Sabtu, 15 Agustus 2015

Unveiled - Endless Extreme Hate CD 2015



























Unveiled - Endless Extreme Hate
Grundar Production CD 2015

01 ... The Upcoming 01:01    
02 Doomed to Hellfire 04:18    
03 Curse of the Predator 05:10    
04 Inherited Decimation 05:25    
05 Human Synthetic Killer 04:29    
06 Cataclysmic Disease 05:44    
07 Cannibalistic Manglement 04:50    
08 Sadistic Annihilation 04:05    
09 Into Oblivion 01:36

Chal - Vocals
Jake - Guitar
Onesoul - Bass
Ah Fad - Drums

Sudah beberapa tahun sebelumnya gw mengenal nama UNVEILED, ketika salah satu Death Metal unggulan Scene Negeri Jiran, Malasya melakukan Split dengan Godfather Death Metal tanah air, Trauma ! yang ke-2 nya berbagi Pita rilis dalam Album split yang dirilis oleh Psychic Scream Entertainment pada tahun 2000. Unveiled sendiri memang menjadi Pioner Death Metal Genre sejak terbentuk tahun 1997, yang mana scene Negeri mereka saat itu (dan) sekarang masih didominasi oleh Genre Metal Lain, sehingga pertumbuhan Death Metal memang tidak terlalu subur untuk diamati dari waktu ke waktu. Meski menjadi sangat terlambat dalam ber-produksi, Akhirnya Unveiled berhasil juga memuntahkan Full album pertama-nya dalam jeda yang begitu panjang, ini sebagai pembuktian juga bagi Eksistensi band setelah hampir 15 tahun tidak Berkarya. Usia Bagi Mereka tentu sudah tidak Muda lagi untuk tetap menggebu dengan Emosi musikal yang menuntut enerji lebih powerfully seperti sebelumnya. sementara ada Proses Pergantian Formasi menyebabkan terjadi " pergeseran " Konsep band. meski tidak terlalu jauh keluar jalur, Unveiled masih kokoh berdiri digarda Terdepan Death Metal. mungkin disini gw akan lebih sedikit membandingkan aja dengan Karakter Materi era Split dengan Trauma, masih sentuhan Old School Death Metal era Avulsed, Fleshgrind, Cannibal Corpse serta Demolition Hammer tercium Mempesona hampir disetiap Komposisi-nya. giving them a crushing but not very heavy aesthetic songs stick to a formula of punishing riffs interspersed with lead breaks interspersed with barked vocals interspersed with gang shouts.

Dimulai seperti biasa dengan Intro " ... The Upcoming " yang lumayan memberikan Nuansa Horror Mencekam mungkin akan menambah penasaran kita tentang bagaimana sebenarnya materi terbaru mereka setelah 14 tahun absen, langsung terjawab dengan " Doomed to Hellfire ", However it works perfectly to compliment the infectiously catchy riffing and provide a headbang inducing listening experience. Masih Menggeram dengan Curious Pummeling Riffing mantap-nya yang diimbangi dengan Vokal Growl Ringan, gempuran Drumming yang masih klop dengan hampir lick Gitar mencoba tampil mengimbangi meski Intensitas-nya masih tergolong Ringan-ringan saja terdengar. there's plenty of relentless double bass work that helps propel the grooves forward. Rasanya Gw masih terlalu menikmati Powerfully drum style era Drummer Yusmira sekali dibandingkan dengan Ah Fad disini, kurang menampilkan pukulan yang " heavy ", meski Ah Fad sendiri mampu mengembangkan beberapa Skill Dimensional-nya membentuk Konseptual Track Unveiled Lebih Dinamis. Karakter Riffing Jake lagi lagi memang lebih Menyita Perhatian Gw, takes no prisoners and the speed and aggression department continuing with Touching thrash bite revival might possess. Sentuhan Old School Death/Grind nya kerap terdengar mengingatkan era " Eminence in Putrescence " dengan " Tortured Existence " nya Demolition Hammer dengan Death/Thrash yang lebih Enviromental. " Curse of the Predator ", seakan lebih memacu Adrenalin dengan mengoyak Gendang telinga kita. The riffs are sloppy on the rhythmic session, in order to be even more obscure and perverted. There are a lot of breaks in which some more melodic parts enter to create a great balance between the gore elements and the more accessible passages. Pengkomposisi Lagu dikerjakan dengan Attitude Musikal yang masih Idealis dengan Karakteristik era Band memulai karir-nya, terdengar Catchy serta Full Headbang Passion ! Serangan Death Metal Catchy yang cepat dan Harmonis terus melaju di " Inherited Decimation " tetap dengan aransemen dinamis. Breaking First Part Riffing " Human Synthetic Killer " mengejutkan memang Emosional-nya, ketika Track ini melaju garang mengingatkan dengan Cannibal Corpse era " Eaten Back To Life ", level audio-nya lebih " Up " lagi ketimbang sebelumnya, sehingga Warna Death Metal Liar tercium tajam. pushing that machine gun sounding guitar tone that since came to exemplify extreme thrash and death metal in the early 90s. raungan makin mencakar sekali kemudian adalah " Cataclysmic Disease " serta " Cannibalistic Manglement ", lebih melumuri suasana dengan Banjir darah segar pembantaian Musikal Unveiled. Level audio kembali " Down " saat " Sadistic Annihilation " dilepas seperti pada track 1 hingga 4, rasanya ini mengurangi Kenikmatan kita ketika lagi asyik Bernostalgia dengan Death Metal era 90-an, meskipun begitu terbakarnya adrenalin kita seakan tidak memperdulikan " kekurangan " Kecil ini. this time period will find this one wanting a tiny bit in terms of overall execution, thought that by no means diminishes the enjoyment factor here, Stay prepare to be crushed by another incredible mid-paced riff section which carries on throughout most of the song !

