Tampilkan postingan dengan label * Hell Skuad. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label * Hell Skuad. Tampilkan semua postingan

Kamis, 18 Juni 2015

Hell Skuad - Bring Your Head to Fucking Slam EP 2012



























Hell Skuad - Bring Your Head to Fucking Slam ' Ep
Dead Apocalypse Records 2012
http://www.facebook.com/pages/hellskuad-indonesia-slamming-machine/185368434834331
http://www.facebook.com/profile.php?id=100002150432078
http://www.reverbnation.com/hellskuadslamming

01 Welcome to My Second Awake        
02 Kepala Terpenggal Usus Terbuarai        
03 Murdered in the Rain of Blood        
04 Bring Your Head to Fucking Slam        
05 Gore of Contention        
06 Kill Your Mother, Rape Your Dog (Dying Fetus cover)        
07 Killed, Raped, and Murdered


Uzie - Vocals
Deadly Velo - Guitars
Kutwo - Drums
Ghozza - Bass


Rupanya salah satu Band Baru Frontman Produktif Deady Velo ( Ex. Dead Carnations ) ini masih terus berlangsung untuk menciptakan Masterpiece Track untuk Hell Skuad ini. berangkat dari Tahun 2009, band ini langsung mencoba menawarkan Kancah metal dengan Ep " Waiting for the Absolute Revenge " yang baru secara Resmi Dirilis Tahun 2011 dengan Menyuguhkan Konsep Slamming Brutal Death metal, bukannya menjadi latah dengan Booming Genre yang sudah lama diusung oleh Devourment, bisa diyakini kalo Genre ini memang menjadi sesuatu yang lagi " Hot " discene Tanah Air. yang jelas Hell Skuad mencoba lebih memainkan Gaya Slamming Death Metal Dasyat mereka dengan sentuhan Kental ke Genre Hardcore Beat untuk menunjang Groovy Part yang menjadi Obsesi utama band. kemudian angin segar menghampiri mereka saat salah satu label Asal Rusia, Coyote Records yang banyak memiliki Band2 dengan Genre Slamming, tertarik untuk merilis Full album pertama mereka " Knife of Perfect Mutilation " yang secara resmi dilepas pada tahun 2012, dengan masih mencari Konsepsional yang lebih Menggigit, Hell Skuad berhasil menancapkan Taring tajam-nya di kancah Extreme Metal Tanah Air, ga berhenti sampai disitu saja, Deady Velo seperti masih sangat Kehausan untuk Produktif menulis lagu2 Slamming berikutnya adalah album Split Keroyokan band2 Slamming Guttural " Gathering of Guttural Slammage " yang menampilkan juga Nama Turbidity, Engorriment, Screwrot, Projectile Vomit dan Voracity sebagai Penjagal-nya. masih ditahun 2012 ini, Hell Skuad terus menampakkan eksistensi dan Produktifitasnya untuk kembali melempar Masterpiece Track Guttural Slamming Machine-nya. dan ketika pertama kali mendapatkannya dari Frontman Deady Velo, Gw langsung buru2 Play Lagunya di Winamp Lepi gw hehehe, berbekal Rasa penasaran aja dengan perkembangan matang band ini, SungguhEp " Bring Your Head to Fucking Slam " ini memang memiliki Komponen dan Struktur Sound Music yang Dasyat kalo Gw bandingin dengan Lagu2 mereka sebelumnya. this is going to be an incredibly heavy, bludgeoning slam album but it soon descends into banality. Despite this it does have a few enjoyable moments, and is not just a complete Fucking of time !! Ok, langsung Gw Mulai dengan Track Intro awal " Welcome to My Second Awake ", selama 25 Detik dihadirkan dengan perpaduan Theatrikal dengan Gaya Modern Style Effect lumayan untuk membuka jumpa awal sebelum kita benar2 dicincang dengan Track " Kepala Terpenggal Usus Terbuarai " memang menjadi Track Jagoan Hell Skuad en Kerap menjadi Anthemic Track ngamen di setiap Panggung-nya, sebuah Pendewasaan Konsep untuk bagaimana memainkan Style Slamming " Sebenarnya " dari seperti yang salah diterima oleh beberapa band yang inginnya mengaku memainkan Slamming Death Metal yang Asyik, namun kebanyakan dari semua itu masih belum begitu mengenal Karakter Music genre Slamming ini, sehingga Kesan Boring malah yang sering gw terima. Deady Velo rupanya juga banyak mendapat cambuk dan Darah segar dari materi pertamanya untuk terus menciptakan Performa Breakdown Slam Down Tune Riffing-nya tanpa melepas Kekuatan Karakter Sound-nya sendiri yang memang tetep Heavy As Fuck !, selain itu Konsep Sounding Hell Skuad di Ep ini Boleh Gw Sebut Jempolan untuk Slamming Death Metal dengan Vokal Guttural yang Fantastis !, apalagi gw merasakan sendiri karakter Vokalis Uzie kian jempolan dengan karakter Vokal Parau-nya, apalagi gempuran Drummer Kutwo semakin lebih memberikan sentuhan Breakdown beat yang Intense ! Sure the production is good, but when the music is just a pointless chugfest with a bunch of breakdowns and some idiot gurgling incessantly over the top of it then the production doesn't really add anything to the experience. ini memang masih seperti pertemuan antara Devourment, Abominable Putridity, Cephalotripsy dengan Gaya Hardcore metal-nya Hatebreed banget !!, kemudian " Murdered in the Rain of Blood " tetap menawarkan gempuran Dasyat pada part2 awal sebelum kita kembali di Cincang dengan Elemen Slamming Breakdown Groove Awesome-nya, struktur riffing Simple memang lebih banyak memberi celah bagi Drummer dan Vokalis-nya untuk lebih memberikan sentuhan Dasyatnya pula, sehingga terciptalah Partisi Musik Death Metal Sadistis ! Skinless, Dying Fetus, and Devourment are all favourite bands of mine. While these bands mix heavy slamming riffs into their music, Abominable Putridity mix music into their heavy slamming riffs, so to speak. Kemudian " Bring Your Head to Fucking Slam " pada part awalnya mengingatkan Gw dengan Gaya-nya Obituary era " The End Complete " , dan seperti biasa nuansa Slamming Headbanging menjadi Suguhan utama untuk Anthemic Track yang digeber dengan cukup singkat ini. disambung terus dengan " Gore of Contention ", masih terus menawarkan Breakdown Groove Slammy Intense, Hellskuad terasa terjebak lebih dalam lagi dengan sentuhan Hardcore Metal style in the Vein Hatebreed di Track ini. dan yang lebih Fenomenal adalah saat Band ini membawakan ulang " Kill Your Mother, Rape Your Dog " -nya Dying Fetus dalam versi Slamming Guttural-nya, gw jamin kalau John Galagher mendengar ini pasti akan langsung ikutan Headbanging hehehehe, Nice Arrangement Guys !! dan bagian Akhir Ep ini di tutup dengan sebuah Outro Orchestral dengan Nuansa Horror " Killed, Raped, and Murdered ", bagi Gw ada banyak perkembangan dan Kemajuan Pesat untuk Konsepsional Hell Skuad di Ep ini jika kembali Gw bandingkan dengan Lagu2 mereka sebelumnya, didukung pula dengan Sounding yang awesome, Patutlah Banget ini menjadi Masterpiece Terbaik Hellskuad di tahun 2012 ini. hanya dirilis dalam Edisi terbatas untuk Gorecollector, Dead Apocalyse Records yang dikelola sendiri oleh Frontman Deady Velo, EP ini dihadirkan dalam Format CD-R Multimedia, so didalamnya elo ga hanya menikmati Sajian 5 lagu Sadis-nya, tapi elo juga bisa menikmati beberapa Video, Gallery Picture, Mediazine, dan " live demo 2009 " Juga Rawk Beast Track yang mereka publikasikan dibeberapa official Jejaring Sosial Hell Skuad yang dikemas dalam Simple Sleeve Cover Full Colour Elegan dengan Nuansa Dominasi Warna Merah Darah en Kuning Abstract. The few places where breakdowns are replaced by blast beats he also performs very well. He employs a diversity of different blast beast and does so tastefully so that the songs flow well and are indecipherable, which is to be expected. By the end of the album it’s almost unbearable to keep listening. You’ll have slammed more than most people will in an entire year. 







