corpse's 2nd best offering, and probably the most recommended amongst younger death metal fans who know the band through their current line up. It's varied and technical enough to placate the rabid fervor for more notes jammed into every single second of sonic mayhem, yet still very much in the consistent grain that the band is known for. But more so than anything else, it knows when to keep things brief and to the point. BUY OR DIE !!!!!!!!!!!!!







Add to Cart More Info

Senin, 16 Maret 2015

Enchantment - Dance the Marble Naked CD 1994



























Enchantment - Dance the Marble Naked
Century Media Records 1994

01 Kneading With Honey 06:58    
02 My Oceans Vast 06:27    
03 The Touch of a Crown 04:33      
04 Carve Me in Sand     04:37    
05 Summer for the Dames 05:49    
06 God Send 06:42    
07 Of Acorns That Gather 04:40    
08 Meadows 02:58


Mark Tierney - Bass
Chris Sanders - Drums
Marc Gibson - Guitars
Steve Blackmore - Guitars
Paul Jones - Vocals


Doom Metal begitu berkembang memasuki Era 90-an, hal ini memang dapat dibuktikan semakin banyaknya bermunculan band2 dengan genre ini. mungkin pada awal pertama kali Gw mengenal Genre ini perasaan Boring sudah wajar terjadi pada otak Gw yang merespon karakter musiknya ini, namun lama kelamaan genre ini menjadi salah satu Obat Mujarab Insomnia Gw yang kalau setiap malam sering susah tidur ini hehehehe, sekarang gw coba mengulas album pertama dan terakhir kalinya band Death/Doom Metal yang sempat terkenal reputasinya di era 90an, ENCHANTMENT !! band asli Blackpool, UK yang eksis sejak tahun 1991 ini rupanya banyak menyimpan kesan memorable sendiri sejak kasetnya yang gw dapatkan dari versi Bootleg/Bajakan-nya memiliki gaya bermain perpaduan antara Doom Metal gaya -nya Paradise Lost & My Dying Bride dengan Karakter Sound Gitar yang Raw, Enchantment dengan mulus melagukan banyak kegelapan dan kepedihan dalam komposisi musiknya ini. They’re speed is more of a moderate mid-paced tempo throughout. kekuatan elemen kental Paradise lost adalah yang sering Gw tangkap mulai track awal " Kneading With Honey ", dan terlalu keras tempo-nya jika gw bandingkan dengan karakter My Dying Bride, sehingga Style Paradise Lost memang lebih tepat untuk menggambarkan karakter musik Enchantment dialbum ini. The guitars go from distorted to clean . The bass and the drums are more or less standard with a few odd time signatures from the drummer here and there. Musically speaking, there are some good ideas on display here, the melodies and song structures are well put together. Some of the weaker points about this would be some of these ideas aren’t expanded upon or stop abruptly, but this is a debut after all. There are only two real flaws on display here; the thin production and the singer. permainan Duet Gitaris Marc Gibson dan Steve Blackmore adalah salah satu Faktor utama pencetus banyak elemen Hitam kelam dan bernuansa kepedihan yang mendalam-nya. sementara Growl Death Metal Type vokalis Paul Jones sering tampil dengan Raungan Growl garangnya dan kerap juga tampil spoke ini. make it sound as if he’s trying to shit a boulder throughout the entire record. " The Touch of a Crown " sangat kental banget Kekuatan Riffing Melodius menyatu dengan Progresi Doom Skill yang menambah lagi Ruang gelap dalam diri gw cieeeeeee ..... sehingga nada2 seperti ini yang akan menjadi Solusi Syaraf tegang Gw ampe ga bisa tidur kalo pas malam hari hahahha ... dan ga melulu dengan slowdown tempo yang dimainkan disini, karena ada " Summer for the Dames " yang part awalnya dimulai dengan Beat yang cepat nuansa Old School Death Metal-nya. memang bisa kita tangkap disini adalah beberapa Sounding band yang Raw mengingatkan dengan karakter Old Swedish Sound banget. lalu " Of Acorns That Gather " juga tampil menyakinkan banget gaya Doom/Death metal-nya. make it sound as if he’s trying to shit a boulder throughout the entire record. kemudian diakhiri oleh Track " Meadows " yang merupakan Instrumental track Dinamis ciamik kental nuansa doomy-nya terasa sedikit mengingatkan dengan Type Winter band sekali. cukup dimainkan dengan Clean Gitar jelas tanpa distorsi banget. dan sayang tema kepedihan band ini menjadi sangat nyata saat Enchantment memutuskan untuk membubarkan diri karena kesibukan masing2 member-nya, padahal mereka sudah mendapatkan Kontrak beberapa album di Century Media Records tidak dapat berlanjut lagi. In conclusion this is a great debut album from a band with perhaps one of the worst vocalists of all time. If you’re looking for something good check these guys out.