" Endless Extreme Hate " masih menjadi Artefak terpendam Unveiled selama Kurun waktu mereka tidak produktif merekam karya bertuah-nya, seperti sebuah Kebencian yang tidak pernah Berakhir, Inilah Eksistensi musikal yang masih mereka Pertahankan  selama 18 tahun berkarir. Secara Keseluruhan Materi disini sudah tersusun sangat rapi meski Intensitas Sound masih menjadi Kendala berarti yang tidak bisa diremehkan, Proses Mixing dan Mastering-nya menurut gw masih seada-nya, meski Terdengar Clean, namun Balance level beberapa Instrumen-nya masih memerlukan Polesan Maksimal lagi demi faktor perfect. Buat yang masih terlalu merindukan sekali dinamis-nya Death Metal era 90-an dengan tema lirik yang masih Berdarah-darah dan Beraroma Penuh Kematian, kayaknya gw rekomendasikan banget Karya Bagus dari Pioner Death Metal Unveiled ini. the well-written riffs in it to become a catchy and memorable release are spring-loaded with competent and comprehensive fist-balling belligerence respectable.







CHECK TEASER VIDEO (By LICMEDIA)

Add to Cart More Info

Chaos Fury - Promo 2015



























Chaos Fury - Promo 2015
Eastbreath Records CD-R 2015
https://www.facebook.com/pages/CHAOS-FURY/181367708639795
https://www.reverbnation.com/chaosfury2012
https://twitter.com/cf_chaosfury

01 Atahiktri Bencana Moral 04:11    
02 Melahap Ambisi dalam Dalil Tahta 03:30


1 lagi Eastbreath Records Menambah Anggota Roster baru-nya masih dengan Band-band Potensial, kali ini ada CHAOS FURY ! Band Technical Death Metal asal Tangerang Selatan yang ga kalah Bringas besutan Kejam ketika menebar Komposisi cepat serta Teknis-nya lewat Promo 2015. Perpaduan Brutal Death Metal dengan sayatan Gelap Harmonize Riffing lebih mengingatkan dengan Karakter Krusial Nile, Hate Eternal, Hingga Old Decapitated. Gempuran Membabi Buta yang sama sekali tidak mengenal ampun bakalan elo rasakan sendiri serangannya di 2 Track Promo 2015. yang dimulai dengan " Atahiktri Bencana Moral ", Sambutan Part Megah nan Gelap membuka Kemarahan Iblis Neraka dengan menjilatkan Api Panas-nya yang seketika langsung serangan Hyperblaster Beat menjadi Dominasi Part berikutnya meledak Hebat ! immense and equally technical pounding in act with every riff. Permainan Drum yang Lebih mengandalkan Power serta Speed-nya lebih memoles skill-nya dengan Karakter yang Dinamis sejalan dengan Request Fast Riff-nya, sehingga Match Composition adalah Ending ketika menikmati dengan seksama Setiap Alur Aransemennya meski dominasi Blastbeat terasa begitu mengganas gempurannya. Selain Fast Part, Chaos Fury juga sering mengulang Groovy Breakdown elemen sehingga kita memang diberi kesempatan untuk melepas nafas lega dengan warna Death Metal standard ketika sentuhan melodic Solo Gitar menyapa, The combination of the late-90s death metal grind approach to slow parts has always intersected with great melodic riffs that work like hooks and pull the listener into the song. kemudian " Melahap Ambisi dalam Dalil Tahta " serangan membabi buta tidak mereda, justru semakin Gila ! memang dapat gw rasakan konsentrasi-nya bener-bener memecahkan keheningan. Tradisi Egyptian themes rupanya saat ini memang lebih diminati beberapa Band untuk mengotak atik Harmonisasi Tradisional-nya yang terkenal memiliki elemen Mistis bernuansa kegelapan sekali, sehingga rasanya kita seperti sedang terjebak dalam Neraka penuh kebisingan saja, more aggressive form could have worked wonders. akhirnya menjadi catatan Gw adalah Kualitas Recording-nya yang Masih terdengar Nge-Depth, sehingga pada beberapa Kali Pergantian Bar kerap terjadi Low Tune Frekuensi, Audio-nya terdengar seperti sedang overload, dan Booping Level begitu mengganggu konsentrasi dasar gw ketika asyik Menikmati-nya, yaa Kualitas rekaman Promo ini mesti mendapat perhatian lagi ketika terjadi " Over " seperti ini. dan Gw menaruh Harapan untuk Materi Chaos Fury Mendatang Boleh gw prediksi sebagai Karya yang patut dinantikan sekali, Especially buat kalian Fans Ngebut dengan Balutan Melodius nan Gelap ! incredibly flashy, but it remains uncompromisingly fast and punishing !!!