Add to Cart More Info

Kamis, 02 April 2015

Hell Skuad - Knife of Perfect Mutilation CD 2012



























Hell Skuad - Knife of Perfect Mutilation
Coyote Records CD 2012
http://www.facebook.com/pages/hellskuad-indonesia-slamming-machine/185368434834331
http://www.reverbnation.com/hellskuadslamming

Faizal - Bass
Alfian - Drums
Deadly Velo - Guitars
Ghozza - Guitars
Uzie - Vocals


01 Psycho Killer Extravaganza 00:29    
02 Tikam Tajam Nurani Pendosa 02:04    
03 Escape to Hell 02:36    
04 Waiting for the Absolute Revenge 02:12    
05 Horrible Summer Slaughter 01:35    
06 Slave of Incest 01:54    
07 Carnivored Corpse Revolution 02:00    
08 Knife of Perfect Mutilation 02:11    
09 Insane Cannibalism 01:52    
10 Last Fucking Breath (Hatebreed cover) 01:10    
11 Rush in Peace as the Greatest 00:47    
12 Beheaded Beyond the Holy War 01:09    
13 Demented Behaviour 00:57    
14 Your Blood Is My Pride 01:24


Memang ada yang Mengusik Perhatian Gw dengan Debutan band anyar asal Jakarta ini, yang didalamnya menampilkan salah satu Gitar Faforite Gw, Deaddy Velo, yang merupakan Jebolan Band Technical Death Metal sekampung-nya, Dead Carnation dan Antraks ! awalnya banyak Harapan baru kalo seorang Deaddy Velo akan melanjutkan Kegilaanya memainkan Jemari Lincahnya diband ini seperti Gw denger sebelumnya sehabis Deady Cabut dari Dead Carnation, Doi membentuk Dead Apocalypse, namun entah kenapa Deady Malah lebih Eksis diband baru ini yang memang memiliki Karakter Berbeda dengan band2 Deady sebelumnya yang Lebih cepat dan Brutal, di Hellskuad Deaddy memang mencoba memainkan Karakter Slamming Death Metal !! mencoba gaya Baru dalam skill-nya Bersama Hellskuad yang memang tidak begitu menantang Skill Seorang Deady Sebelumnya, namun bagi gw ini adalah cuman sebuah Fase dinamisme seorang Musisi saja, memang bagi gw yang juga nge-band, ada waktunya kita terlalu merasa jenuh dengan apa yang kita mainkan sebelum2nya, namun juga ada kalanya kita ingin mencoba sesuatu yang lebih nempel " Feel "-nya dalam Kita Ber-ekspresi hehehehe ..... ini adalah sebuah debut awal yang bagus mereka bisa bisa merangkul Label Brutal asal Russia yang memang sejak awal dibentuk mengantongi beberapa Band Brutal Slamming Death Metal-nya, Sebuah Kiprah Awal yang bagus memang bagi Band ini setelah mengenalkan diri melalui Ep " Waiting for the Absolute Revenge " Tahun 2011 cukup untuk mengenalkan Citra mereka di Kancah Extreme Metal tanah air dan mengantar Hellskuad dengan Ticket Mulus menjelajah Kancah Metal Internasional Melalui Debut CD pertama mereka. langsung dimulai dengan " Psycho Killer Extravaganza " adalah sebuah Introduction yang cukup unik bagi Kebanyakan band death metal untuk coba Me-remix Irama Death Metal Slamming ke lantai Trance Ajeb2 hehehehe, asyik Nih ide dan Komposisi-nya hehehe, This Is Really Killer Extacy Extravaganza, Cukup untuk Mematikan Para Dugemer ! lalu disambut oleh " Tikam Tajam Nurani Pendosa " yang gw langsung merasakan Aroma Slamming Death Metal yang memang langsung mengingatkan Gw dengan gaya Bermain Devourment dan beberapa Karakter lama Internal Bleeding, sebuah Komposisi sederhana yang kerap memang mengajak Gw buat Headbanger dengan Downtempo Slam Beat, dan Gaya Sounding Kali ini Gitaris Deady Coba Bergaya Ala Obituary Era " The End Complete " Banget, Seteman Gitar Yang Rendah menciptakan elemen Down Tempo yang Mantap !! namun Karakter Sound Drumming-nya lebih terdengar Digital Banget, apalagi saat Memainkan Tempo Blastbeat yang dibarengi dengan ketukan Cymbal, ya Terlalu Digitalized banget. " Escape To Hell " terus menciptakan Aroma Headbang yang kaya dengan Slam Part, struktur musiknya Memang terlalu simple dan Bagi Gw kurang menantang skill seorang Deady yang " Baru " terjun di karakter Genre Slamming Death Metal ini. selanjutnya " Waiting for the Absolute Revenge " Di Aransemen dan Rekam ulang lebih dengan Komposisi yang menonjok, seteman Downtunednya bagi gw terlalu Depth, sehingga pada beberapa Karakter Riffing-nya kurang begitu Terdengar jelas, Slam, Slam dan Slam Terusss !! " Horrible Summer Slaughter ", kedasyatan Slamming Brutal ala Abominable Putridity mulai tercium hingga pada Track akhir ke 14 " Your Blood Is My Pride " yang bagi gw lebih Terasa Kental Karakter dan Elemen Hardcore metal ala Hatebreed-nya Yeaahh, dengan beberapa Down Tempo yang memang Kesannya terus mengajak Gw buat Headbang !! dan yang paling keren, Hellskuad coba komposisi Ulang salah satu Band berpengaruh bagi Musikalitas band, Hatebreed untuk Track " Last Fucking Breath " yang bagi mereka cukup Memberi Kontribusi penting Bagi Hellskuad tentunya. sebuah bentuk Kreasi Baru dipermulaan pencarian Karakter utama yang harus tetap mendapat support untuk kematangan Konsep Mereka selanjutnya dan tetap eksis di Genre slamming Death Metal yang lebih Menendang !! dan Sedikit Masukan Gw, Buat Vocalis Uzie, coba untuk lebih Menggali Karakter Vokal Guttural yang lebih dalam lagi dan terkesan " Parau " lagi untuk menciptakan karakter Slamming Death Metal dengan Guttural Vokill yang lebih Dasyat lagi !! Desain Artwork Kover yang Gory dengan Karakter seorang pembunuh Berdarah Dingin " Jack The Ripper " cukup menambah Poin tersendiri CD ini untuk dimiliki sekarang juga, apalagi buat kalian para Slammer fans Fanatic Devourment, Abominable Putridity dan materi lama Internal Bleeding serta Pyrexia, kasih jalan untuk Kesadisan mereka mencabik cabik Irama detak Jantung Kalian sekaligus Mematahkan Leher buat para Headbanger !! This Really Total Fucking Slamming Guttural Death Metal Assault !!