Add to Cart More Info

Sickening Gore - Destructive Reality CD 1994



























Sickening Gore - Destructive Reality
Massacre Records 1994

01 Ancestral Hate 03:27      
02 Blood for Tears 04:30      
03 Obscene Existence 04:13      
04 Massacre of Innocents 02:43      
05 Free of Conscience 02:55
06 Covered in Blood     04:07    
07 Psychopathic Butchery 03:53    
08 Suppression of Being 03:54


Matt Burr - Guitars, Vocals
Danny Büsch - Bass
Chris Huwiler - Drums
Alex Burr - Guitars


Tahun 1997-1998 an memang Pernah gw rasakan bagaimana sulitnya mencari beberapa Stuff Metal yang saat itu masih kebanyakan berformat kaset pita, kenapa? coz pada tahun itu Negeri kita memang sedang dalam masa gejolak krisis moneter yang berimbas pada semua sektor Industri, termasuk Industri kaset Impor yang dilisensi oleh beberapa Perusahaan Distributor kaset seperti yang terbesar dan Populer saat itu adalah PT. Indosemar Sakti yang mulai membatasi Produksinya untuk pasaran indonesia, sehingga drastis memang, Kaset2 Metal saat itu yang biasa banyak bertebaran ditoko2 kaset menjadi sangat langka ! dan memang teringat banget deh gw dengan masa2 itu, sehingga ampe hunting kesana kemari tetap sulit mendapatkannya. sehingga pergerakan Industri Musik Bawah tanah saat itu yang masih gampang Melakukan Sistem " Hacking " Kredit Card bisa tetap berbelanja beberapa CD Rilisan Luar Negeri, dan hal ini sengaja dimanfaatkan oleh beberapa " Oknum " untuk mengambil celah demi mencari keuntungan, lalu muncullah beberapa Produk kaset bajakan yang menawarkan rilisan2 kaset metal luar negeri yang dikemas dalam berbagai format, karena saat itu format kaset yang paling diminati, beberapa kaset Metal Ilegal mulai gampang dicari pada beberapa lapak distro metal yang ga malu2 memajangnya sebagai barang dagangan. ada yang dikemas rapi dan seadanya lewat printed Cover sederhana, tapi dasar gw yang haus dengan Rilisan2 kaset metal dan ketinggalan beberapa kaset Metal Hunting akhirnya bisa mendapatkan yang gw cari secara lebih mudah seperti kaset Pertama dan terakhir kalinya band Brutal Death Metal asal Zurich, Switzerland, SICKENING GORE yang gw dapat dari hasil Order Kolektif ke beberapa Tempat di Bandung dan jakarta dengan teman2 gw untuk mengirit ongkos kirim pos hehehehe ... band ini memang sempat dikenal di negeri kita beberapa tahun lalu dengan permainan Brutal Death metal khas perpaduan antara Cannibal Corpse, Morbid Angel dan Suffocation. terbentuk sejak tahun 1992, band ini hanya merilis 1 CD sebelum akhirnya membubarkan diri. This album is definitely an afterthought when I wanna listen to good death metal !! memang kalo liat kemasan Kovernya elo tentu ga yakin ini adalah band Brutal death metal termasuk gw hahahaha ...dan akhirnya harus terkagum kagum saat pertama kali mendengarkannya." Ancestral Hate " langsung Memamerkan gempuran Hyperblast mantap dari drummer Chris Huwiler yang memang Powerfully, sentuhan tajam dan kuat karakter Morbid Angel era " altars Of Madness ", Cannibal Corpse dan Suffocation sudah sangat terasa pada Typical dan sound band ini. Deep Throat Gurgling Vokalis dan Gitaris Matt Burr memang penuh dengan kemarahan ! kendati memiliki nama band yang " gahar ", jangan harap kalau band ini akan banyak menulis tema berdarah darah, coz Sickening Gore malah lebih banyak mengangkat tema Politik, Korupsi hingga kematian dengan bahasa yang mudah dicerna. Pretty basic riffs, basic drum beats, uninspired vocals and lame subject matter. I say lame subject matter because when I bought this album! " Blood for Tears " tetap garang menerjang, dengan karakter vokal yang semakin tidak teratur, konsepsional musik band ini semakin terasa Bengis dan kejam, beberapa slicing solo Gitaris Alex Burr yang memang adalah saudara dari frontman Matt Burr ini sangat mengingatkan gw dengan sayatan tajam mengiris melodius ala Trey Azaghthoth yang banyak membalut beberapa komposisi dan part lagu. " Obscene Existence " lebih mengingatkan akan keganasan konsep yang dimainkan oleh Suffocation sekali,fast and Pummeling Slicing Riff awesome semakin sangat terasa saja. aransemen musiknya terhitung simple dan mudah dipahami arah progresi-nya yang tetap menawarkan gempuran Death Metal yang Brutal ! begitu juga dengan Track " Massacre of Innocents ", Sickening Gore masih terus menggerinda, Aaaarrghhh !!! I feel like if he really wanted to hey could’ve done some pretty cool things but pretty much all he does is a deepish growl, not really anything special. The drums play blast beats, thrash beats, and a double bass beat. Other than that, there’s not really much going on in the drum department. " Covered in Blood " semakin terus melaju dengan powerfully !! dan suasana agak mulai sedikit mereda memasuki Track " Psychopathic Butchery ", dengan gaya Black/Doom Metal dipart awalnya yang kemudian kembali digilas dengan Sambutan Blastbeat snare padat. lalu " Suppression of Being " gw menangkap aroma Deicide pada lagu ini di part awalnya dan selanjutnya so tetaplah Energic Brutal Death Metal standard era 90-an yang menyiksa. Frontman Matt Burr bersama dengan Enjiner Gerhard Magin yang pernah menggarap materinya Agathodaimon, Baphomet, casket,  Catamenia, Crematory, Evereve, Mystic Circle, ampe Theatre of Tragedy turut menjadi Produser dan enjiner materi album ini bareng Matt Burr yang ternyata juga gape mengotak atik sound rekaman band ini. 8 lagu berdurasi 29:42 band ini cukup menampilkan perkembangan Brutal Death Metal diera 90-an. So overall, this album is decent. A few good moments here and there but overall, a very forgettable album. You Must Try it now !!