CHECK TEASER VIDEO (By LICMEDIA)

Add to Cart More Info

Arester - Promo 2015



























Arester - Promo 2015
Eastbreath Records CD-R 2015

01 Kehancuran Kiblat Kefanaan 04:49    
02 Merangkai Depresi 04:15

Berbahagia sekali Jika Perkembangan Scene Metal Kita semakin hari semakin Pesat dengan Banyaknya Band yang memiliki Konsep semakin Mengerikan ! Apalagi Sejak Kemunculan Blackened Symphonic/Technical Death Metal seperti Fleshgod Apocalypse bener-bener membuat Sengatan Hebat Jagad Metal, meskipun bukan Pengusung pertama, Fleshgod Apocalypse sukses menghipnotis lewat Karakter Fresh Dasyatnya ! Fleshgod Apocalypse definitely have balls in attempting to merge two seemingly incompatible genres, and could do well with this style in the future !!! Nah bukan dengan maksud untuk membanding-bandingkan, Gw cuman memberi Gambaran Konkrit-nya dengan apa yang gw dengarkan pada setiap kali menulis, semata agar pembaca dapat mendeskripsikan sendiri apa yang gw buat, karena setiap Individu juga pasti bakalan punya persepsi yang berbeda akhirnya. sebelumnya gw pernah mendengar Band Jessica dengan " Eternal Temptation " (dikompilasi " Extreme Brutal Violence - Back To Kill " Tahun 2012) hampir mirip melakukan Konsep yang seperti ini, sayang Gw udah ga tau Khabar ini band. Beruntung akhirnya gw bisa mendengarkan Karya Dramatis Fenomenal 4 remaja Potensial dari Pekanbaru, Riau dengan bendera ARESTER lebih mencengangkan Mengusung Konsep seperti ini. Epic Symphonic Blackened Death Metal yang cepat dan gelap dengan sentuhan Orchestral Elemen membuatnya lebih tampil garang ! It consists of some very beautiful guitar riffs and Thundering magical Drum symphonies that are fast and epic ! Ketika Pertama kali mendengar Track " Kehancuran Kiblat Kefanaan " seketika Memang kita akan dikejutkan dengan Barbaric Beat dengan Komposisi yang Symphonic secara Membabi Buta Menghantam disetiap Harmonisasi-nya. Perpaduan Elemen Keyboard dari Abadi Erlangga-nya Band Rusuah mampu memberikan Sentuhan Symphonic yang Megah hampir membungkus Dominasi Komposisi-nya, seperti mendengarkan Alunan Epic Megah Dimmu Borgir yang dibombardir lagi dengan Beat tempo yang cepat menghajar, yess itulah yang Menjadi Konseptual Fleshgod Apocalypse. Setiap Lick serta Bar memang selalu diperhitungkan dengan Tune Harmonisasi Match yang ga asal Maen Kebut memang. Now to get on with the music, this music is fast, and I mean very fast. Not only is the tempo conducted at the speed of the drummer being pretty much a fucking kraken, but also from the guitarists almost constantly playing tremolo riffs as fast as their wrists let them do so on every song in and out, Amazed ! Sementara Track Ke-2 " Merangkai Depresi ", Meski tidak terlalu Signifikan Suguhan Elemen Keyboard-nya, Track ini lebih menampilkan sosok Matang Arester untuk mengusung Karakter-nya yang lebih segar & Gelap mencekam. Permainan Pummeling Harmonized Riffing-nya selalu sejalan dengan Ide-ide skill Drumming-nya sehingga menjadi Kerangka aransemen yang Berpengaruh sekali. the predominant foreground anymore as synth and guitars are on the same level, both intertwined to create the symphonic framework More Amazing ! Rasanya Surprise Banget jika Gw bisa mendengar segera Materi full mereka, meskipun sebagai New Comer serta belum menampilkan Warna yang Orisinil, Namun Komposisi Aransemennya sungguh patut diacungi jempol atas kreatifitas mengerikannya ini. Pembawaan Karakter Musikal yang lebih Match dengan Struktur lagu menjadi Emosi kuat tersendiri 2 track dalam Promo ini tampil mengagumkan pokoknya. I couldn't believe what I was hearing! I have been looking for a band like this for many years and always being let down, Fortunelly Arester have perfectly melded brutal/technical death metal with symphonic extreme metal for truly masterpieces !! YOU MUST HEAR IT !!!







CHECK TEASER VIDEO (By LICMEDIA)

Add to Cart More Info

Bankeray - Liar CD 2015



























Bankeray - Liar
Eastbreath Records CD 2015

01 Blarr 01:48    
02 Mountain 04:12    
03 Thrash Attack 04:03    
04 Jeki Brandal 05:47    
05 You Kill My Earth 04:05    
06 Jalur Tengkorak 03:15    
07 Intifada 04:08    
08 Ego 04:17    
09 Thunderboy 05:06    
10 Mom 01:57