Add to Cart More Info

Rabu, 01 April 2015

Hell Skuad - A Rockumentary : 3 Years Tortured In Slam DVD 2014










































Hell Skuad  - A Rockumentary : 3 Years Tortured In Slam
Eastbreath Records DVD 2014

Tidak Perlu menjadi band Besar atau Terkenal untuk dapat membuat sebuah Video Dokumenter Perjalanan Karir band, karena memang setiap band ingin selalu mendokumentasikan setiap Momen yang Mereka lewati tidak hanya berupa Photo, Rekaman Suara/Musik atau Video. Apalagi perkembangan Teknologi juga semakin maju dengan Pengoperasian-nya yang Fleksibel memungkinkan setiap Musisi dapat melakukan Segala Hal tentang Dokumentasi. Merayakan 3 Tahun Eksistensi-nya, Salah Satu Band Produktif serta potensial asal Cimanggis, HELL SKUAD melakukan sebuah Ide Serius untuk merangkum Dokumen Video-nya selama ini menjadi sebuah Dokumenter yang dikerjakan sendiri oleh Frontman/Gitaris Deady Velo. Meski hanya divisualisasikan secara Sederhana, DVD " A Rockumentary : 3 Years Tortured In Slam " ini akan memberikan Poin Tersendiri untuk mengenal Band ini secara lebih dekat. tidak perlu dengan materi Produksi Gambar Video yang Profesional, dan Meski Hanya menggunakan Equipment Sederhana (dari Kamera Ponsel, Camdig Hingga DSLR .ed), DVD ini lebih memberikan Pemandangan yang paling " Penting " tentang sebuah EKSISTENSI ! Dilengkapi dengan Menu Video yang Kreatif, meski masih gw temukan beberapa Template dari Youtube serta penggunakan Beberapa Effect Transisi yang simply, Artificial shot Performance, inilah Rangkuman Sederhana sebuah Kreatifitas selama 3 Hell Skuad dalam Menyebar Virus Slam Groovy-nya. Tanpa menggunakan Narator Script serta Timeline Story yang teratur, beberapa Scene-nya cukup dapat dinikmati lebih Subyektif dan Gaya Becanda. " Ini Bukan tentang Boyband dengan Jutaan Penggemar, Bukan juga tentang Band Metal Besar dengan Ribuan Fans, Tapi Ini tentang sebuah Band yang memaksimalkan apa yang ada " begitu Ungkapan dapat gw tangkap di DVD sederhana yang setiap Band pasti mampu melakukan hal yang sama. Beberapa Kontel Eksplisit tentang Kekerasan dan Gore menjadi Sampling Visual yang banyak mengisi beberapa Scene-nya, seperti Sesi Interview, Testimoni Orang2 terdekat Band, Raw Footage, Behind The Scene, Sesi Rekaman, Video Clip hingga Live Performance Band yang tidak lepas dari Tawa Canda dan Persahabatan. Ada banyak cerita panjang yang tersaji disini, bagaimana suka duka ketika Band sering mengalami Bongkar Pasang Formasi hingga beberapa Jamming Session Vocalis pernah mengisi Perform Hell Skuad. meski seperti tidak memiliki Skema Plot Cerita, Dokumenter DVD ini masih tetap enak dinikmati meski tanpa Sebuah Klimaks pada Ending-nya. Good Job Banget untuk Deady Velo dengan telaten banget Mengkompilasi Dokumentasi Video-nya selama ini tanpa adanya Art Departement atau Cinematographer berarti menjadi sebuah " Legacy " yang akan diceritakan kelak kepada Generasi dikehidupan mereka yang akan datang. since any metal gig you go to today would have pits and devilhorns everywhere, But one thing that was prominent between the band and the crowd was headbanging, and damn Hell Skuad does alot of it!


IN ENGLISH (Sorry, Google Translate Use)

It should not be a great band or famous to be able to make a video documentary Career band, because every band wants always to document every moment that they passed not only in the form of a photo, Recording Sound / Music or Video. Moreover, the development of technology also progressing with its Operation Flexible allows each musician can do Everything thing about documentation. Celebrating 3 Years of its existence, One Band Productive and Cimanggis potential origin, HELL SKUAD conduct a serious idea to summarize its Video Documents for this to be a documentary that is done alone by frontman / guitarist Deady Velo. Although only visualized Simple, DVD "A rockumentary: 3 Years Tortured In Slam" This will give you points Admitted to know this band more closely. Production materials do not need to Professional Photo Video and Still Only use Simple Equipment (of Camera Phones, Camdig Up DSLR .ed), this DVD is giving view the most "important" on a EXISTENCE! Equipped with Creative Video menu, though still i find some templates from Youtube and the use of Some Transition Effect simply, Artificial shot Performance, here's a simple summary Creativity for 3 Hell Skuad in Groovy Slam Virus Spreads her. Without using Narrator Script and Story Timeline Regular, some scene was quite able to enjoy more Subjective and Style Jokes aside. "It's not about boyband with Millions of Fans, Nor about the Great Metal Band with Thousands of Fans, But It's about a band that maximizes what is" so can i catch phrase in a simple DVD that each band must be able to do the same. Some Explicit Kontel on Violence and Gore became Sampling Visual Scene lot fills some of his, such as Session Interview, Testimony nearest Orang2 Band, Raw Footage, Behind The Scene, Session Recording, Video Clip to Live Performance Band which can not be separated from Canda and Laughter Friendship. There are many long story presented here, how the ups and downs when the band often experience Bolt formation until some Jamming Session vocalist ever fill Perform Hell Squad. although such schemes do not have a story plot, this DVD documentary is still enjoyable even without a climax on Ending her. Good Job to Deady Velo with painstaking buildup Compile Video Documentation her during this absence Cinematographer Art Department or the means to be a "Legacy" which will be described later to the generation of those who will come later in life. since any metal gig you go to today would have pits and devilhorns everywhere, But one thing that was prominent between the band and the crowd was headbanging, and damn Hell Squad does a lot of it!