Add to Cart More Info

Jumat, 13 Maret 2015

Cradle Of Filth - The Principle Of Evil Made Flesh CD 1994



























Cradle Of Filth - The Principle Of Evil Made Flesh
Cacophonous Records 1994

Dani Filth - Vocals
Nicholas Barker - Drums
Benjamin Ryan - Keyboards
Robin Graves - Bass
Paul Ryan - Guitars
Paul Allender - Guitars


01 Darkness Our Bride (Jugular Wedding) 02:00      
02 The Principle of Evil Made Flesh 04:35    
03 The Forest Whispers My Name 05:06      
04 Iscariot 02:33    
05 The Black Goddess Rises 06:48      
06 One Final Graven Kiss 02:15    
07 A Crescendo of Passion Bleeding 05:30    
08 To Eve the Art of Witchcraft 05:28      
09 Of Mist and Midnight Skies 08:10    
10 In Secret Love We Drown 01:29      
11 A Dream of Wolves in the Snow 02:10      
12 Summer Dying Fast 05:39      
13 Imperium Tenebrarum 00:49


Terlalu banyak di Cekokin ama Genre Death/thrash Metal dan Grindcore, gw pada awal menjadi Adiktif dengan Musik Metal Cadas gw sampai Belum sepenuhnya memahami Genre yang ada selain yang gw sebutin barusan, dan Dikenalkannya genre Black Metal ini adalah menjadi Salah Tafsiran plus salah kaprah aja deh hahahaha, sebelum mengenal lebih jauh Konsep Black Metal yang era 90-an juga berkembang pesat, gw termasuk tergolong telat untuk genre yang satu ini.     sebelumnya Gw mengenal Nama Cradle Of Filth dari seorang temen Gw di malang yang banyak ngasih Kontribusi dan referensi Band2 yang bermunculan kala itu, gw sudah duduk di bangku kelas 2 SMA kalau ga salah, dan saat itu Gw bertanya, band Black Metal apa yang Bagus nih? oh ya sebelumnya Gw sudah mengenal band2 black metal seperti Samael, Marduk, Dark Funeral, Hecate Enthroned ampe The Black en baru mengerti simbol lingkaran hitam berkepala kambing adalah sebuah Pentagram, .... adalah sebuah lambang berbentuk bintang berujung lancip lima yang digambar dengan lima garis lurus. Kata pentagram sendiri berasal dari bahasa Yunani " pentagrammon ", sebuah kata yang mempunyai makna "bergaris lima" atau "lima garis". Pentagram digunakan secara simbolis pada masa Yunani kuno dan Babilonia. Pentagram dihubungkan dengan dunia sihir, dan banyak orang yang mempunyai kepercayaan paganisme mengenakan kalung berbentuk pentagram. Agama Kristen pernah menggunakan pentagram dengan umum untuk melambangkan lima luka Yesus, namun umat Kristen saat ini mengaitkan bentuk tersebut dengan Setan. Meskipun begitu, kebanyakan orang yang menggunakan bentuk ini bukanlah pemercaya Setan. Para pemercaya Setan menggunakan pentagram Pythagoras (satu ujung mengarah ke bawah) yang digambarkan menyentuh sebuah lingkaran ganda, dengan kepala Baphomet dalam pentagram tersebut. Mereka menggunakannya seperti Pythagoras, namun huruf-huruf Yunani yang digunakan Pythagoras biasanya digantikan huruf-huruf Ibraniyang membentuk nama Leviathan. dan kebanyakan Imej Band Black Metal era itu menggunakan Simbol ini, seperti halnya Venom ! dan tidak tau kalau untuk pertama kalinya gw sudah punya kaset Black Metal loh, yaitu Album-nya Samael " Whorsip Him " yang memang sama sekali pada awalnya Gw tidak tahu kalau album tersebut masuk Genre Black Metal hehehehe, setelah dikasih