Jangan salah kalo Band satu ini bukan dari Daerah Pulau Borneo loh, karena memang nama " Bankeray " sendiri diambil dari nama sebuah pohon yang berasal dari Kalimantan " Bangkirai ", Bankeray ini asli Debutan Nakal Potensial Thrash Metal dari Karanganyar, Surakarta, Jawa Tengah yang mencoba melawan keterbatasan pada awalnya memang berkeinginan sekali membuat sebuah band Cadas dengan bermacam Pengaruh musikal yang mereka dapat. Sementara Konsep Thrash Metal yang Mereka Usung asli Tergolong Ciamik dengan Aransemen ditunjang dengan Sound yang Sophisticate Modern Thrash Metal, meski karakter Dasar Bankeray Sendiri adalah Old School Thrash in the Vein Anthrax, Slayer, Sacred Reich, Death Angel, Metallica hingga Megadeth serta kental sentuhan Bay Area Thrasher dengan Attitude yang Brotherhood sekali. Karakter musikal-nya lebih berbasis " Easy Listening " stuff, artinya kita tidak terlalu disuguhi Part-part Thrash yang Rumit, karena Bankeray Sendiri akan lebih meleburkan kita dalam suasana full Enjoy banget ! seperti Headbang dan Sing A long act. dengan Lirik2 ringan, sederhana juga lebih dekat dengan Kehidupan Mereka sehari-hari menambah persepsi "Friendly " Konseptual-nya Bankeray. Sejak Terbentuk tahun 2007, Bankeray sudah merilis 2 Demo serta 1 EP, dan Kini " Liar " menjadi Debutan Mimpi nyata Band yang bakal lebih hangat memberi kontribusi terhadap Movement Thrash Metal Tanah air yang semakin Bergairah Kembali. sekali lagi, Berbeda dengan Kebanyakan Thrash Metal Band lainnya, Bankeray memiliki Komposisi yang Easy Listening lebih siap memberikan suntikan Darah Segar ketika kita mulai Jenuh dengan Tempo Musik yang terasa Berat dan Menyita Konsentrasi. Well, Sebelum mengupas tuntas materi " Liar ", ada baiknya gw akan kasih Tips bagaimana Cara mendengarkan rilisan ini menjadi semakin lebih Enjoy? Simple banget koq, siapkan Secangkir Teh/Kopi, sebungkus Rokok faforit dan siap lepaskan Penat rutinitas Seharian yang Menguras pikiran elo dengan merebahkan santai tubuh untuk siap Larut dalam Harmonisasi dan Beat Musik Asyik disini. Perhaps that gently chugging mid-paced riff is meant as a gentle introduction to half an hour of thrash frenzy is always audible and very welcome indeed, with a nimble tone and a few creative moments !

Track dengan Titel yang Mengundang Tanda Tanya " Blarr ", yaa mungkin menjadi Sebuah Ungkapan Kecil yang menjadi Bagian Kehidupan Sehari-hari mereka tentang Hobby Berkendaraan Motor menggilas jalanan, tergambar ringan sekali bagaimana Track ini seperti tepat banget menjadi Soundtrack adrenalin untuk mereka menikmati sekali kehidupan Jalanan. " Bersama Kawan, Kita Raja Jalanan, Menyambut Petang Kawan Ayo Kita Blarrr ... ", Track yang lebih bernuansa Punk/Hardcore dengan Beat Keras Thrash Metal masih menjadi Aransemen berani mengajak kita terlarut dalam Sing A Long party. Yeah, Rasanya gw jadi ikutan Cuap cuap Juga nih ketika Hampir semua Pattern Vokal menyentuh Feel Enjoy. Their potential and possibilities as musicians and composers seem to determine the configuration and nature of this material, unable to design something difficult or impressive, simply honest and natural, reflecting their attitude and predilection for aggression exclusively. " Mountain ", dengan Warna Riffing yang lebih Ringan serta Simple lagi, track ini seperti lebih semakin menyatukan terus dalam Suasana Hati Bankeray saat Menggeber nih track. memang Tidak banyak Lick riffing yang menguras Konsentrasi, karena Pattern Vokal lebih mengajak menikmati suasana Indah-nya Alam Pegunungan tanpa pencemaran. Komposisi yang kayaknya hanya menggunakan Beberapa Chord Sederhana untuk membentuk Aransemen Sangat Easy Listening dengan