Add to Cart More Info

Selasa, 31 Maret 2015

Hell Skuad - Liege of Inveracity CD 2015



























Hell Skuad - Liege of Inveracity
Eastbreath Records CD 2015
http://www.facebook.com/pages/hellskuad-indonesia-slamming-machine/185368434834331
http://www.reverbnation.com/hellskuadslamming

01 Sickest Voices on Schizoprenia Heads 01:19    
02 Deserve to Die (Buried) 02:49    
03 Melawan Kematian 02:09    
04 Lust to Kill 02:33    
05 Karnivora dari Neraka 01:35    
06 Pleasure in Desperation 01:44    
07 Laley de plomo (Brujeria cover) 02:09    
08 Retorika Kebiadaban 01:56    
09 Splattering Blood on Your Wall 01:53    
10 Destroy Everything (Hatebreed cover) 02:12    
11 Kembali Menjadi Tanah 02:11
12 Mom, I Wanna Play Death Metal (Bonus Track) 02:20
13 (Bonus Track) 02:09
14 (Bonus Track) 02:20


Deady Velo - Guitar/Vocals
Elazar Sjahranie - Bass
Kutwo Alfian - Drums


Memetik Inti Menarik Press Release Hell Skuad Sebelumnya " Album yang Catchy, Simply Groovy masih menjadi ramuan wajib bagi Hellskuad namun di album kali ini akan banyak kejutan tidak terduga yang tak pernah terpikirkan Sebelumnya " telah menjadi Rasa Penasaran tersendiri, apalagi Frontman Deady Velo juga Ga mau Bercerita panjang lebar saat Ngobrol dengan Gw, Katanya " Materi Album ini Kami ingin menampilkan lagu paling kontroversial di album ini ", nah lo bikin penasaran aja pokoknya dah. setelah Gw Mendapatkan Materi baru ini, baru terjawablah sudah ungkapan " Kontroversial " itu ternyata hehehehe.... But juga menambah penasaran yang lain-nya, ada baiknya Gw tulis materi di Album baru ini secara Berurutan aja biar Balance-nya Klimak hahaha .... Menjawab Produktifitas serta Eksistensi yang terbangun sejak 2009 an mungkin, Hell Skuad memang terhitung tidak pernah maen2 dalam berkarya, hal ini terbuktikan dengan 2 EP, 1 Split, 1 DVD dan 3 Album Yeah !!! dimana perjalanan Slam Groovy Dominated-nya tetap mengental dalam endapan idealisme band setelah beberapa kali mengalami Bongkar pasang ini, tetap komit mengusung konsep yang disepakati sejak awal. kebetulan Gw begitu mengikuti perkembangan band ini pokoknya sejak materi " Waiting for the Absolute Revenge " EP tahun 2011, tetap menyebarkan epidemi Beat Death Metal yang Easy, Catchy serta Headbanging tetap dengan Warna Slam Groovy ! memang sejak CD ke-2 " Tortured " perkembangan signifikan mulai terasa menyengat pada Aransemen serta Beat-nya, lalu di Materi Baru " Liege of Inveracity " ini kembali Signature Karya mereka lebih " Menendang " sekaligus " Mengejutkan !!! for Truely Slam Groovy Lover. " Liege of Inveracity " menjadi Debut Pertama Frontman/Gitaris Deady Velo Sebagai Vokalis juga Penampilan Pertama Bassis Elazar Sjahranie, yang merupakan Putra Gitaris Legendaris Indonesia, Eet Sjahranie-nya Edane (Ex. Godbless). dari Segi materi Gw langsung merasakan sendiri Bobot Utama dari Album ini terasa lebih matang dengan Racikan Simply Groovy Death Metal masih dalam pusaran Kuat Perpaduan Pengaruh Dying Fetus, Hatebreed, Internal Bleeding Hingga Soils Of Fate. Materi yang berbeda banget dengan Materi CD " Knife of Perfect Mutilation " yang masih kental Bernuansa Slamming Death Metal-nya. the amp distortion is so mechanical that it almost sounds like the gears of a robot being grinded into dust to a perfect, symmetrical beat with Slam Groovy, Chunky, While avoiding the Indecipherable, and Gurgles plaguing modern Brutal Death. Gw Rasa ini adalah Album yang sepertinya mampu " mempermainkan " Emosional Pendengarnya. The slamming riffs are so catchy I honestly don't know how everybody doesn't find some pleasure in the songs. There is More Slam Groovy on the album and it is crazy !!!