tau nama Cradle Of Filth adalah band Black Metal yang populer, gw langsung melakukan Hunting dan sempat kesulitan mendapatkannya ditoko kaset selain akhirnya menemukan di sebuah Lapak Distro saat Gw nonton untuk pertama kalinya Event Underground ma temen2 yang lain di Kota Malang, album " The Principle Of Evil Made Flesh " yang pertama kali Gw dapatkan, lisensi Produksi dari VSP ( Valentine Sound Production ) Malasya seharga 10 ribu, dan entah ini produk Orisinil atau Bootleg Gw kagak ngerti waktu itu yang penting isinya aja hehehehe ... sebuah album perdana yang membuat Gw langsung jatuh hati dengan konsep yang ditawarkan oleh Band Symphonic Black Metal asal UK yang terbentuk sejak 1991 dengan konsep death metal pada 2 demo awalnya. Genre Black metal yang kala itu memang lebih Menonjol Karakter Bernyanyi yang seperti Orang menjerit jerit / Scream memikat hati gw dari permainan Yang aktraktif dari sosok Symphonic Black metal megah, sangat menginspirasi perkembangan Metal di Indonesia, yang pada tahun 1995 banyak banget band2 black metal bermunculan di Scene Indonesia seperti Hellgod, Impish, Haze, Perish, dll sangat terinspirasi oleh Cradle Of Filth ( COF ) ini. When it comes to Cradle of Filth, I have always appreciated their early records a lot more than their new Extreme Gothic Metal style. This album really is an example of how well black/dark metal could be done back in the early '90s. Memulai dengan " Darkness Our Bride (Jugular Wedding) " sebuah Intro Horror mencekam selama durasi 2 menit cukup untuk membuat rasa penasaran Gw dengan bagaimana Gaya Bermusik COF itu, kemudian " The Principle of Evil Made Flesh " langsung menerjang dengan Fast part, Gw sangat terkesima dengan gaya Multiple Vokal keren seorang Dani Filth yang menggunakan 3-4 karakter vokal sekaligus, hentakan mantap Drummer bertubuh Besar, Nicholas Barker kerap memainkan skill dan Variasi drum yang menakjubkan, dibalut dengan elemen keyboard Benjamin Ryan, konsep COF semakin Membuat decak kagum gw waktu itu, permainan yang Matang dan Dinamis hasil dari progresi karya2 mereka sebelumnya yang Kontroversial sekedar mencari Jatidiri, COF di album pertama ini banyak menemukan Terobosan gaya Black metal yang Inovatif jauh dari kesan Monoton, dengan gaya Shriek Vokal yang Powerfully, Dani Filth seperti-nya termasuk berhasil menciptakan Karakter Utama musik COF yang sesungguhnya di album ini. I love the occult feeling of the album, and the unpolished nature of it adds to the mystique Cradle of Filth have been consistent in their crusade to forge an undeniably unique musical path, and Principle is incredibly interesting in a historical context, as it provides the launch pad to the greatness first explored. kemudian Track Faforite dan Memorable bagi gw adalah " The Forest Whispers My Name " banyak memainkan Skill2 yang dinamis antar member-nya dan lebih melepaskan nuansa Black metal murni yang terkesan membosankan, COF menambahkan beberapa gaya Death/thrash yang elegan. di track ini Drummer Nicholas secara maksimal menyumbangkan teknik bermain drum yang bagus dan Variatif banget ! The vocals are always nasty but the few mid-paced breaks come always with