Lick Vokal yang Bergaya Rockin Banget, sedikit mengingatkan Konsep Nakal band seperti Ugly Kid Joe Banget rasanya. Well, Kayaknya kita belum disuguhi Style Thrash Metal Inti mereka, tenang aja coy, Pas Giliran " Thrash Attack " inilah kita seperti sedang terbakar Adrenalin menikmati Serangan Thrash Metal seperti yang mereka Obsesikan, truly distinctive they followed predictable patterns musically and lyrically, making their music certainly generic. Rhythm section is also common, effective, defining the fastest sequences and tempo changes more efficiently. Nah disinilah baru kita Menikmati sekali " Class " Bankeray sebagai Pengusung Thrash Metal yang kental dengan balutan Melodik Solo Gitar Ciamik. even though of the solos here are competently perfect developed ! lalu " Jeki Berandal ", masih bertema tentang Sepeda Motor, kali ini " Jeki " menjadi salah satu icon yang dianggap sebagai sosok Berandalan, ternyata adalah " Real " Master Jalanan meski saat ini hanya menjadi Seorang Penganyuh Becak, membuat para Pengebut jalanan yang sok jagoan menjadi Ketakutan. Seperti Sekuel " Blarr ", Bankeray masih menarik Kisah ringan dalam menyusun lagunya terdengar sederhana, meski track ini punya aransemen yang Ciamik apalagi Drummer Dimas Nugroho sempat membuat Solo Drum keren di bridge track. Masih terus Menggoyang Kepala, " You Kill My Earth " menjadi Komposisi penghipnotis Thrash Dude tetap Terjaga Konsen menikmati Beat-nya. beberapa Variasi Lick Riffing-nya mengingatkan Juga dengan Slayer in the vein. they only play thrash without much ambition, refusing to incorporate complicated arrangements or especially lengthy instrumental series. They modify the riffs and introduce different sections in general during the compositions, yet keeping them far from complex. Ga bisa dipungkiri jika Track Paling Monumental bagi Bankeray " Jalur Tengkorak " Sejak EP " Jalur Tengkorak " masih menjadi Anthemic Bankeray Track yang semakin matang terpoles menyihir Audience ketika pertama kali Part awal sudah digeber. " Jalur Tengkorak " dikisahkan tentang jalanan yang ada di Karanganyar, sepanjang km.08 yang memakan banyak korban jiwa karena seringnya terjadi kecelakaan. Awalnya, hanya melalui obrolan ringan di sebuah malam di HIK/Angkringan, yang kini bagi mereka dikenal dengan sebutan " HIK Jalur Tengkorak ". yang Dalam satu malam itulah kemudian dibuatlah satu buah lagu yang paling cepat yang pernah mereka buat pertama kali. Nah, Bener khan ada cerita special yang begitu Menghidupkan sekali  " Soul " Track Sophomoric ini saat dimana saja Bankeray On stage. Beralih ke Tema Perang, Track " Intifada " digeber lebih cepat lebih mengingatkan dengan Gaya Enerjik Awal Anthrax Era " Spreading The Disease ",  the Nice thrash violence is always balanced with melody and impressive sense of songwriting so that each song has something to be remembered for among a bunch of other ones in this genre. dan Rasanya makin Menggebu saja Sajian Track Berikutnya dengan Jilatan Api Thrash Metal yang membakar sekali, " Ego ", Penekanan Rythym menjadi Dominasi Dasar Kuat karakter Track terdengar Kental serta Enerjik, is more vicious thrashing highlighting !!! Masih mematahkan leher untuk hanyut dalam Headbang Act lagi?? ... Yesss " Thunderboy " seperti masih elo rindukan banget Sabetan Liar Thrash Metal, follows a similar pattern with bigger versatility of structures, Keep Thrash, keep Headbang !!! telah memuntahkan enerji final mereka di Pamungkas Track, akhirnya dengan sangat lembut diakhiri dengan Akustik Instrumen Track " Mom ", cukup untuk mendinginkan suasana rasanya setelah telinga kita berdenging dengan Sayatan Distorsi Sound yang terus mengoyak.