First time, Sebuah Intro track bernuansa Trance Dance Floor Beat " Sickest Voices on Schizoprenia Heads " ini aja kita udah disuguhin aksi Eksperimental Hell Skuad yang mampu mengaduk Emosional Kita siap menggiring rasa penasaran Kalian semakin besar hehehe, beruntung kemudian Hidangan Musikal Utama pertama " Deserve to Die (Buried) " tersaji begitu Indah Menghentak mantap dengan Slam Groovy Intens Bingitz ! Track Lirik yang ditulis oleh Armand Boyd-nya Disembowel Records ini rasanya tepat banget jadi Opening Agresi Fresh Hell Skuad dialbum ini. song is filled with ridiculously groovy, heavy, and brutal music that will of course It opens with one of the catchiest riffs I have ever heard and continues to be really brutal. Everything from blast beats to breakdowns, to slower breakdowns, to even slower heavier breakdowns; it is the one song that when I see them live makes me go completely apeshit and destroy everyone in my path. Deep Guttural Grunt Deady Velo Boleh Juga meski Beberapa Pattern-nya mesti kudu diasah lagi agar tidak terkesan Monoton Type-nya. Namun Aransemen Simple Ciamik disini yang kayaknya terus mampu menghancurkan statemen miring, Meski hanya digeber dengan durasi yang lumayan pendek, sementara Adrenalin masih ingin terpacu dengan Headbang Act harus harus terpotong Sebelum Klimak-nya. Tidak banyak melakukan Lick-lick Runcing, Slam Groovy Riffing-nya lebih Menyeduhkan alur Bar dengan Personifikasi Easy Listening ! didukung dengan sound yang More Heavy than Before, makin Menajamkan sekali Karakter Hell Skuad terdengar lebih Awesome Memang !  Tertiary elements on this release are good, so the album as a whole is good. There's even a few fairly memorable track for The groovers are still the centerpiece Headbanging ! Beranjak ke Track " Melawan Kematian ", Kita masih disuguhi Part Sambungan sebelumnya seperti dilanjutkan Moody-nya disini. Komposisi Slam Groovy Rancak dengan Harmonisasi yang Match tersusun rapi tetap menjadi Kekuatan Enerjik tersendiri. Seperti tiada henti memprovokasi dengan Beat Slam Groovy Ciamik, lalu dimuncratkan selanjutnya " Lust to Kill " dengan dengan Tempo-tempo yang semakin Dinamis, Track yang ditulis Oleh Frontman Death Vomit, Sofyan Hadi ini sentuhan Power Slam Groovy-nya bener-bener mengaduk Emosional Gw untuk terus menggerakkan Badan aja bawaannya, begitu juga " Karnivora dari Neraka " yang ditulis oleh Josh-nya Aspyxiate, Hell Skuad seperti tidak pernah Kehabisan Ide Gokil-nya meracik Tempo Ajojing Provokatif pembakar Adrenalin. along with the varied mixture of indecipherable guttural vocalizations and semi-intelligible hardcore barks, but there is a heavier emphasis on mid paced breakdowns and even a few dragging slow sections that give the album a slightly sludge-like character at times. selalu menggunakan Konsep Keroyokan Materinya dari beberapa Kontribusi memang jadi karakteristik Hell Skuad sejak CD ke-2 nya, Kemudian " Pleasure in Desperation " yang liriknya ditulis oleh Januaryo Hardy-nya Perverted Dexterity tetap menjadi mengancam dengan hentakan yang ciamik pula Komposisinya, Suguhan menarik dari Mexican Terrorist, Brujeria " Laley de plomo " pun dilumat menjadi Sajian yang lebih Slam Groovy rasanya makin ciamik nih en Bikin Pangling Mungkin hehehe. abis itu Sejenak Cooling Down dengan Suguhan Akustik Clean Track " Retrorika Kebiadaban " mendadak kaget seh jika Level Balance Track instrumental Poem ini Terasa berbeda dengan Track sebelumnya, Sehingga Kaget juga pas masuk Track ini dengan Volume yang terasa High. dan ketika " Splattering Blood on Your Wall " yang ditulis liriknya oleh Boy Sompotan-nya Sabaoth, Level Sound pun kembali Kondusif normal lagi. which gets dangerously close to Biohazard territory during the breakdown section just resist the temptation to blast, the songwriting is extremely strong and memorable. When the thuggish hardcore guitar interacts properly managed to climb out of the bizarre quagmire of pseudo-mechanical Groovy Beat !!! Sepertinya Hell Skuad tetep Konsis Memiliki Misi untuk terus menggoyang Pendengarnya dengan Tempo Ajeb-ajeb serta Mematahkan Leher kepala Sajiannya, Tetap tidak kehabisan Ide Segar-nya memang dalam Menyusun tempo Breakdown Groovy Fantastis Pokoknya ! Makin Membara kemudian suguhan Cover song-nya Hatebreed dalam konseptual Band " Destroy Everything " benar-benar membuat kita tidak bisa berhenti sedikitpun rasanya dengan sihir Headbang, compliments every riff perfectly and his fills are absolutely mind boggling ! Outro " Kembali Menjadi Tanah " dengan sentuhan Alat Musik Khas Tradional Sunda banyak memberikan Sebuah Renungan Mendalam sekali disini, seperti Instrumen yang Penuh Isak Tangis Menyedihkan tentang Arti akhir Kehidupan yang bermuara semua pada Kematian. And Well, Saat nya menjawab " Kejutan " Hell Skuad di materi kali ini, meski di Booklet Cover hanya menulis " Mom, I Wanna Play Death Metal " sebagai Bonus Track, nyatanya disini terdapat 3 Track yang siap bikin pendengar akan " mengernyitkan " Dahi keheranan .... Ga tau apa yang terlintas dalam Benak Seorang Deady Velo Cs tiba2 harus memainkan Konsep yang sama sekali Jauh dari Karakter Hell Skuad yang teridentifikasi serba Berat dan Meledak-ledak hahahaha ... Mungkin kalo Dying Fetus punya " Hail Mighty North/Forest Trolls of Satan (Anno Clitoris 666 Opus II) " atau " Dumpster Love ", Hell Skuad Punya Yang satu ini, sebuah Track Country Rock Akustik Fun Enjoy aja yang mengingatkan banget ma " Someday I'll Be Saturday Night " nya Bon Jovi yang dibuat Sekonyol Mungkin Caranya bernyanyi hahahaha ... trus bagian akhirnya terdapat lengkap Spoken yang lengkap juga mengingatkan " Final Scream (Prelude to Evil: Davey's Nightmare) " nya Dying Fetus, saat Seseorang Merespon Gaya Lagunya. memang pemandangan yang aneh jika Band sebuas Hell Skuad Tiba-tiba bisa memainkan track seperti ini, yah namanya aja Bonus Track iseng-iseng menghibur untuk membuang Jenuh rasanya hahaha ... track " Melawan Kematian " juga dihadirkan lagi dari versi Single-nya berupa Instrumental. Bener-bener sama sekali tidak terpikirkan Kejutan Hell Skuad Kali ini bikin Gw Tersenyum-senyum sendiri campur heran :D

And This Overall, Secara Keseluruhan Materi " Liege of Inveracity " adalah Deskripsi semakin matang-nya Konsep Hell Skuad sejak materi sebelumnya, hampir setiap aransemennya diperhitungkan untuk menjadi sebuah Playlist maker yang Friendly di segala suasana, penuh dengan hentakan Slam Groovy Death Metal bernuansa Ajojing sekali tanpa harus terjerumus dalam Kesan yang bikin boring. Komposisi demi Komposisi-nya selalu menawarkan Nice Breakdown Part, meski sempat harus diulang-ulang, Kesan " Good Management Song " nya menghanguskan Seketika Persepsi sebelumnya ketika sajian album ini didukung dengan Sound yang lebih maksimal dan Heavy As Fuck meski beberapa diantaranya masih kurang mengalami Balancing Level. dan Menjadi catatan lagi untuk Layout Design-nya meski Ditampilkan secara Mendetail, namun Penggunakan Small Size Font terkadang malah mengganggu Visual yang membaca-nya. Namun kemasan Rilisan Ke-2 Eastbreath Records ini jauh lebih maksimal apalagi Duplicating Disk-nya yang Spesial sekali ! " Liege of Inveracity " adalah Presentasi Maksimal bagaimana Memainkan Harmonisasi beat yang lebih baik dengan Perpaduan nyata konvensional Emosional, Brutal tidak selalu Cepat, Teknikal tidak Selalu Rumit, Ajojing Beat ga selalu Bikin Goyang adalah gambarannya. those are great as well, the crunchy guitars and snappy drum sound that this album sure as hell to be what any of their previous efforts were in terms of sound and the production keeps things nice and heavy without sounding too bass heavy. SO WHAT WAITING FOR ???... GET IN TOUCH RELEASE NOW !!!