some keyboards parts just to sustain the darker atmosphere. dan akhirnya wabah Black metal begitu menjadi Booming saat Gw memiliki Kaset ini, dan temen2 gw bikin band black metal dan bawain Track Ini pula, langsung deh nama COF dipuja2 temen2 gw yang menjadi New Bie Metal saat itu hehehehehe .... track keren selanjunya silahkan simak keindahan yang Bengis dalam kegelapan " The Black Goddess Rises, A Crescendo of Passion Bleeding, To Eve the Art of Witchcraft, hingga Summer Dying Fast ", COF seperti-nya tidak terlalu Kental disebut sebagai Band Pure Black Metal, karena beberapa sentuhan permainan yang serba Variatif menjadi awal yang mengagumkan untuk Dani Filth Cs ini. tahun 1996 COF kembali merilis materi baru dalam format Ep " Vempire or Dark Faerytales in Phallustein " yang memperkenalkan 2 member barunya, Gitaris Stuart Anstis dan Keyboard Damien Gregori sekaligus memperkenalkan sosok Female Vocal latar yang namanya dibesarkan oleh COF ini, Lady Jezebel Deva yang kini sukses bersolo karir dengan nama Sarah Jezebel Deva. dan tidak lama setelah ini ditahun yang sama COF langsung melempar Full album ke-2 " Dusk... and Her Embrace " yang menjadi album Populer ke-2 COF setelah " The Principle Of Evil Made Flesh ", disini COF kembali menambah 1 gitaris dengan masuknya Gian Pyres, album ini mendapat respon yang sangat luar biasa sekaligus melambungkan nama COF sebagai Band Black Metal Populer dengan menjual Jutaan keping Rilisan dan menembus beberapa tangga Chart Musik Internasional. selanjutnya pada album ke-3 " Cruelty and the Beast " tahun 1998 yang lirik dan konsepnya mengangkat legenda Hungaria " blood countess ", yup sosok Elizabeth Báthory yang terkenal itu menjadi album perpisahan COF dengan Drummer Fantastik melalui teknik bermainnya, Nicholas Barker tahun 1999 mengundurkan diri, dan sebagai penggantinya ada Mantan Drummer At The Gates, Adrian Erlandsson yang kebolehannya dicoba langsung pada Ep " From the Cradle to Enslave " tahun 1999 dengan menampilkan Track fenomenal buat para blacker " From the Cradle to Enslave " ! dan dalam perjalanannya hingga sekarang COF yang masih menyisakan Dani Filth sebagai Member orisinil band kerap melakukan Bongkar pasang formasi membawa Banyak dampak perubahan gaya bermusik COF yang saat ini lebih terasa Extreme Gothic Metal pada 2 albumnya " Godspeed on the Devil's Thunder ( 2008 ) dan Darkly, Darkly, Venus Aversa ( 2010 ) " biarpun begitu COF masih memainkan konsep bermusik yang semakin mengagumkan. Perlu kalian tau kalo selain menjadi seorang Vokalis, Sosok Dani Filth juga dikenal pernah menjadi Sutradara Film Horror splatter " Cradle of Fear " yang menuai banyak Kontroversi. menjadi salah satu band metal yang sukses, setiap kemasan, penampilan dan Imej COF selalu terkonsep secara Profesional sejak awal band ini dibentuk, dengan gambar2 cover yang menampilkan segi Erotisme vampire perempuan, ga heran beberapa Negara harus melakukan Sensor kover. I could make fun of the remaining seven songs on the album, but it would get old, seeing as they all incorporate the same elements. I also don't think I stand listening to this bullcrap any longer.








Add to Cart More Info