Tidak seperti kebanyakan Rilisan Thrash Metal yang sering kita dengar (Mungkin), secara Keseluruhan sajian " Liar " ini memang akan memberikan Hiburan Tersendiri yang lebih Melarutkan kita dalam Irama Keceriaan dengan Musical Part Easy Listening banget, jadi Kita tinggal duduk manis menikmati setiap Komposisi nya tanpa memerlukan Konsentrasi lebih, yah disinilah mungkin letak " Perbedaan " signifikan yang bisa gw gambarkan lebih Sederhana saja. Karena tidak selamanya memang Extreme Musik Cadas akan selalu memaksa Musisi-nya menciptakan komposisi2 yang berat menantang. Didukung dengan Sound yang lebih terdengar Profesional siap Merobek robek gendang telinga. Booklet cover lengkap dengan Lirik dan Sket Gambar setiap Track. Komposisi Thrash Metal yang Ga bakalan bikin Boring saat menikmati indah suasana Nyantai pokoknya. Sangat Gw Rekomendasikan sekali akhirnya ! is average and although catchy riffs that blows your socks off. The thrash high had peaked leaving us with an unexpected and unwanted come down, and this album represents this akward time perfectly.







CHECK TEASER VIDEO (By LIC MEDIA)

Add to Cart More Info

Sanskerta - Promo 2015


























Sanskerta - Promo 2015
Blue Lava Records CD-R 2015

01 Lotre 03:13    
02 Alea Jacta Est 03:25

Jati Hadasher - Vocals
Andhika - Guitars
Dwiyana - Bass
Alamsyah - Drums

Selalu Waspada dengan Movement Extreme Cadas Tanah Air, karena setiap detik, jam dan Hari kerap bermunculan Potensi dengan talenta luar biasanya untuk kita tengok. sebuah pemikiran sederhana bagi kita para penikmat, sehingga kita tidak selalu memposisikan ungkapan " Harga Mati " dengan Beberapa Opsi kita, karena segala sesuatunya memang berkembang seiring perjalanan hidup. Berkembangnya pemikiran dan teknologi seperti menjadi sebuah Presisi tepat untuk selalu berjalan bersama sama menurut keinginan manusianya. Meski terhitung sebagai salah satu New comer, nama SANSKERTA pada awalnya bagi gw tidak mengundang ketertarikan, namun alangkah terkejutnya jika kwartet anak muda asal Bekasi ini memainkan Komposisi yang memang digandrungi para Musisi lainnya sebagai Olah skill yang menantang dalam berkarya musik, yess Technical Death Metal Rules ! memang belum menginjak Hitungan perjalanan Panjang, Sanskerta dengan antusias langsung Merekam 2 materi Promo 2015 yang sudah lama mereka persiapkan dengan begitu matang. So jika gw beri gambaran sepintas saja, Sanskerta ini memainkan apa yang lebih menjadi Konsep Deadsquad Era " Horror Vision " serta Siksakubur, meski beberapa Sentuhan Khas-nya tetap menjadi Ciri khas Sanskerta dan inilah Perkembangan pesat Scene metal Tanah air yang kita harapkan. Rampant experimentation was commonplace, and the sheer technical prowess of the musicians in these bands rivaled musicians in any genre. Death metal was becoming a bit of a thinking man's genre, much to the chagrin of old-school purists, who quickly and loudly decried the end of death metal. meski 2 track saja yang disuguhkan sebagai Sample Preview agresi selanjutnya, Sanskerta siap membuat decak kagum bagi Fans TDM dengan pola bermain yang signifikan serta Eksperimen. Pada dasarnya dalam menulis Review, gw kurang memperhatikan Masalah Lirik, meski terkadang ada interest tersendiri jika gw menemukan sesuatu yang menggelitik untuk Gw otak atik, tapi entah pada track awal " Lotre ", gw kurang bisa menangkap Esensi yang dilafalkan vocalis enerjik Jati Hadasher, coz gw memang sedang terhipnotis dengan sajian Musikal-nya. tanpa Ba Bi Bu, Kita langsung disuguhi dengan part berat dan Dinamis serta Raungan Vocal emosional. Kerjasama yang Kompeten antara Musisi-nya teruji hebat saat mengkomposisi aransemen, especially pada Riff serta Drumming-nya lebih banyak menyita Konsentrasi lewat Lick dan Bar menantang. tidak Melulu konsep digeber dengan part yang cepat, karena banyak celah yang Sanskerta isi dengan Permainan Melodius dengan tune Harmonis, sehingga sering terasa Alur-nya Naik turun secara emosional. Apalagi Komposisi-nya kadang sulit gw tebak Progres-nya, karena memang terlalu banyak Part Kejutan yang kerap memperindah Komposisi-nya, dari sentuhan Solo yang melodius, Tempo yang Progressive serta Binal-nya Hypersnare Skilling. From a technical and song-writing perspective unquestionable quality, brutality and complexity. Selanjutnya " Alea Jacta Est " kita masih disuguhi terus Skill menantang lagi hampir disetiap Bar-nya, Gitaris Andhika memang Gape banget untuk menciptakan Struktur Musikal yang cerdas, dan Drummer Alamsyah adalah Partner yang tepat atas Kegilaannya. the music keeps perfect pace to craft the most tangibly dark, inhospitable atmosphere possible, the audible approximation of suffocating fear. The closer, Apparition is a demented carnival of suspense and classical pomp, utilizing tasteful keys to create a beautifully alien atmosphere, as if you’re summoning the unfeasible entity from the Living! So Kehadiran Sanskerta ini menjadi Rekomendasi banget untuk kalian Fans TDM yang mengumbar banyak Skill bermain Musik yang tidak Biasa. kemudian akan sangat Patut sekali untuk kalian nanti Materi Full mereka yang Gw Prediksi bakal siap mengguncang Stigma baru TDM Scene kita dan Inilah persembahan awal paling Dasyat serta Liar 4 Anak Muda Potensial yang Metalhead Rindukan kegilaannya. The blasting is precise, The fills exquisite without being entirely invasive, and The tone more excellent, Can't wait To Consume the Full Material Soon ! found a handful of technical death metal bands that are able to incorporate both stellar musicianship with ridiculously good song-writing.







CHECK TEASER (By LIC MEDIA)

Add to Cart More Info

Rabu, 12 Agustus 2015

Reduced - Gradually Executed CD 2015



























Reduced - Gradually Executed
Dismembered Records CD 2015

01 Intro 02:40    
02 Pieces Full of Pus 03:56    
03 Vaginal Tearing the Savage Lust 03:41    
04 Stab Slay Discharged 04:21    
05 Pleasure of Eating Rotting Bodies 03:08    
06 Cannibalistic Consume 04:13    
07 Consume by Necrophagus Creature 03:49    
08 Gradually Executed 04:56    
09 Devour the Disgusting Impurities 04:02    
10 Spinning in Agony (Brodequin cover) 02:14