IN ENGLISH (Use Google Translate)
Interesting core picking Hell Squad Previous Press Release "album Catchy, Simply Groovy still be mandatory for Hellskuad herb but at this time the album will be many unexpected surprises unthinkable Previous" Curious Sense has become its own, let alone Frontman Ga Deady Velo also want talked at length when Chat with Gw, said "This album Materials We want to show the most controversial song on the album", well lo curious aja dah anyway. after I Getting this new material, Answering already phrase "Controversial" it turns out hehehehe .... But also adds another curious about her, it's good I written material on this new album Threaded wrote his Balance let watermark hahaha .. .. Reply Productivity and the existence of which was established since 2009's might, indeed Hell Squad never Kidding counted in the work, it is proven with 2 EPs, 1 Split, 1 DVD and 3 Album Yeah !!! where traveling Slam Groovy Dominated his remains in the sediment thickens idealism band after several pairs Unloading is still committed to promote the concept agreed upon from the beginning. Gw coincidence that following the development of this band anyway since the material "Waiting for the Absolute Revenge" EP in 2011, still spreading epidemic Easy Beat Death Metal, Catchy and Headbanging remain with Color Slam Groovy! indeed since the 2nd CD "Tortured" significant progress began stung on the Arrangement and the Beat her, then at the New Materials "Liege of Inveracity" returned Signature their work more "Kick" and "Shocking !!! Truely Slam for Groovy Lover . "Liege of Inveracity" to Debut First Frontman / guitarist Deady Velo As well Vocalist First Appearance Sjahranie Bassist Elazar, who is the Son of Legendary Guitarist Indonesia, Eet Sjahranie its Edane (Ex. Godbless). of the material aspect of direct experience themselves Gw Main Weight from this album feels more mature with Racikan Simply Groovy Death Metal is still in the vortex Strong Combination Effects of Dying Fetus, Hatebreed, Bleeding Internal Until Soils Of Fate. The material is very different to the Material CD "Perfect Knife of Mutilation" is still thick nuance Slamming Death Metal it. The amp distortion is so mechanical that it almost sounds like the gears of a robot being grinded into dust to a perfect, symmetrical beat with Slam Groovy, Chunky, While avoiding the indecipherable, and gurgles plaguing modern Brutal Death. I Guess this is the album that seemed capable of "play" Emotional listener. The slamming riffs are so catchy I honestly do not know how everybody does not find some pleasure in the songs. There is More Slam Groovy on the album and it is crazy !!! First time, a nuanced track Intro Beat Trance Dance Floor "Sickest Voices on schizophrenic Heads" we've featured Hell Squad Experimental action capable of churning Emotional We are ready to lead the curiosity of the bigger guys hehehe, lucky then first major musical dish "Deserve to Die (Buried) "presented so Beautiful stomping steady with Groovy Intense Bingitz Slam! Track Lyrics written by Armand Boyd its Disembowel Records so this feels really right Aggression Fresh Hell Squad Opening this dialbum. song is filled with ridiculously groovy, heavy, and brutal music that will of course It opens with one of the catchiest riffs I have ever heard and continues to be really brutal. Everything from blast beats to breakdowns, to slower breakdowns, to even slower heavier breakdowns; it is the one song that when I see them live makes me go completely apeshit and destroy everyone in my path. Deep Guttural Grunt Deady Velo May Also despite its few Pattern necessarily have to be sharpened again so as not to impress his Monotone Type. However Arrangement Simple cool here that I think keeps capable of destroying oblique statement, Although just lauched with a fairly short duration, while Adrenaline still want to headbang Act should be encouraged to be cut off before its water mark. Not much doing Lick-lick Taper, Slam Groovy his riffing more making groove Bar with personification Easy Listening! supported by sound Heavy More than Before, the Sharpening once Character Hell Squad sounds more Awesome indeed! Tertiary elements on this release are good, so the album as a whole is good. There's even a few fairly memorable tracks for The groovers are still the centerpiece Headbanging! Moving to Track " Melawan Kematian ", we are treated Part previous connection such as Moody followed her here. Composition Slam Groovy Rancak with harmonization of the Match neat remain a separate Energetic Strength. As relentless provoke with Groovy Beat Slam Coolest, then the next Spreaded "Lust to Kill" with the Tempo-tempo increasingly dynamic, Track written by frontman Death Vomit, Sofyan Hadi is touch his Power Slam Groovy was really stirring Emotional Gw to continue to move the Agency wrote luggage, as well as "Carnival of Hell" written by Josh his Aspyxiate, Hell Out squad as never his idea to mix Tempo Ajojing Provocative Adrenaline burner. along with the varied mixture of indecipherable Guttural vocalizations and semi-intelligible hardcore barks, but there is a heavier emphasis on mid paced breakdowns and even a few slow dragging sections that give the album a slightly sludge-like character at times. always use the concept of multiple Contributions keroyokan The material is so characteristic of Hell Squad since her 2nd CD, then "Pleasure in Desperation" whose lyrics were written by her perverted Hardy Januaryo Dexterity still be threatening to beat anyway Cool Its composition, interesting Treat of Mexican Terrorist, brujeria "Laley de Plomo" was crushed into a more Slam Serving Groovy feels more ciamik ya en Make overlook Maybe hehehe. after that moment Cooling Down with Treat Acoustic Clean Track "Retrorika outrage" sudden shock seh if Level Balance Track this Poem Feels instrumental in contrast to the previous track, So Shocked also fitted into this track with volume that feels High. and when "Splattering Blood on Your Wall" written lyrics by Boy Sompotan his Sabaoth, Level Sound was back to normal again Conducive. the which gets dangerously close to Biohazard territory during the breakdown section just resist the temptation to blast, the songwriting is extremely strong and memorable. When the thuggish hardcore guitar interacts properly managed to climb out of the bizarre Quagmire of pseudo-mechanical Groovy Beat !!! Looks like Hell Squad Keep Consist Having mission to continue to destabilize the listener with Tempo Chugga Chugga and Neck Breaking grain heads, Staying Fresh Ideas do not run out of her is in Developing tempo Breakdown Groovy Fantastic Anyway! Makin Blazing then treat her Hatebreed Cover song in conceptual Band "Destroy Everything" really makes us could not stop the slightest taste the magic headbang, compliments every riff perfectly and his fills are absolutely mind boggling! Outro "Back Being Land" with a touch of Typical Musical Instruments provides many Sunda Tradional A Profound Reflection once here, such as instrument full of sobs sad about the end of the Meaning of Life which leads all on Death. And Well, When his answer "surprise" Hell Squad matter this time, although in the Booklet Cover simply write "Mom, I Want to Play Death Metal" as a bonus track, in fact, here are 3 Track that is ready to make the listener will "scrunch" Forehead amazement .... Don't know what comes to mind was A Deady Velo Cs Suddlenly must play concept completely far Away from Hell Squad identified Character paced weight and explosiveness hahahaha ... Maybe if Dying Fetus has "Hail Mighty North / Forest Trolls of Satan (Anno Clitoris 666 Opus II) "or" Dumpster Love ", Hell Squad Got This one, a Track Country Rock Acoustic Fun Enjoy wrote that reminds really with " Someday I'll Be Saturday Night "Bon Jovi made his Maybe a silly trick singing hahahaha ... then finally there is a complete section complete Spoken also reminded "Final Scream (Prelude to Evil: Davey's Nightmare)" Her Dying Fetus, when someone Responding Style song. indeed a strange sight if the band as fierce Hell Squad suddenly could play a track like this, well his name wrote Bonus Track idly entertaining to throw Saturated felt hahaha ... track "Against Death" also presented another of its single version in the form of Instrumental . Was really a surprise at all unthinkable Hell Squad This time make yourself smile Gw-mixed Smiling surprised: D And This Overall, Overall Content "Liege of Inveracity" is a description of his more mature concept of Hell Squad since the previous material, almost any arrangement calculated to be a playlist maker that Friendly in any atmosphere, filled with the beat Slam Groovy Death Metal nuanced Ajojing once without having to fall into the impression that make boring. Composition for the sake of his compositions are always offering Nice Breakdown Part, despite must be repeated, Impression "Good Management Song" singe Instantly his previous perception when the dish is supported by Sound album more leverage and Heavy As Fuck although some of them are still less experienced Balancing Level. and Being note again for her though Layout Design Shown in Detailed, but Font Size Small The use sometimes even disturbing visuals read it. However packaging Releases 2nd Eastbreath much more leverage Records Disc Duplicating especially his once Specials! "Liege of Inveracity" is how the Maximum Presentation Play Harmonization beat better with a real mix of conventional Emotional, Brutal not always fast, Technical not Always Complicated, Ajojing Not always Make Rocking Beat is the picture. Reviews those are great as well, the crunchy guitars and drums sound Snappy sure that this album as hell to be what any of Reviews their previous Efforts were in terms of sound and the production keeps things nice and heavy without sounding too bass heavy. SO WHAT WAITING FOR ??? ... GET IN TOUCH RELEASE NOW !!!