Bagoez - Vocal
Ipung - Guitar
Jabrik - Bass
Vidiant - Drum

Finally, Debut full yang menjadi penantian Kwartet Penjagal Asli Jember Scene, REDUCED akhirnya menjadi momen dramatis sangat berdarah-nya termuntahkan secara Sadis dalam Pembunuhan Kejam konvensional berantai dengan mengusung Kronologi sistematis rapinya di " Gradually Executed ". Well bersiap siap banget untuk kalian yang sudah ga sabar menanti Agresi gila mereka selama setengah jam lebih dengan 10 track mengerikan yang termuat didalamnya. pengemasan Musikal dengan beat brutal yang lebih meledak-ledak dengan guttural Gurgling vokill spesial buat elo penikmat Ritme penggerinda mematikan ala Brodequin, Liturgy, Cinerary dengan Kompulsifitas Disgorge hingga Gaya Barbar Deeds Of Flesh ! Ya, Harmonisasi Sadis Blastbeat Dominan tentu masih menjadi Karakter Tak terlupakan Bagi Kuping yang begitu Familiar dengan Band2 yang menjadi Penggambaran Gw saat menulis Materi CD ini. the riffs are awkwardly constructed, the song structures haphazardly poke into one another, and the drumming is fast the other hand is one of copious amounts of brutal death metal handiwork that can’t be distinguished from one another ! Pengemasan Rilisan kali ini Dismembered Records selalu menyuguhkan yang terbaik bagi Konsumen Grinding Blastbeat brutality. sangat Eksklusif dengan Nuansa Berdarah-darah. Apalagi Penyajian Sound Rilisan secara keseluruhan telah dikerjakan begitu maksimal seperti yang menjadi Keinginan terbesar Band, tentu ini akan menjadi Standar ganda yang ternikmati oleh seluruh Audience, bagaimana Karakter musikal-nya seperti siap memotong motong dan menusuk Pembuluh darah dengan Siksaan Biadab-nya. Well, rasanya jadi begitu ga sabar untuk menguliti Materi Gress ini agar menjadi Referensi tersendiri sebelum membeli-nya, namun sebelumnya, gw cuman ngasih Rekomendasi, Jika Materi Death Metal Ganas-nya memang menjadi Komposisi Gila yang sedang kalian cari. All the chugging palm mute riffing and fast double bass in support. Sure they both would eventually bring in the blast beats but in general have more of the chugging breakdown parts than the other songs in this Albums. Let's Dismembered Punch your Face !!!

Sebuah Track " Intro " masih menjadi Tradisi yang ga mungkin hilang begitu saja untuk Membakar Adrenalin dengan Rasa penasaran akan Materi sebuah Rilisan. Reduced mengawali-nya dengan sebuah Opening Instrumen Track Sederhana yang mampu membangkitkan Rasa penasaran pendengarnya sebelum akhirnya akan tercerai berai dengan Suguhan Konvensional Mega Menghancurkan ! Selama 02:40, cukuplah rasanya menjadi Perkenalan awal sembari melemaskan Otot guna persiapan Menu selanjut-nya yang ter-prediksi siap Menyiksa sebenarnya ! dan benar sekali, Track " Pieces Full of Pus " kemudian menjadi Agresi Musikal para Barbar dengan ledakan-ledakan Tempo yang dasyat Menggerinda hebat ! Still the riffs are awkwardly constructed, the song structures haphazardly poke into one another, and the drumming is fast the other hand is one of copious amounts of brutal death metal handiwork that can’t be distinguished from one another ! Sekejab kita seperti langsung tersesat dalam Kemelut Komposisi yang distortif yang digeber dengan Ugal-ugalan ! dengan Sound destruktif yang mengingatkan banget gw dengan Keganasan Brodequin era " Festival of Death " dan " Methods of Execution " meski komposisi dasar masih tercium Aroma kental " Instruments of Torture ". kemudian beberapa Partisi musik selebihnya adalah perpaduan Kondisional dengan Karakter Liar Liturgy, Disgorge dan Deeds Of Flesh era " Trading Pieces ". Karakter Deep Guttural In The Vein Matti Ways serta Gurgling Wind ala Jamie Bailey masih menjadi Pengaruh yang begitu Kuat bagi Vokalis Bagoez untuk masih semangat Melakukannya dengan Lirik-lirik berdarah yang membuat Mual saat membaca-nya serta Menjadi Kebanggaan tersendiri bisa lebih Perfek melakukannya menjadi Penyempurna Obsesi Skill Member lainnya yang seperti kesetanan mengkomposisi Tempo serba cepat ! the Music production style seems to ward off or block easy interpretation As with a lot of distorted music, often the meaning is just a reflection of what the hearer wants to find ... SICK & BRUTAL! Karakter Snare drum yang lebih terkesan Natural adalah konsep menggetarkan tersendiri saat menikmati hampir setiap pukulan cepat mematikannya ! sementara Riffing Guitarnya sebagai the great composers, lebih banyak melepaskan Konsep kental matang In The Vein Disgorge, basically move along quickly with a deep muddy sound ! Reduced memang telah menemukan Attitude kuat dalam formasi-nya untuk menyempurnakan Karakter yang terasa lebih Dramatis Harmonisasi-nya. " Vaginal Tearing the Savage Lust " Raungan yang semakin mencekam dengan dominasi Blastbeat cepat adalah terror Irama Degup Jantung menjadi semakin tidak stabil saat mengkonsumsi, bener-bener Reduced tanpa ampun masih melancarkan Agresi Biadab. Beberapa Middle Slam Breakdown disela-sela Part masih menjadi Rest Area ketika Blastbeat menjadi Dominasi Utama karakter musikal-nya. Terus Menghajar " Stab Slay Discharged " siksaan beat yang cepat namun masih terkomposisi dengan Part yang terdengar dinamis, sehingga dari sini kecenderungan Monotonisme skill akan terpecahkan ! Reduksi Irama yang makin Distortif masih sangat membakar Tensi-nya, " Pleasure of Eating Rotting Bodies " this Track is a pleasure to listen to, in a strange kind of brutal way. Pada Track " Cannibalistic Consume ", Deaddy Permadi -nya Cadavoracity yang memiliki Kesamaan Karakter Musikal secara tajam pula Menkontribusikan Guttural Gurgling mencekam-nya. sementara Viant Mort-nya Injury Deepen Kebagian Pada Track " Consume by Necrophagus Creature ", Konspirasi 2 Penjagal tamu ini lebih menambah makin ngeri-nya pada menit ke 25 ini. weird blasting and decrepit atmosphere that is awesome to hear and grabs you by the nut sack ! Menjagokan Track " Gradually Executed " tentu bukan tanpa alasan Bagi Reduced, Jika Track ini memang mampu membakar totalitas Reduced sendiri saat mengkomposisi serta memainkannya secara lebih Maksimal ! A quite unmistakeably truthful examination the perfectly executed ! masih menyimpan enerji paling dasyat berikutnya adalah " Devour the Disgusting Impurities ", Pukulannya dijamin siap merontok dan mengcongkel Biji Peler Gay Metal ! within the parameters of 'Death Metal', one of the most intensely brutal bands I once heard. Urrrrrrghhhhh !!!!! .... sebagai bentuk Penghormatan tradisional, Reduced memilih " Spinning in Agony " -nya Brodequin sebagai Penutup Pesta biadab " Gradually Executed ", awe-inspiring, skullcrushing death metal that is guaranteed to please the discerning extreme metal destructioner !!!

Overall, Sebagai Bentuk Pembuktian Eksistensi matang serta maksimal-nya, " Gradually Executed " telah berhasil menjadi New Hope baru bagi Reduced untuk terus menancapkan taring tajam-nya. Produksi Sound yang mungkin terasa lebih Tajam, adalah Tradisi aktual tersendiri bagi karakter musik yang mereka Pilih. Sound Drum yang terdengar lebih Natural masih jadi Andalan ketika para Penikmat mulai boring dengan Hybrid Digital hingga pada proses Mixing dan Mastering telah mengantar Pada Ending Kepuasan band serta Penikmat rasanya telah menjadi Penantian melelahkan yang telah terbayar lunas disini. Penyusunan aransemen serba diperhitungkan adalah bukti maksimal kematangan band, sehingga hampir tidak ada Kekurangan yang Gw Temukan pada setiap aransemennya, Amazing ! untuk fans Beat yang didominasi dengan Partisi Ngebut dan ngebut tapi masih di variasikan dengan Slam Breakdown Groovy Ciamik, bersiaplah " Gradually Executed " adalah Masterpiece yang siap Mencincang ! And don’t even expect the minimum sense of musicality or sonic coherence in the music included on this album, This is a terrible matter to you consume inaudible and completely drowned under the Drumming & guitar though that's pretty usual in modern brutal death metal.






CHECK TEASER TRACK (By LIC MEDIA)

Add to Cart More Info

Range of Mutilated - Depraved ' Single 2015



























Range of Mutilated - Depraved ' Single
WAAR Productions CD-R 2015

01 Depraved 03:10

Tahun 2013 lalu kita sudah diluluh lantakkan dengan Agresi Buas RANGE OF MUTILATED dengan Full album pertama " Beheaded or Melted " via No Label Records, salah satu BDM potensial asli kota Mojokerto ini siap melancarkan Agresi Mematikan Ke-2nya setelah mereka resmi menjadi Anggota baru keluarga Roster Waar Productions. masih mengusung Gaya BDM yang cepat dan menggilas in the Vein Disgorge era " Consume The Forsaken ", Severed Savior " Forced To Bleed ", Deeds Of Flesh, serta Hentakan Modern Grinding ciamik ala Misery Index untuk beberapa Komposisi-nya. the creativity challenged and incorporated that influence into their own music. setelah beberapa waktu nyaris tidak terdengar Infonya, rupanya Band ini sedang meracik Agresi Matang berikutnya yang di single promo ini sengaja mengenalkan 1 Track " Depraved " sebagai Amunisi Gress yang lebih merobek Kerongkongan masih dengan Suguhan Guttural Gurling Pig Snore mendominasi diantara Gempuran mega dasyat-nya. tidak banyak yang berubah dengan konsep yang diracik, namun materi baru ini lebih matang secara Sound-nya lebih Megah serta Penataan Level yang balance, siap2 banget Detak irama Jantung kalian akan dibuat tidak berdaya dengan serangannya. Penyuguhan Down tuned Distortif Riffing variatif kerap beberapa kali menyelipkan Sweep picking styled diantara Progres Bar-nya. Sekilas menyuguhkan Komposisi yang Variatif, namun begitu masih mudah tercerna dengan baik menjadi Kesan keren ! Karakter Sound serta Style-nya sendiri kebanyakan memang lebih kental karakteristik US DM sound. Sayang cuman 1 lagu yang cepat sehingga gw menjadi kurang menikmati banget ending-nya, sehingga persepsi akhir menjadi semakin penasaran saja untuk segera menunggu full album-nya. Ya Patut menjadi Rekomendasi pokoknya untuk Menunggu Siksaan Nyata Materi Penuh mereka. all essentially the same three types of riffs played on different ends of the scale. The tempo changes and lightning fast Staccatos are Blastbeat Impressive, but none of them really grab you by the balls and force you to bang your head or step back from the Speaker's in awesome of a crushing Auditory Assault seemingly blasting away.






CHECK TEASER TRACK (By LIC MEDIA)

Add to Cart More Info