Add to Cart More Info

Minggu, 15 Maret 2015

Hell Skuad - Tortured CD 2014



























Hell Skuad - Tortured
Pathologically Explicit Recordings & Deathfans Records CD 2014

01 Welcome to My Second Absolute Revenge 00:27    
02 Torturing Suffering and Spreading the Death 01:40    
03 Tanah Merah Bersimbah Darah 02:21    
04 Dying on Pure Pathological Moshpit 02:03    
05 Membantai Jakarta 01:54    
06 Eternally Torture 01:23    
07 Slammed by Tragically Moments 01:41    
08 Smashing Your Disfigured Face 02:08    
09 The Criminally Insane 02:05    
10 Venomous Denpasar 02:07    
11 Bring Your Head to Fucking Slam' 01:24    
12 Usus Terburai Kepala Terpenggal 02:29    
13 Kill Your Mother Rape Your Dog (Dying Fetus cover) 01:23      
14 Killed Raped and Mutilated Gorechestra 01:03    
15 Tanah Merah Bersimbah Darah (minus one) 02:21    
16 Membantai Jakarta (minus one) 01:52


Slam The Serial Killer Rupanya harus berlanjut lagi Kekejamannya dengan membawa Sejuta Dendam menyala yang terbakar sejak Rilisan pertama mereka yang menjadi Cabikan Mengerikan dengan menemukan Korban Utama-nya. Aransemen Musikal yang lebih Membunuh siap Mempertahankan kembali Tahta Slamming Machine Bestiality meskipun Darah Idealisme Harus menetes membasahi Kemarahan mereka lewat karya yang lebih Dinamis ! menjadi Sekelumit statemen ketika pertama kali mendengarkan Rilisan Full ke-2 Hell Skuad, The Machine Slam Jahanam siap mematahkan Persepsi tentang musik yang mereka tawarkan ! Disaat Scene Tanah Air seperti dilanda Epidemi Kuat Virus " Slamming ", Band ini mencoba mendobrak Tradisi serta Tatanan Kaku tentang Konsep ini menjadi lebih Open Minded meski harus mengalami Kontradiksi dengan segala aturannya ! Yang pasti persetan dengan Aturan selama ini malah menjadi Belenggu Statis sebuah Kreatifitas harus berlanjut. dimana Genre Slam Harus Begitu Begitu, Slam Breakdown mesti bla bla bla, sepertinya Hell Skuad yang berani memecah Paradigma Kaku tentang Kenikmatan dari Extreme Music itu sendiri? Believe Or Not, Debut Full Ke-2 ini jelas lebih menendang jika kita balikkan waktu untuk menerima gempuran Perdana mereka era " Knife of Perfect Mutilation ", meski tidak bermaksud Membandingkan, inilah sebuah Pelajaran Mahal disaat Eksistensi harus mengalami Perkembangan yang Dinamis ! rather memorable for its row of battering double-bass frenzy in the last half that’s pummeling and over-the-top Heavy, and scores points for what might be the album’s best Breakdown, just absolutely devastating work here and makes for a Nice song overall.

Coba tengok " Torturing Suffering and Spreading the Death " adalah Kejutan pertamanya yang langsung menawarkan komposisi musik menggilas dengan Partikel Sound yang Deep and Heavy masih menjadi Trademark Sejak Album pertama mereka, Bahkan menurut gw lebih Crunchy dengan Middle Reverb Clearing, But Keep Saw Sharp ! kerap memadukan Slam Groovy Liar dengan lebih menekankan Selera Headbanging tetap terjaga dengan hentakan2 yang sangat Berani, Dying Fetus dengan Hatebreed kemudian Menghajar liar Riffing-nya Devourment ? aransemen yang ekspresif dan tidak kaku untuk openminded dengan genre metal lainnya demi racikan Musikal yang menarik ! sejak pertama kali mendengar " Tanah Merah Bersimbah Darah ", Gw udah menaruh Perhatian tersendiri akan Progres Aransemen Band ini wajib ditunggu gempuran mematikannya ! sebuah Track yang banyak menekankan Beat Breakdown yang lebih Kental elemen Metal Hardcore yang lebih familiar sekali buat kalian Penikmat Style Hatebreed serta Deathcore Genre mungkin. The razor-wire riffs, back-loaded drumming and ferocious vocal whiplash enough to bring even the most ardent fan to their knees as they’re whipped into a frenzy with that absolutely frantic groove gets thrown into the mix barely twenty seconds into the offering ! lebih berani menyelipkan warna yang semakin Mendobrak Batasan, " Dying on Pure Pathological Moshpit " melesat kemudian untuk menghipnotis kita tetap pada kondisi Headbang ! Downtune frenetic pacing that just goes over the edge so often it’s insane and the demented, Guttural growling vocals meshing Beast to end the beating on a high-note really accents the sheer BANG-YOUR-FUCKING-HEAD-NOW urgency of the music ! " Membantai Jakarta " semakin melarutkan kita dalam Indahnya Moshpit Area lengkap dengan Stage Diving Art udah coba meracuni kita dengan sajian Total groove Breakdown fanatis ! Meski rata2 beberapa Track diusung dengan durasi yang cukup singkat, Sang Gitaris selaku Mastermind Band bekerja keras untuk menciptakan Atmosfir musik penuh dengan elemen Total Fucking Groovy Slam-nya, sehingga terkadang menjadi cukup rancu untuk menyebut konsep yang dimainkan Hell Skuad ini untuk satu Istilah. Konsepsional yang terasa simple serta Easy Listening bagi Penikmatnya kemudian adalah " Eternally Torture ", dengan Perpindahan Bar yang mudah gw tebak, menjadi daya tahan tersendiri untuk memainkan Konsep seperti ini adalah Gampang-gampang susah, disaat Harmonisasi harus ditantang untuk meramu Konsep yang " Asli " menarik en tidak asal Goyang, You Know What I Meaning ? Probably the best way to describe the combination is to say it is death metal (blistering drum patterns rife with rolling double bass kicks, powerfully down-tuned guitars with riffs designed to steamroll the listener, and violent, guttural vocal roars. Tajam menerjang terus dengan Komposisi Hipnotis tetap posisi Headbang, " Slammed by Tragically Moments " dan " Smashing Your Disfigured Face " lebih terdengar Liar dengan Komposisi beat yang cepat and Stay Headbang menjadi Kesan yang tidak dapat terlepaskan begitu saja, terasa lebih menarik kemudian adalah " The Criminally Insane " dengan Part Awal Gaya Old School Death Metal lebih menawarkan sajian yang sangat memikat lagi rasanya seperti memang dimanjakan yang " Sebenar " nya dengan tidak asal menampilkan Kesan berisik-nya. It feels like folly to continue detailing every track, since they are all essentially full-bodied death metal armadas. The base rhythmic spines are punishing, chugging, groove-carving war machines that scar the compositional landscape, clearing the way for sprays of machine-gunning double-bass and the hurried, fibrous notation of the winding, blinding, wholly satisfying guitar Breakpart ! sedikit meregang suasana Rileks dengan sajian yang terasa etnis tradisi Pulau Dewata " Venomous Denpasar " menyudahi New Tracking performance-nya disini, coz berikutnya kita akan disuguhi dengan Kaleidoscope Karir mereka sebelumnya dari Materi EP " Bring Your Head to Fucking Slam " tahun 2012 yang telah mengalami Mastering Ulang, dimana akan memberikan sentuhan Sound yang begitu lain, meski tetap Terjaga Heavy Quality-nya dengan Kualitas Guttural Gurgling yang lebih meraung lagi level-nya. Mengcover " Kill Your Mother Rape Your Dog " nya Dying Fetus rasanya akan cukup membuat Almarhum Wayne Knupp-nya Devourment untuk bangkit dari Kubur headbang didepan Jonh Gallagher Cs memainkan Track ini hehehe ... dan pada 2 Track terakhir sebagai Bonus Track-nya adalah Minus One dari Track " Tanah Merah Bersimbah Darah " dan " Membantai Jakarta ", kalau kita artikan secara harfiah berarti kurang satu/Minus One. Nah yang kurang satu apanya? Jadi di dalam sebuah musik minus one, pasti ada satu yang kurang. Mungkin itu vokalnya yang tidak ada, atau drumnya yang tidak ada, atau gitarnya yang tidak ada, atau bassnya yang tidak ada, atau keyboardnya yang tidak ada. Jadi kurang satu, sesuai dengan namanya minus one. dan Minus One 2 Track ini adalah Versi Karaoke-nya aja hahahaha .... (Mungkin buat nambah Durasi Album aja kayaknya hehehe ... Lumayan abis digeber dengan Komposisi Pembakar Adrenalin Headbang, Giliran Kita pendengar untuk Ber-Karaoke Rio menjadi Vokalis Hell Skuad didalam Kamar sendirian.

Meski Tidak Menghabiskan Durasi 30 Menit, 16 Track Hell Skuad memang Nyata Menampar sekali kali seperti lewat Perjalanan Musikal serius-nya yang lebih berani dari sebelumnya. Album yang menampilkan Sisi " Kebersamaan " Mungkin  tidak membuat sekat yang berarti untuk para Teman dan Fans untuk lebih menikmati sebuah " Unity " sebenarnya dalam Band ini dengan Konsep Keroyokan. kalian bisa Lihat jika Penggarapan Album ini (Pada penulisan Lirik Khusus-nya) melibatkan beberapa Nama diluar formasi band, seperti Andry Gila-nya Turbidity/Digging Up, Deddy-nya Cadaver, Raka-nya Illuminatus Zine, Andre-nya Mortalepsy, Riki Noviana dari GitarPlus serta Gw sendiri hehehe, lalu Pada Cover song " Kill Your Mother Rape Your Dog " posisi Drum dimainkan oleh Hunter Cadaver. Jika elo Menyukai Tantangan Berarti serta Open Minded dengan sebuah genre, Gw merekomendasikan untuk mencoba sendiri debutan berani ini, apalagi Buat kalian yang ingin mencicipi sendiri Hatebreed rasa Devourment, Internal Bleeding, Soils Of Fate ato Dying Fetus ? as the song possesses an enormous range of tangential riff changes and groove elements that drop back to a slower gigantic thud at the end having songs with this level of catchiness is a double-edged sword. The tunes may be super-catchy, but some of the riffs are so simple that you may feel like your IQ temporarily drops a few points. There are some seriously knuckle-dragging Slammy grooves on this sick album.







Add to Cart More Info